<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fakta Gempa M5,8 di Gunungkidul Merusak Bangunan, Tak Berefek ke Gunung Merapi</title><description>Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/28/337/3055119/6-fakta-gempa-m5-8-di-gunungkidul-merusak-bangunan-tak-berefek-ke-gunung-merapi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/28/337/3055119/6-fakta-gempa-m5-8-di-gunungkidul-merusak-bangunan-tak-berefek-ke-gunung-merapi"/><item><title>6 Fakta Gempa M5,8 di Gunungkidul Merusak Bangunan, Tak Berefek ke Gunung Merapi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/28/337/3055119/6-fakta-gempa-m5-8-di-gunungkidul-merusak-bangunan-tak-berefek-ke-gunung-merapi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/28/337/3055119/6-fakta-gempa-m5-8-di-gunungkidul-merusak-bangunan-tak-berefek-ke-gunung-merapi</guid><pubDate>Rabu 28 Agustus 2024 05:10 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/27/337/3055119/gempa-4oKR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerusakan bangunan akibat gempa di Gunungkidul, Yogyakarta (Foto: Dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/27/337/3055119/gempa-4oKR_large.jpg</image><title>Kerusakan bangunan akibat gempa di Gunungkidul, Yogyakarta (Foto: Dok BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin 26 Agustus 2024 sekitar pukul 19.57 WIB. Sejumlah rumah mengalami kerusakan.&#13;
&#13;
Berikut fakta-faktanya:&#13;
&#13;
1. Ada 8 Rumah Rusak&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, gempa bumi itu berdampak pada kerusakan bangunan rumah maupun fasilitas umum. Rinciannya, 5 unit rumah rusak ringan di Gunungkidul, 1 unit rumah rusak ringan di Kulonprogo, 1 rumah rusak ringan di Bantul dan 1 unit pasar rusak ringan di Sleman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari laporan visual, kerusakan bangunan itu rata-rata adalah keretakan di bagian dinding. Sementara itu, beberapa atap pasar di Sleman berjatuhan akibat guncangan gempa bumi tersebut,&amp;quot; ujar Muhari.&#13;
&#13;
2. Belum Ada Laporan Korban Jiwa&#13;
&#13;
Muhari mengungkapkan, belum ada laporan korban jiwa akibat gempa tersebut.&amp;nbsp;Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing wilayah yang terdampak saat ini tengah melakukan kaji cepat dan menyusun laporan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Tak Pengaruhi Aktivitas Merapi&#13;
&#13;
Gempa ini juga dinyatakan tak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi. Guncangan gempa bumi tektonik tersebut juga terekam oleh seismogram Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihak BPPTKG memastikan bahwa gempa bumi itu tidak mempengaruhi aktivitas vulkanik Gunung Merapi.&#13;
&#13;
4. Tak Berpotensi Tsunami&#13;
&#13;
Muhari mengatakan, pusat gempa bumi berada di titik koordinat 8,78 Lintang Selatan dan 110,27 Bujur Timur pada kedalaman 30 kilometer.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika ditarik garis lurus, pusat gempa berada di dasar laut dan berjarak 95 kilometer sebelah barat daya dari wilayah Gunungkidul. Meski demikian, gempa bumi tersebut dipastikan tidak menimbulkan tsunami,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Guncangan gempa dirasakan dengan intensitas sedang hingga kuat selama 2-5 detik di beberapa wilayah meliputi Gunungkidul, Kulonprogo, Bantul, Sleman, Klaten, Purworejo, Kebumen, Cilacap dan Pacitan.&#13;
&#13;
5. Masyarakat Jangan Panik&#13;
&#13;
Masyarakat diminta untuk tidak panik namun tetap waspada. Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tidak terpancing dengan isu-isu yang belum dapat diverifikasi kebenarannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Masyarakat diminta untuk memperbarui informasi kebencanaan hanya melalui sumber dari instansi maupun lembaga terkait.&#13;
&#13;
6. Buat Alat Peringatan Dini&#13;
&#13;
Untuk antisipasi gempa bumi susulan, masyarakat dapat membuat alat peringatan dini sederhana dengan menyusun secara vertikal kaleng-kaleng bekas yang diisi batu-batu kecil.&#13;
&#13;
Susunan vertikal kaleng bekas ini akan jatuh dan membuat bunyi berisik jika terjadi gempa sebagai penanda bagi masyarakat. Sebagaimana diketahui bahwa gempa bumi bukan menjadi penyebab jatuhnya korban jiwa.&#13;
&#13;
Namun, runtuhnya bangunan yang tidak kuat menahan guncangan menjadi ancaman jika terjadi gempa bumi dengan magnitudo yang lebih besar atau berada pada jalur sesar aktif.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8 mengguncang Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin 26 Agustus 2024 sekitar pukul 19.57 WIB. Sejumlah rumah mengalami kerusakan.&#13;
&#13;
Berikut fakta-faktanya:&#13;
&#13;
1. Ada 8 Rumah Rusak&#13;
&#13;
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, gempa bumi itu berdampak pada kerusakan bangunan rumah maupun fasilitas umum. Rinciannya, 5 unit rumah rusak ringan di Gunungkidul, 1 unit rumah rusak ringan di Kulonprogo, 1 rumah rusak ringan di Bantul dan 1 unit pasar rusak ringan di Sleman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari laporan visual, kerusakan bangunan itu rata-rata adalah keretakan di bagian dinding. Sementara itu, beberapa atap pasar di Sleman berjatuhan akibat guncangan gempa bumi tersebut,&amp;quot; ujar Muhari.&#13;
&#13;
2. Belum Ada Laporan Korban Jiwa&#13;
&#13;
Muhari mengungkapkan, belum ada laporan korban jiwa akibat gempa tersebut.&amp;nbsp;Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing wilayah yang terdampak saat ini tengah melakukan kaji cepat dan menyusun laporan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Tak Pengaruhi Aktivitas Merapi&#13;
&#13;
Gempa ini juga dinyatakan tak berpengaruh pada aktivitas Gunung Merapi. Guncangan gempa bumi tektonik tersebut juga terekam oleh seismogram Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihak BPPTKG memastikan bahwa gempa bumi itu tidak mempengaruhi aktivitas vulkanik Gunung Merapi.&#13;
&#13;
4. Tak Berpotensi Tsunami&#13;
&#13;
Muhari mengatakan, pusat gempa bumi berada di titik koordinat 8,78 Lintang Selatan dan 110,27 Bujur Timur pada kedalaman 30 kilometer.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika ditarik garis lurus, pusat gempa berada di dasar laut dan berjarak 95 kilometer sebelah barat daya dari wilayah Gunungkidul. Meski demikian, gempa bumi tersebut dipastikan tidak menimbulkan tsunami,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Guncangan gempa dirasakan dengan intensitas sedang hingga kuat selama 2-5 detik di beberapa wilayah meliputi Gunungkidul, Kulonprogo, Bantul, Sleman, Klaten, Purworejo, Kebumen, Cilacap dan Pacitan.&#13;
&#13;
5. Masyarakat Jangan Panik&#13;
&#13;
Masyarakat diminta untuk tidak panik namun tetap waspada. Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tidak terpancing dengan isu-isu yang belum dapat diverifikasi kebenarannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Masyarakat diminta untuk memperbarui informasi kebencanaan hanya melalui sumber dari instansi maupun lembaga terkait.&#13;
&#13;
6. Buat Alat Peringatan Dini&#13;
&#13;
Untuk antisipasi gempa bumi susulan, masyarakat dapat membuat alat peringatan dini sederhana dengan menyusun secara vertikal kaleng-kaleng bekas yang diisi batu-batu kecil.&#13;
&#13;
Susunan vertikal kaleng bekas ini akan jatuh dan membuat bunyi berisik jika terjadi gempa sebagai penanda bagi masyarakat. Sebagaimana diketahui bahwa gempa bumi bukan menjadi penyebab jatuhnya korban jiwa.&#13;
&#13;
Namun, runtuhnya bangunan yang tidak kuat menahan guncangan menjadi ancaman jika terjadi gempa bumi dengan magnitudo yang lebih besar atau berada pada jalur sesar aktif.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
