<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemendagri Minta Generasi Muda Persiapkan Diri Hadapi Revolusi Industri 4.0</title><description>Tata kelola kependudukan yang baik adalah fondasi bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/23/337/3053520/kemendagri-minta-generasi-muda-persiapkan-diri-hadapi-revolusi-industri-4-0</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/23/337/3053520/kemendagri-minta-generasi-muda-persiapkan-diri-hadapi-revolusi-industri-4-0"/><item><title>Kemendagri Minta Generasi Muda Persiapkan Diri Hadapi Revolusi Industri 4.0</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/23/337/3053520/kemendagri-minta-generasi-muda-persiapkan-diri-hadapi-revolusi-industri-4-0</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/23/337/3053520/kemendagri-minta-generasi-muda-persiapkan-diri-hadapi-revolusi-industri-4-0</guid><pubDate>Jum'at 23 Agustus 2024 20:15 WIB</pubDate><dc:creator>Fauzan Heru Syahputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/23/337/3053520/kemendagri-N3kO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemendagri Minta Generasi Muda Persiapkan Diri Hadapi Revolusi Industri</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/23/337/3053520/kemendagri-N3kO_large.jpg</image><title>Kemendagri Minta Generasi Muda Persiapkan Diri Hadapi Revolusi Industri</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, menyoroti betapa pentingnya pengelolaan data kependudukan yang akurat dan terintegrasi dalam mendukung pembangunan nasional.&#13;
&#13;
Teguh menjelaskan, bahwa tata kelola kependudukan yang baik adalah fondasi bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Data kependudukan yang valid adalah kunci untuk perencanaan kebijakan publik yang efektif dan akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,&amp;quot; ujar Teguh, saat menghadiri kuliah umum Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS), dikutip, Jumat (23/8/2024).&#13;
&#13;
Teguh juga membahas berbagai tantangan dalam pengelolaan kependudukan di era Revolusi Industri 4.0 termasuk isu keamanan data pribadi dan kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas aparatur.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, dia mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam pengembangan sistem informasi yang mendukung pelayanan publik di bidang kependudukan.&#13;
&#13;
Selain itu, dia juga mengajak para mahasiswa dan akademisi untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan adaptif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masa depan organisasi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mampu berinovasi dan menghadapi ketidakpastian dengan bijak,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Teguh juga memberikan pandangannya mengenai peran lembaga pendidikan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri sangat penting untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis. &amp;ldquo;Tetapi juga siap untuk berkontribusi dalam dinamika industri yang terus berkembang,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Di tempat yang sama, Dekan Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS), Santoso Tri Hananto, menekankan komitmen Sekolah Vokasi untuk membekali lulusan dengan kompetensi yang relevan dan siap menghadapi tantangan global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami bertekad untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dengan fokus pada keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Kuliah umum ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi mahasiswa baru, terutama dalam memahami bagaimana perubahan di era Revolusi Industri 4.0 dan juga pentingnya tata kelola kependudukan. &amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, menyoroti betapa pentingnya pengelolaan data kependudukan yang akurat dan terintegrasi dalam mendukung pembangunan nasional.&#13;
&#13;
Teguh menjelaskan, bahwa tata kelola kependudukan yang baik adalah fondasi bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.&#13;
&#13;
&amp;quot;Data kependudukan yang valid adalah kunci untuk perencanaan kebijakan publik yang efektif dan akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,&amp;quot; ujar Teguh, saat menghadiri kuliah umum Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS), dikutip, Jumat (23/8/2024).&#13;
&#13;
Teguh juga membahas berbagai tantangan dalam pengelolaan kependudukan di era Revolusi Industri 4.0 termasuk isu keamanan data pribadi dan kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas aparatur.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, dia mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam pengembangan sistem informasi yang mendukung pelayanan publik di bidang kependudukan.&#13;
&#13;
Selain itu, dia juga mengajak para mahasiswa dan akademisi untuk terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan adaptif.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masa depan organisasi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mampu berinovasi dan menghadapi ketidakpastian dengan bijak,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Teguh juga memberikan pandangannya mengenai peran lembaga pendidikan tinggi dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri sangat penting untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis. &amp;ldquo;Tetapi juga siap untuk berkontribusi dalam dinamika industri yang terus berkembang,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Di tempat yang sama, Dekan Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret (UNS), Santoso Tri Hananto, menekankan komitmen Sekolah Vokasi untuk membekali lulusan dengan kompetensi yang relevan dan siap menghadapi tantangan global.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami bertekad untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dengan fokus pada keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Kuliah umum ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi mahasiswa baru, terutama dalam memahami bagaimana perubahan di era Revolusi Industri 4.0 dan juga pentingnya tata kelola kependudukan. &amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
