<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Banjir Bandang di Ternate: 13 Orang Meninggal, 6 Masih Hilang</title><description>Data tersebut dilaporkan Senin (26/8/2024), pukul 07.00 WIB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/26/340/3054321/korban-banjir-bandang-di-ternate-13-orang-meninggal-6-masih-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/26/340/3054321/korban-banjir-bandang-di-ternate-13-orang-meninggal-6-masih-hilang"/><item><title>Korban Banjir Bandang di Ternate: 13 Orang Meninggal, 6 Masih Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/26/340/3054321/korban-banjir-bandang-di-ternate-13-orang-meninggal-6-masih-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/26/340/3054321/korban-banjir-bandang-di-ternate-13-orang-meninggal-6-masih-hilang</guid><pubDate>Senin 26 Agustus 2024 10:34 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/26/340/3054321/update_banjir_bandang_di_ternate-9YEk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Update banjir bandang di Ternate. (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/26/340/3054321/update_banjir_bandang_di_ternate-9YEk_large.jpg</image><title>Update banjir bandang di Ternate. (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 13 orang meninggal akibat banjir bandang yang melanda Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate. Data tersebut dilaporkan Senin (26/8/2024), pukul 07.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Data yang diterima oleh BNPB melalui Posdalops hingga pagi ini pukul 7.00 WIT itu yang meninggal 13 orang,&amp;quot; kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari&#13;
&#13;
Sementara itu, Aam sapaan Abdul Muhari juga melaporkan saat ini sebanyak 9 orang luka-luka dan 6 orang lainnya masih hilang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita lihat nanti rincian nama korban kemudian luka-luka ada 9 orang. Masih ada yang hilang 6 orang dan ini masih menunggu dan masih kita buka laporan jika masih ada anggota keluarga yang merasa keluarganya tidak ditemukan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Aam juga mengatakan bahwa saat ini Kepala BNPB Suharyanto telah berada di Kota Ternate selama beberapa hari untuk memastikan penanganan pasca-bencana dilakukan secara optimal. BNPB juga memberikan pendampingan posko kepada BPBD Kota Ternate.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, penanganan darurat masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang dikoordinasikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD masih terus melakukan pendataan untuk korban terdampak dan jumlah penyintas. Saat ini, pos pengungsian berada di SMK Negeri 4 dan SD Negeri 66, Kota Ternate. Sedangkan kerusakan, sebanyak 25 rumah dan 1 musola mengalami rusak berat,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 13 orang meninggal akibat banjir bandang yang melanda Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate. Data tersebut dilaporkan Senin (26/8/2024), pukul 07.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Data yang diterima oleh BNPB melalui Posdalops hingga pagi ini pukul 7.00 WIT itu yang meninggal 13 orang,&amp;quot; kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari&#13;
&#13;
Sementara itu, Aam sapaan Abdul Muhari juga melaporkan saat ini sebanyak 9 orang luka-luka dan 6 orang lainnya masih hilang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita lihat nanti rincian nama korban kemudian luka-luka ada 9 orang. Masih ada yang hilang 6 orang dan ini masih menunggu dan masih kita buka laporan jika masih ada anggota keluarga yang merasa keluarganya tidak ditemukan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Aam juga mengatakan bahwa saat ini Kepala BNPB Suharyanto telah berada di Kota Ternate selama beberapa hari untuk memastikan penanganan pasca-bencana dilakukan secara optimal. BNPB juga memberikan pendampingan posko kepada BPBD Kota Ternate.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sementara itu, penanganan darurat masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang dikoordinasikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;BPBD masih terus melakukan pendataan untuk korban terdampak dan jumlah penyintas. Saat ini, pos pengungsian berada di SMK Negeri 4 dan SD Negeri 66, Kota Ternate. Sedangkan kerusakan, sebanyak 25 rumah dan 1 musola mengalami rusak berat,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
