<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Bocah Tewas Tenggelam di Waduk Jatibarang Semarang</title><description>Kedua diduga tak bisa berenang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/27/512/3054705/2-bocah-tewas-tenggelam-di-waduk-jatibarang-semarang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/27/512/3054705/2-bocah-tewas-tenggelam-di-waduk-jatibarang-semarang"/><item><title>2 Bocah Tewas Tenggelam di Waduk Jatibarang Semarang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/27/512/3054705/2-bocah-tewas-tenggelam-di-waduk-jatibarang-semarang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/27/512/3054705/2-bocah-tewas-tenggelam-di-waduk-jatibarang-semarang</guid><pubDate>Selasa 27 Agustus 2024 02:16 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/27/512/3054705/evakuasi_bocah_tenggelam_di_waduk_jatibarang-kWJH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Evakuasi bocah tenggelam di Waduk Jatibarang, Semarang (Basarnas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/27/512/3054705/evakuasi_bocah_tenggelam_di_waduk_jatibarang-kWJH_large.jpg</image><title>Evakuasi bocah tenggelam di Waduk Jatibarang, Semarang (Basarnas)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Dua bocah tewas setelah tenggelam di Waduk Jatibarang, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Senin (26/8/2024). Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Semarang menyebut identitas dua korban itu adalah; Puspo Wijaya Kusumo (7) dan Rafael Gibran Mahardika (7), semuanya laki-laki, warga Kuwasen Rejo, Kelurahan Pongangan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Budiono mengemukakan awalnya sekira pukul 15.00 WIB ada 4 anak kecil sedang memancing di pinggir Waduk Jatibarang. Dua orang di antaranya yakni Puspo dan Rafael Gibran berenang dan langsung tenggelam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diduga dua korban ini tidak cakap berenang, akhirnya tenggelam,&amp;rdquo; kata Budiono pada keterangan tertulisnya, Senin malam. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihaknya menurunkan tim penyelamat setelah menerima informasi itu. Tim SAR gabungan juga bergabung dengan Basarnas untuk melakukan pencarian. Tim melakukan upaya pencarian dengan metode selam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kedua korban berhasil ditemukan di dasar air kedalaman sekira dua meter, jarak dari tempat kejadian kurang lebih sepuluh meter, ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,&amp;rdquo; lanjut Budiono.&#13;
&#13;
Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka. Budiono menyampaikan rasa terimakasihnya atas pelaksanaan operasi SAR ini. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai tim yang terlibat kembali kesatuannya masing-masing,&amp;rdquo; tandasnya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Dua bocah tewas setelah tenggelam di Waduk Jatibarang, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Senin (26/8/2024). Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Semarang menyebut identitas dua korban itu adalah; Puspo Wijaya Kusumo (7) dan Rafael Gibran Mahardika (7), semuanya laki-laki, warga Kuwasen Rejo, Kelurahan Pongangan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Budiono mengemukakan awalnya sekira pukul 15.00 WIB ada 4 anak kecil sedang memancing di pinggir Waduk Jatibarang. Dua orang di antaranya yakni Puspo dan Rafael Gibran berenang dan langsung tenggelam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diduga dua korban ini tidak cakap berenang, akhirnya tenggelam,&amp;rdquo; kata Budiono pada keterangan tertulisnya, Senin malam. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihaknya menurunkan tim penyelamat setelah menerima informasi itu. Tim SAR gabungan juga bergabung dengan Basarnas untuk melakukan pencarian. Tim melakukan upaya pencarian dengan metode selam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kedua korban berhasil ditemukan di dasar air kedalaman sekira dua meter, jarak dari tempat kejadian kurang lebih sepuluh meter, ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia,&amp;rdquo; lanjut Budiono.&#13;
&#13;
Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka. Budiono menyampaikan rasa terimakasihnya atas pelaksanaan operasi SAR ini. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai tim yang terlibat kembali kesatuannya masing-masing,&amp;rdquo; tandasnya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
