<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Berebut Cium Tangan Sopir Dikira Kiai</title><description>KH Abdurrahman Wahid yang dikenal sebagai Gus Dur sering memasukkan humor dalam ceritanya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/27/337/3054482/humor-gus-dur-berebut-cium-tangan-sopir-dikira-kiai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/27/337/3054482/humor-gus-dur-berebut-cium-tangan-sopir-dikira-kiai"/><item><title>Humor Gus Dur: Berebut Cium Tangan Sopir Dikira Kiai</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/27/337/3054482/humor-gus-dur-berebut-cium-tangan-sopir-dikira-kiai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/27/337/3054482/humor-gus-dur-berebut-cium-tangan-sopir-dikira-kiai</guid><pubDate>Selasa 27 Agustus 2024 06:03 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/26/337/3054482/gus_dur-dm0r_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Dur (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/26/337/3054482/gus_dur-dm0r_large.jpg</image><title>Gus Dur (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - KH Abdurrahman Wahid yang dikenal sebagai Gus Dur sering memasukkan humor dalam ceritanya. Salah satu cerita lucu yang termuat dalam Buku Fatwa dan Canda Gus Dur adalah tentang seorang kiai bernama Kang Maman.&#13;
&#13;
Diceritakan, Kang Maman merasa sangat lelah setelah menghadiri tiga acara dalam sehari. Saat tiba di lokasi pengajian, ia pun tertidur di dalam mobil.&#13;
&#13;
Panitia yang tidak mengenal Kang Maman lalu membuka pintu mobil, menepuk bahunya, dan bertanya, &amp;quot;Jang, mana kiainya?&amp;quot;&#13;
Kang Maman, yang terbangun dengan kaget, dengan cepat menunjuk Mang Jaya, sopirnya, yang sedang berpakaian rapi dengan batik yang bersih.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Panitia langsung menghampiri Mang Jaya, mencium tangannya, dan diikuti oleh para penjemput lainnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - KH Abdurrahman Wahid yang dikenal sebagai Gus Dur sering memasukkan humor dalam ceritanya. Salah satu cerita lucu yang termuat dalam Buku Fatwa dan Canda Gus Dur adalah tentang seorang kiai bernama Kang Maman.&#13;
&#13;
Diceritakan, Kang Maman merasa sangat lelah setelah menghadiri tiga acara dalam sehari. Saat tiba di lokasi pengajian, ia pun tertidur di dalam mobil.&#13;
&#13;
Panitia yang tidak mengenal Kang Maman lalu membuka pintu mobil, menepuk bahunya, dan bertanya, &amp;quot;Jang, mana kiainya?&amp;quot;&#13;
Kang Maman, yang terbangun dengan kaget, dengan cepat menunjuk Mang Jaya, sopirnya, yang sedang berpakaian rapi dengan batik yang bersih.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Panitia langsung menghampiri Mang Jaya, mencium tangannya, dan diikuti oleh para penjemput lainnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
