<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Solidaritas Internasional Menurun, Jokowi: Negara Berkembang Paling Terdampak&amp;nbsp;</title><description>&quot;Selamat datang di Bali, Indonesia dan terima kasih atas kehadirannya di Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multi-Pihak dan Forum ke-2 Indonesia-Afrika,&quot; kata Jokowi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/02/337/3057602/solidaritas-internasional-menurun-jokowi-negara-berkembang-paling-terdampak-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/02/337/3057602/solidaritas-internasional-menurun-jokowi-negara-berkembang-paling-terdampak-nbsp"/><item><title> Solidaritas Internasional Menurun, Jokowi: Negara Berkembang Paling Terdampak&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/02/337/3057602/solidaritas-internasional-menurun-jokowi-negara-berkembang-paling-terdampak-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/02/337/3057602/solidaritas-internasional-menurun-jokowi-negara-berkembang-paling-terdampak-nbsp</guid><pubDate>Senin 02 September 2024 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/02/337/3057602/presiden_jokowi-wiIr_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/02/337/3057602/presiden_jokowi-wiIr_large.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Sesi Joint Leaders&amp;rsquo; Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multipihak dan Forum Indonesia-Afrika ke-2, di Bali pada hari ini Senin (2/9/2024). Pada awalnya, kepala negara menyapa para peserta yang hadir pada acara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selamat datang di Bali, Indonesia dan terima kasih atas kehadirannya di Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multi-Pihak dan Forum ke-2 Indonesia-Afrika,&amp;quot; kata Jokowi dalam sambutannya.&#13;
&#13;
Jokowi mengatakan bahwa saat ini semua pihak &amp;nbsp;hendak menciptakan perubahan positif di tengah dunia yang penuh dengan tantangan. Tantangan itu, katanya, &amp;nbsp;terkait pelambatan ekonomi, tingkat pengangguran dan inflasi yang belum membaik, maupun ketegangan geopolitik yang terus berlanjut yang telah menimbulkan banyak korban jiwa dan mengganggu rantai pasok global.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun yang sangat disayangkan, saat seperti ini solidaritas internasional justru menurun, semangat multilateralisme semakin dikesampingkan dan fragmentasi semakin melebar,&amp;#39; kata Jokowi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan pada akhirnya, negara-negara berkembang adalah yang paling terdampak. Jutaan rakyat negara berkembang adalah yang paling merasakan kesulitan. Padahal hanya tersisa enam tahun menuju 2030 dan baru 17% target SDGs tercapai,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Maka dari itu, kata Jokowi, perlu arah dan visi baru untuk mewujudkan pembangunan bagi negara-negara berkembang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh sebab itu, kita memerlukan arah dan visi baru, kita memerlukan strategi baru, kita memerlukan langkah taktis baru untuk wujudkan pembangunan yang lebih adil dan inklusif bagi negara-negara berkembang,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Sesi Joint Leaders&amp;rsquo; Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multipihak dan Forum Indonesia-Afrika ke-2, di Bali pada hari ini Senin (2/9/2024). Pada awalnya, kepala negara menyapa para peserta yang hadir pada acara tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selamat datang di Bali, Indonesia dan terima kasih atas kehadirannya di Forum Tingkat Tinggi Kemitraan Multi-Pihak dan Forum ke-2 Indonesia-Afrika,&amp;quot; kata Jokowi dalam sambutannya.&#13;
&#13;
Jokowi mengatakan bahwa saat ini semua pihak &amp;nbsp;hendak menciptakan perubahan positif di tengah dunia yang penuh dengan tantangan. Tantangan itu, katanya, &amp;nbsp;terkait pelambatan ekonomi, tingkat pengangguran dan inflasi yang belum membaik, maupun ketegangan geopolitik yang terus berlanjut yang telah menimbulkan banyak korban jiwa dan mengganggu rantai pasok global.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Namun yang sangat disayangkan, saat seperti ini solidaritas internasional justru menurun, semangat multilateralisme semakin dikesampingkan dan fragmentasi semakin melebar,&amp;#39; kata Jokowi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan pada akhirnya, negara-negara berkembang adalah yang paling terdampak. Jutaan rakyat negara berkembang adalah yang paling merasakan kesulitan. Padahal hanya tersisa enam tahun menuju 2030 dan baru 17% target SDGs tercapai,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Maka dari itu, kata Jokowi, perlu arah dan visi baru untuk mewujudkan pembangunan bagi negara-negara berkembang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oleh sebab itu, kita memerlukan arah dan visi baru, kita memerlukan strategi baru, kita memerlukan langkah taktis baru untuk wujudkan pembangunan yang lebih adil dan inklusif bagi negara-negara berkembang,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
