<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Pungli Rutan KPK, Terpidana Ini Ungkap Sosok yang Bocorkan Informasi Sidak ke Tahanan</title><description>Dono Purwoko mengaku informasi inpeksi mendadak (sidak) dibocorkan ke para tahanan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/02/337/3057650/kasus-pungli-rutan-kpk-terpidana-ini-ungkap-sosok-yang-bocorkan-informasi-sidak-ke-tahanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/02/337/3057650/kasus-pungli-rutan-kpk-terpidana-ini-ungkap-sosok-yang-bocorkan-informasi-sidak-ke-tahanan"/><item><title>Kasus Pungli Rutan KPK, Terpidana Ini Ungkap Sosok yang Bocorkan Informasi Sidak ke Tahanan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/02/337/3057650/kasus-pungli-rutan-kpk-terpidana-ini-ungkap-sosok-yang-bocorkan-informasi-sidak-ke-tahanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/02/337/3057650/kasus-pungli-rutan-kpk-terpidana-ini-ungkap-sosok-yang-bocorkan-informasi-sidak-ke-tahanan</guid><pubDate>Senin 02 September 2024 15:39 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/02/337/3057650/sidang_kasus_pungli_di_rutan_kpk-CD3a_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sidang kasus pungli di Rutan KPK. (Foto: Okezone/Nur Khabibi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/02/337/3057650/sidang_kasus_pungli_di_rutan_kpk-CD3a_large.jpg</image><title>Sidang kasus pungli di Rutan KPK. (Foto: Okezone/Nur Khabibi)</title></images><description>JAKARTA - Terpidana kasus proyek pembangunan gedung kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), Dono Purwoko mengaku informasi&amp;nbsp;inpeksi mendadak (sidak) dibocorkan ke para tahanan.&#13;
&#13;
Dari informasi tersebut, para tahanan bisa mengamankan sejumlah barang terlarang yang mereka gunakan di dalam sel.&amp;nbsp;Hal itu ia sampaikan saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan pungutan liar (pungli) di rumah tahanan (rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Awalnya, Jaksa KPK menanyakan soal kegiatan sidak saat Dono mendekam di balik jeruji besi. Ia pun mengamini jika adanya sidak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Terus, sebelum sidak apa ada yang memberitahukan bahwa kapan dilakukan sidak?,&amp;quot; tanya Jaksa di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (2/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul, yang memberitahu itu Pak Taufan atau Pak Yoory,&amp;quot; jawab Dono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Taufan atau Pak Yoory? &amp;quot; tanya Jaksa lagi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya, nanti akan ada sidak, sehingga siap-siap gitu, jangan sampai nanti ada yang ketinggalan di kamar,&amp;quot; timpal Dono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Atas jawaban tersebut, Jaksa kemudian meminta Dono apa yang dimaksud dengan siap-siap terkait adanya sidak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya supaya jangan sampai ada barang-barang, misalnya tadi ada handphone Pak,&amp;quot; kata Dono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dono menjelaskan, HP yang ditemukan saat sidak akan diambil oleh petugas rutan. Untuk mengambil HP tersebut, terpidana harus membayar sejumlah uang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kenapa handphone itu harus disiapkan?&amp;quot; tanya Jaksa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena kalau sidak kan diambil,&amp;quot; jawab Dono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Apa ga boleh bawa handphone?&amp;quot; tanya Jaksa memastikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya saya ga tahu, saya diberi,&amp;quot; respons Dono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kok kenapa waktu sidak harus diamankan gitu lho?&amp;quot; cecar Jaksa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena kalau ketahuan pada saat sidak diambil, nah diambil nanti kalau kami memerlukan handphone lagi, bayar gitu,&amp;quot; papar Dono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski begitu, Dono mengaku tak mengetahui besaran pungli agar HP yang sudah disita bisa diambil kembali. &amp;quot;Bayar berapa?&amp;quot; tanya Jaksa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya ga tahu, ada yang mengalami itu harus mengganti, gitu,&amp;quot; jawab Dono.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Terpidana kasus proyek pembangunan gedung kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), Dono Purwoko mengaku informasi&amp;nbsp;inpeksi mendadak (sidak) dibocorkan ke para tahanan.&#13;
&#13;
Dari informasi tersebut, para tahanan bisa mengamankan sejumlah barang terlarang yang mereka gunakan di dalam sel.&amp;nbsp;Hal itu ia sampaikan saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan pungutan liar (pungli) di rumah tahanan (rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Awalnya, Jaksa KPK menanyakan soal kegiatan sidak saat Dono mendekam di balik jeruji besi. Ia pun mengamini jika adanya sidak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Terus, sebelum sidak apa ada yang memberitahukan bahwa kapan dilakukan sidak?,&amp;quot; tanya Jaksa di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (2/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul, yang memberitahu itu Pak Taufan atau Pak Yoory,&amp;quot; jawab Dono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Taufan atau Pak Yoory? &amp;quot; tanya Jaksa lagi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya, nanti akan ada sidak, sehingga siap-siap gitu, jangan sampai nanti ada yang ketinggalan di kamar,&amp;quot; timpal Dono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Atas jawaban tersebut, Jaksa kemudian meminta Dono apa yang dimaksud dengan siap-siap terkait adanya sidak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya supaya jangan sampai ada barang-barang, misalnya tadi ada handphone Pak,&amp;quot; kata Dono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dono menjelaskan, HP yang ditemukan saat sidak akan diambil oleh petugas rutan. Untuk mengambil HP tersebut, terpidana harus membayar sejumlah uang.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kenapa handphone itu harus disiapkan?&amp;quot; tanya Jaksa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena kalau sidak kan diambil,&amp;quot; jawab Dono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Apa ga boleh bawa handphone?&amp;quot; tanya Jaksa memastikan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya saya ga tahu, saya diberi,&amp;quot; respons Dono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kok kenapa waktu sidak harus diamankan gitu lho?&amp;quot; cecar Jaksa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena kalau ketahuan pada saat sidak diambil, nah diambil nanti kalau kami memerlukan handphone lagi, bayar gitu,&amp;quot; papar Dono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Meski begitu, Dono mengaku tak mengetahui besaran pungli agar HP yang sudah disita bisa diambil kembali. &amp;quot;Bayar berapa?&amp;quot; tanya Jaksa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya ga tahu, ada yang mengalami itu harus mengganti, gitu,&amp;quot; jawab Dono.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
