<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Obrolan Lengkap Pramono Anung saat Ditunjuk Megawati Jadi Cagub DKI: Mbak Mega Jangan Main-Main</title><description>Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menceritakan obrolan lengkapnya saat ditunjuk maju di Pilgub DKI Jakarta oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/29/338/3055764/obrolan-lengkap-pramono-anung-saat-ditunjuk-megawati-jadi-cagub-dki-mbak-mega-jangan-main-main</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/29/338/3055764/obrolan-lengkap-pramono-anung-saat-ditunjuk-megawati-jadi-cagub-dki-mbak-mega-jangan-main-main"/><item><title>Obrolan Lengkap Pramono Anung saat Ditunjuk Megawati Jadi Cagub DKI: Mbak Mega Jangan Main-Main</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/29/338/3055764/obrolan-lengkap-pramono-anung-saat-ditunjuk-megawati-jadi-cagub-dki-mbak-mega-jangan-main-main</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/29/338/3055764/obrolan-lengkap-pramono-anung-saat-ditunjuk-megawati-jadi-cagub-dki-mbak-mega-jangan-main-main</guid><pubDate>Kamis 29 Agustus 2024 02:44 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/29/338/3055764/pramono_anung-j1Yf_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pramono Anung dan Megawati</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/29/338/3055764/pramono_anung-j1Yf_large.JPG</image><title>Pramono Anung dan Megawati</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menceritakan obrolan lengkapnya saat ditunjuk maju di Pilgub DKI Jakarta oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.&#13;
&#13;
Obrolan ini terjadi pada Senin 26 Agustus siang, tepat setelah Megawati mengumumkan dukungan Cakada Tahap 3. Saat itu, nama Anies Baswedan sempat muncul untuk diumumkan, namun batal di menit akhir.&#13;
&#13;
Beginilah obrolan Pramono Anung bersama Megawati di Kantor DPP PDI Perjuangan yang dikisahkan Pram lewat wawancaranya di Mata Najwa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pram kamu saya tugaskan untuk maju di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta,&amp;quot; kata Megawati.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mbak (Mega) jangan main-main,&amp;quot; kata Pram saat itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini serius, bukan main-main, saya sebagai ketua umum (PDIP), yang mempunyai mandat untuk mencalonkan (kadernya),&amp;quot; timpal Megawati.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mbak (Megawati) saya gak pernah mempersiapkan diri, Mbak juga tahu saya hampir 7 tahun tak mau tampil di ruang publik, karena saya mengerjakan dapur, dapurnya presiden,&amp;quot; kata Pram.&#13;
&#13;
Megawati pun tetap teguh pada pendiriannya mencalonkan Pramono Anung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mbak (Mega) bolehkan saya berkonsultasi ke dua orang, pertama ke istri, kedua ke presiden, bagaimana pun saya harus profesional, karena saya masih anggota kabinet,&amp;quot; kata Pram ke Megawati.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.&#13;
&#13;
Menariknya, perjalanan pasangan yang diusung PDI Perjuangan (PDIP) ini menuju ke KPUD Jakarta dengan mengendarai opelet yang menjadi ikon sinetron &amp;#39;Si Doel Anak Sekolahan&amp;#39;.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menceritakan obrolan lengkapnya saat ditunjuk maju di Pilgub DKI Jakarta oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.&#13;
&#13;
Obrolan ini terjadi pada Senin 26 Agustus siang, tepat setelah Megawati mengumumkan dukungan Cakada Tahap 3. Saat itu, nama Anies Baswedan sempat muncul untuk diumumkan, namun batal di menit akhir.&#13;
&#13;
Beginilah obrolan Pramono Anung bersama Megawati di Kantor DPP PDI Perjuangan yang dikisahkan Pram lewat wawancaranya di Mata Najwa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pram kamu saya tugaskan untuk maju di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta,&amp;quot; kata Megawati.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mbak (Mega) jangan main-main,&amp;quot; kata Pram saat itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini serius, bukan main-main, saya sebagai ketua umum (PDIP), yang mempunyai mandat untuk mencalonkan (kadernya),&amp;quot; timpal Megawati.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mbak (Megawati) saya gak pernah mempersiapkan diri, Mbak juga tahu saya hampir 7 tahun tak mau tampil di ruang publik, karena saya mengerjakan dapur, dapurnya presiden,&amp;quot; kata Pram.&#13;
&#13;
Megawati pun tetap teguh pada pendiriannya mencalonkan Pramono Anung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mbak (Mega) bolehkan saya berkonsultasi ke dua orang, pertama ke istri, kedua ke presiden, bagaimana pun saya harus profesional, karena saya masih anggota kabinet,&amp;quot; kata Pram ke Megawati.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.&#13;
&#13;
Menariknya, perjalanan pasangan yang diusung PDI Perjuangan (PDIP) ini menuju ke KPUD Jakarta dengan mengendarai opelet yang menjadi ikon sinetron &amp;#39;Si Doel Anak Sekolahan&amp;#39;.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
