<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Operasi Pencarian Satu Korban Hilang Banjir Bandang di Kota Ternate Dihentikan Sementara  </title><description>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan operasi pencarian korban hilang akibat banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara dihentikan sementara.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/29/340/3055855/operasi-pencarian-satu-korban-hilang-banjir-bandang-di-kota-ternate-dihentikan-sementara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/08/29/340/3055855/operasi-pencarian-satu-korban-hilang-banjir-bandang-di-kota-ternate-dihentikan-sementara"/><item><title>Operasi Pencarian Satu Korban Hilang Banjir Bandang di Kota Ternate Dihentikan Sementara  </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/08/29/340/3055855/operasi-pencarian-satu-korban-hilang-banjir-bandang-di-kota-ternate-dihentikan-sementara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/08/29/340/3055855/operasi-pencarian-satu-korban-hilang-banjir-bandang-di-kota-ternate-dihentikan-sementara</guid><pubDate>Kamis 29 Agustus 2024 09:56 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/08/29/340/3055855/korban_banjir_bandang_di_kota_ternate-hrXC_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Korban banjir bandang di Kota Ternate (foto: dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/08/29/340/3055855/korban_banjir_bandang_di_kota_ternate-hrXC_large.png</image><title>Korban banjir bandang di Kota Ternate (foto: dok BNPB)</title></images><description>&#13;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan operasi pencarian korban hilang akibat banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara dihentikan sementara.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sejauh ini tinggal satu warga yang belum berhasil ditemukan sejak bencana tersebut terjadi pada Minggu dini hari kemarin,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Kamis (29/8/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam sapaan Abdul Muhari tim gabungan yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas memulai pencarian di lokasi terdampak. Operasi pencarian diawali dengan menurunkan dua ekor satwa K-9 miliki kepolisian. &amp;ldquo;Namun, upaya identifikasi lokasi korban hilang oleh satwa tersebut belum membuahkan hasil,&amp;rdquo; katanya. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam pun memastikan operasi pencarian hari ini dihentikan sementara untuk kepentingan keamanan dan keselamatan petugas gabungan. &amp;ldquo;Hujan yang turun di bagian hulu mengakibatkan adanya aliran air yang dapat membahayakan petugas di lapangan. Para personel gabungan yang didukung dengan alat berat akan melanjutkannya pada esok hari,&amp;rdquo; bebernya.&#13;
&#13;
&#13;
Hingga hari ini, Pos Komando (Posko) Penanganan Darurat Banjir Bandang Kelurahan Rua mencatat korban meninggal 18 warga. Mereka yang luka-luka telah mendapatkan perawatan medis dari tim kesehatan setempat. Sedangkan pengungsian, sebanyak 150 jiwa berada di SMK 4 Kastela untuk sementara waktu. &amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan operasi pencarian korban hilang akibat banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara dihentikan sementara.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sejauh ini tinggal satu warga yang belum berhasil ditemukan sejak bencana tersebut terjadi pada Minggu dini hari kemarin,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Kamis (29/8/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam sapaan Abdul Muhari tim gabungan yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas memulai pencarian di lokasi terdampak. Operasi pencarian diawali dengan menurunkan dua ekor satwa K-9 miliki kepolisian. &amp;ldquo;Namun, upaya identifikasi lokasi korban hilang oleh satwa tersebut belum membuahkan hasil,&amp;rdquo; katanya. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aam pun memastikan operasi pencarian hari ini dihentikan sementara untuk kepentingan keamanan dan keselamatan petugas gabungan. &amp;ldquo;Hujan yang turun di bagian hulu mengakibatkan adanya aliran air yang dapat membahayakan petugas di lapangan. Para personel gabungan yang didukung dengan alat berat akan melanjutkannya pada esok hari,&amp;rdquo; bebernya.&#13;
&#13;
&#13;
Hingga hari ini, Pos Komando (Posko) Penanganan Darurat Banjir Bandang Kelurahan Rua mencatat korban meninggal 18 warga. Mereka yang luka-luka telah mendapatkan perawatan medis dari tim kesehatan setempat. Sedangkan pengungsian, sebanyak 150 jiwa berada di SMK 4 Kastela untuk sementara waktu. &amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
