<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Sandera Tewas di Gaza, Netanyahu: Israel Tidak Akan Beristirahat hingga Pelaku Ditangkap</title><description>Pejabat senior Hamas mengatakan bahwa Israel, dalam penolakannya untuk menandatangani perjanjian gencatan senjata, harus disalahkan atas kematian tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/02/18/3057408/6-sandera-tewas-di-gaza-netanyahu-israel-tidak-akan-beristirahat-hingga-pelaku-ditangkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/02/18/3057408/6-sandera-tewas-di-gaza-netanyahu-israel-tidak-akan-beristirahat-hingga-pelaku-ditangkap"/><item><title>6 Sandera Tewas di Gaza, Netanyahu: Israel Tidak Akan Beristirahat hingga Pelaku Ditangkap</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/02/18/3057408/6-sandera-tewas-di-gaza-netanyahu-israel-tidak-akan-beristirahat-hingga-pelaku-ditangkap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/02/18/3057408/6-sandera-tewas-di-gaza-netanyahu-israel-tidak-akan-beristirahat-hingga-pelaku-ditangkap</guid><pubDate>Senin 02 September 2024 08:27 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/02/18/3057408/gaza-gUHw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Israel Benjamin Netanyahu meradang dan arah besar saat mengetahui enam sandera Israel yang ditawan Hamas di Gaza ditemukan tewas (Foto: EPA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/02/18/3057408/gaza-gUHw_large.jpg</image><title>PM Israel Benjamin Netanyahu meradang dan arah besar saat mengetahui enam sandera Israel yang ditawan Hamas di Gaza ditemukan tewas (Foto: EPA)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu meradang dan marah besar saat mengetahui enam sandera Israel yang ditawan Hamas di Gaza ditemukan tewas. Dia menegaskan &amp;nbsp;Israel tidak akan beristirahat sampai mereka menangkap mereka yang bertanggung jawab.&#13;
&#13;
Dalam sebuah pernyataan, ia juga mengatakan bahwa pemerintahnya berkomitmen untuk mencapai kesepakatan guna membebaskan mereka yang masih ditawan dan melindungi keamanan negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Siapa pun yang membunuh sandera, tidak menginginkan kesepakatan,&amp;quot; katanya. Dia menghadapi seruan yang semakin meningkat untuk mengakhiri perang selama hampir 11 bulan dengan kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera yang tersisa,&#13;
&#13;
Pejabat senior Hamas mengatakan bahwa Israel, dalam penolakannya untuk menandatangani perjanjian gencatan senjata, harus disalahkan atas kematian tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Netanyahu bertanggung jawab atas pembunuhan tahanan Israel,&amp;quot; kata pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri kepada Reuters. &amp;quot;Israel harus memilih antara Netanyahu dan kesepakatan tersebut,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Israel mengatakan pasukannya telah menemukan jenazah enam sandera yang ditawan Hamas di Jalur Gaza. Dalam sebuah pernyataan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan jenazah tersebut ditemukan pada Sabtu (30/8/2024) di sebuah terowongan bawah tanah di wilayah Rafah di Gaza selatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
IDF menyebut para sandera tersebut sebagai Carmel Gat, Eden Yerushalmi, Hersh Goldberg-Polin, Alexander Lobanov, Almog Sarusi, dan Sersan Ori Danino.&#13;
&#13;
Juru bicara Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan penilaian awal adalah mereka dibunuh secara brutal oleh teroris Hamas sesaat sebelum pasukan ampai di sana.&#13;
&#13;
Seorang pejabat senior Hamas, Izzat al-Rishq, bersikeras Israel bertanggung jawab atas kematian mereka, karena menolak menandatangani kesepakatan gencatan senjata.&#13;
&#13;
Sebuah kelompok yang mewakili keluarga-keluarga yang disandera di Gaza telah menuntut agar Netanyahu berpidato di hadapan bangsa dan bertanggung jawab atas penelantaran para sandera.&#13;
</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu meradang dan marah besar saat mengetahui enam sandera Israel yang ditawan Hamas di Gaza ditemukan tewas. Dia menegaskan &amp;nbsp;Israel tidak akan beristirahat sampai mereka menangkap mereka yang bertanggung jawab.&#13;
&#13;
Dalam sebuah pernyataan, ia juga mengatakan bahwa pemerintahnya berkomitmen untuk mencapai kesepakatan guna membebaskan mereka yang masih ditawan dan melindungi keamanan negara.&#13;
&#13;
&amp;quot;Siapa pun yang membunuh sandera, tidak menginginkan kesepakatan,&amp;quot; katanya. Dia menghadapi seruan yang semakin meningkat untuk mengakhiri perang selama hampir 11 bulan dengan kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera yang tersisa,&#13;
&#13;
Pejabat senior Hamas mengatakan bahwa Israel, dalam penolakannya untuk menandatangani perjanjian gencatan senjata, harus disalahkan atas kematian tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Netanyahu bertanggung jawab atas pembunuhan tahanan Israel,&amp;quot; kata pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri kepada Reuters. &amp;quot;Israel harus memilih antara Netanyahu dan kesepakatan tersebut,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
Israel mengatakan pasukannya telah menemukan jenazah enam sandera yang ditawan Hamas di Jalur Gaza. Dalam sebuah pernyataan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan jenazah tersebut ditemukan pada Sabtu (30/8/2024) di sebuah terowongan bawah tanah di wilayah Rafah di Gaza selatan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
IDF menyebut para sandera tersebut sebagai Carmel Gat, Eden Yerushalmi, Hersh Goldberg-Polin, Alexander Lobanov, Almog Sarusi, dan Sersan Ori Danino.&#13;
&#13;
Juru bicara Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan penilaian awal adalah mereka dibunuh secara brutal oleh teroris Hamas sesaat sebelum pasukan ampai di sana.&#13;
&#13;
Seorang pejabat senior Hamas, Izzat al-Rishq, bersikeras Israel bertanggung jawab atas kematian mereka, karena menolak menandatangani kesepakatan gencatan senjata.&#13;
&#13;
Sebuah kelompok yang mewakili keluarga-keluarga yang disandera di Gaza telah menuntut agar Netanyahu berpidato di hadapan bangsa dan bertanggung jawab atas penelantaran para sandera.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
