<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria di Bojonegoro Meninggal Usai Kesetrum Listrik di Area Persawahan</title><description>Seorang pria ditemukan meninggal dunia diduga usai kesetrum listrik, di tengah lahan persawahan. Kejadian tersebut berlangsung di Bojonegoro.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/28/519/3055509/pria-di-bojonegoro-meninggal-usai-kesetrum-listrik-di-area-persawahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/28/519/3055509/pria-di-bojonegoro-meninggal-usai-kesetrum-listrik-di-area-persawahan"/><item><title>Pria di Bojonegoro Meninggal Usai Kesetrum Listrik di Area Persawahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/28/519/3055509/pria-di-bojonegoro-meninggal-usai-kesetrum-listrik-di-area-persawahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/28/519/3055509/pria-di-bojonegoro-meninggal-usai-kesetrum-listrik-di-area-persawahan</guid><pubDate>Rabu 28 Agustus 2024 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Dedi Mahdi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/28/519/3055509/pria_di_bojonegoro_kesetrum_di_area_persawahan-1VdD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pria di Bojonegoro kesetrum di area persawahan (Foto: Istimewa) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/28/519/3055509/pria_di_bojonegoro_kesetrum_di_area_persawahan-1VdD_large.jpg</image><title>Pria di Bojonegoro kesetrum di area persawahan (Foto: Istimewa) </title></images><description>BOJONEGORO - Seorang pria ditemukan meninggal dunia diduga usai kesetrum listrik, di tengah lahan persawahan. Kejadian tersebut berlangsung di Dusun Beton, Desa Megale RT 009 RW 003, Kecamatan Kedungadem.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Korban diketahui bernama Wijayanto, 39 tahun, warga setempat.&#13;
&#13;
Kapolsek Kedungadem Iptu M Sholeh mengatakan, Berdasarkan keterangan saksi, kejadian itu bermula saat tetangga korban Abu Aripin berangkat dari rumah mau ke sawah pada hari Rabu, tanggal 28 Agustus 2024 sekira pukul 07.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesampainya di sawah dan saat mau mengambil air di sungai, saksi melihat korban sudah tergeletak di pinggir sungai dengan posisi memegang arde besi kurang lebih 1 meter yang tertancap di tanah,&amp;quot; ujar Iptu M Sholeh, Rabu (28/8/2024).&#13;
&#13;
Mengetahui hal tersebut, saksi Abu Arifin segera memanggil saksi lain dan memberitahukan ada orang tergeletak tersengt listrik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian saksi 2 mendatangi rumah orang tua korban dam memberitahukan agar aliran listrik yang disalurkan ke mesin pompa air (jet pump) yang berada di sawah untuk menyiram tanaman tembakau milik korban, untuk dimatikan,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Setelah itu saksi Susanto bersama warga dan keluarga korban kembali lagi ke pinggir sungai atau TKP, dan saat itu korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya warga bersama pihak keluarga sepakat korban dibawa ke rumah duka yang jaraknya kurang lebih 300 meter dari TKP.&#13;
&#13;
Keluarga korban menyadari dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, serta tidak menuntut pihak manapun yang dibuktikan dengan membuat surat pernyataan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terdapat luka bakar di sekitar leher sebelah kiri, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,&amp;quot; ujar Kapolsek.&#13;
&#13;
Selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.&#13;
</description><content:encoded>BOJONEGORO - Seorang pria ditemukan meninggal dunia diduga usai kesetrum listrik, di tengah lahan persawahan. Kejadian tersebut berlangsung di Dusun Beton, Desa Megale RT 009 RW 003, Kecamatan Kedungadem.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Korban diketahui bernama Wijayanto, 39 tahun, warga setempat.&#13;
&#13;
Kapolsek Kedungadem Iptu M Sholeh mengatakan, Berdasarkan keterangan saksi, kejadian itu bermula saat tetangga korban Abu Aripin berangkat dari rumah mau ke sawah pada hari Rabu, tanggal 28 Agustus 2024 sekira pukul 07.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesampainya di sawah dan saat mau mengambil air di sungai, saksi melihat korban sudah tergeletak di pinggir sungai dengan posisi memegang arde besi kurang lebih 1 meter yang tertancap di tanah,&amp;quot; ujar Iptu M Sholeh, Rabu (28/8/2024).&#13;
&#13;
Mengetahui hal tersebut, saksi Abu Arifin segera memanggil saksi lain dan memberitahukan ada orang tergeletak tersengt listrik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian saksi 2 mendatangi rumah orang tua korban dam memberitahukan agar aliran listrik yang disalurkan ke mesin pompa air (jet pump) yang berada di sawah untuk menyiram tanaman tembakau milik korban, untuk dimatikan,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Setelah itu saksi Susanto bersama warga dan keluarga korban kembali lagi ke pinggir sungai atau TKP, dan saat itu korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya warga bersama pihak keluarga sepakat korban dibawa ke rumah duka yang jaraknya kurang lebih 300 meter dari TKP.&#13;
&#13;
Keluarga korban menyadari dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah, serta tidak menuntut pihak manapun yang dibuktikan dengan membuat surat pernyataan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terdapat luka bakar di sekitar leher sebelah kiri, tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,&amp;quot; ujar Kapolsek.&#13;
&#13;
Selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
