<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI: Larangan Penggunaan Jilbab di RS Medistra Sakiti Hati Umat Islam</title><description>Jika benar hal demikian telah terjadi maka tentu saja hal tersebut sangat tidak etis dan sangat menyakiti hati umat islam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/02/337/3057414/mui-larangan-penggunaan-jilbab-di-rs-medistra-sakiti-hati-umat-islam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/02/337/3057414/mui-larangan-penggunaan-jilbab-di-rs-medistra-sakiti-hati-umat-islam"/><item><title>MUI: Larangan Penggunaan Jilbab di RS Medistra Sakiti Hati Umat Islam</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/02/337/3057414/mui-larangan-penggunaan-jilbab-di-rs-medistra-sakiti-hati-umat-islam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/02/337/3057414/mui-larangan-penggunaan-jilbab-di-rs-medistra-sakiti-hati-umat-islam</guid><pubDate>Senin 02 September 2024 08:49 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/02/337/3057414/mui_bilang_larangan_pakai_jilbab_sakiti_umat_islam-yR8Z_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">MUI bilang larangan pakai jilbab sakiti umat Islam (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/02/337/3057414/mui_bilang_larangan_pakai_jilbab_sakiti_umat_islam-yR8Z_large.jpg</image><title>MUI bilang larangan pakai jilbab sakiti umat Islam (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Umum MUI, Anwar abbas menanggapi terkait viralnya surat yang dilayangkan oleh DR. dr. Diani Kartini SpB, subsp.Onk(K), kepada manajemen Rumah Sakit Medistra Jakarta Selatan. Pesan tersebut berisi &amp;nbsp;dugaan pertanyaan yang bersedia membuka jilbabnya jika diterima untuk bekerja di rumah sakit.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya jika benar demikian sungguh tidak etis dan menyakiti hati umat Islam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika benar hal demikian telah terjadi maka tentu saja hal tersebut sangat tidak etis dan sangat menyakiti hati umat islam,&amp;quot; kata Anwar dalam keterangannya, Senin (2/9/2024).&#13;
&#13;
Serta juga sangat tidak sesuai semangat dan jiwanya &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;pasal 29 ayat 1 dan 2 UUD 1945 yang berbunyi: &amp;nbsp;(1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. (2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk itu agar jelas duduk masalahnya dan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan maka MUI meminta kepada pihak RS agar melakukan klarifikasi tentang masalah tersebut,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kedua, dirinya meminta kepada pihak kementrian kesehatan agar turun dengan segera &amp;nbsp;melakukan investigasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena jika benar hal demikian telah &amp;nbsp;terjadi maka berarti RS tersebut &amp;nbsp;telah melakukan pelanggaran HAM dan konstitusi serta telah merusak kerukunan hidup antar umat beragama di negeri ini dan &amp;nbsp;hal demikian &amp;nbsp;tentu saja tidak kita inginkan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Umum MUI, Anwar abbas menanggapi terkait viralnya surat yang dilayangkan oleh DR. dr. Diani Kartini SpB, subsp.Onk(K), kepada manajemen Rumah Sakit Medistra Jakarta Selatan. Pesan tersebut berisi &amp;nbsp;dugaan pertanyaan yang bersedia membuka jilbabnya jika diterima untuk bekerja di rumah sakit.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya jika benar demikian sungguh tidak etis dan menyakiti hati umat Islam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika benar hal demikian telah terjadi maka tentu saja hal tersebut sangat tidak etis dan sangat menyakiti hati umat islam,&amp;quot; kata Anwar dalam keterangannya, Senin (2/9/2024).&#13;
&#13;
Serta juga sangat tidak sesuai semangat dan jiwanya &amp;nbsp;dengan &amp;nbsp;pasal 29 ayat 1 dan 2 UUD 1945 yang berbunyi: &amp;nbsp;(1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. (2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Untuk itu agar jelas duduk masalahnya dan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan maka MUI meminta kepada pihak RS agar melakukan klarifikasi tentang masalah tersebut,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kedua, dirinya meminta kepada pihak kementrian kesehatan agar turun dengan segera &amp;nbsp;melakukan investigasi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena jika benar hal demikian telah &amp;nbsp;terjadi maka berarti RS tersebut &amp;nbsp;telah melakukan pelanggaran HAM dan konstitusi serta telah merusak kerukunan hidup antar umat beragama di negeri ini dan &amp;nbsp;hal demikian &amp;nbsp;tentu saja tidak kita inginkan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
