<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tersangka Teroris di Bekasi Sudah Diintai Sejak Dua Bulan Lalu</title><description>Dia mengaku pihak kepolisian telah meminta izin terhadap dirinya untuk segera melakukan penjemputan terhadap Febri.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/03/338/3058253/tersangka-teroris-di-bekasi-sudah-diintai-sejak-dua-bulan-lalu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/03/338/3058253/tersangka-teroris-di-bekasi-sudah-diintai-sejak-dua-bulan-lalu"/><item><title>Tersangka Teroris di Bekasi Sudah Diintai Sejak Dua Bulan Lalu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/03/338/3058253/tersangka-teroris-di-bekasi-sudah-diintai-sejak-dua-bulan-lalu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/03/338/3058253/tersangka-teroris-di-bekasi-sudah-diintai-sejak-dua-bulan-lalu</guid><pubDate>Selasa 03 September 2024 19:36 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/03/338/3058253/tkp_penangkapan_teroris_di_bekasi-dK6T_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TKP penangkapan teroris di Bekasi (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/03/338/3058253/tkp_penangkapan_teroris_di_bekasi-dK6T_large.jpg</image><title>TKP penangkapan teroris di Bekasi (Foto: MPI)</title></images><description>BEKASI - FNA (25) alias Febri ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri atas dugaan tindak pidana terorisme. Febri ternyata sudah diintai oleh polisi sejak Juli 2024 atau dua bulan lalu.&#13;
&#13;
Hal itu dikatakan oleh Ketua RT 04/RW 14 Kelurahan Margahayu, Ismail. Dia mengaku pihak kepolisian telah meminta izin terhadap dirinya untuk segera melakukan penjemputan terhadap Febri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang intel itu beberapa hari lalu, sudah minta nomer saya. Saya disuruh keep jangan ngomong dulu. Sampai pada hari ini sudah dilakukan penjemputan,&amp;rdquo; kata Ismail kepada wartawan, Selasa (3/9/2024).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;(diinformasikan sejak) Akhir Juli,&amp;rdquo; tambah Ismail.&#13;
&#13;
Ismail mengaku turut mendampingi penggerebekan yang &amp;nbsp;dilakukan pihak kepolisian. Saat itu dirinya diperlihatkan surat perintah penangkapan dan penggerebekan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun pada saat itu, terduga pelaku Febri ternyata tidak berada di rumah. Febri saat itu sudah berada di bengkel milik ayahnya di kawasan Jalan Raya Pahlawan, Aren Jaya, Bekasi Timur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kebetulan juga beliau sedang tidak berada di rumah, kebetulan dia sedang berada di tempat kerja orangtuanya di Bengkel Motor Perumnas 3,&amp;rdquo; tambah dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Ismail, polisi awalnya hendak menggeledah rumah yang ditinggali Febri. Namun saat itu, orangtua Febri meminta untuk tidak menggeledah lantaran ibu Febri tengah sakit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin pertimbangan itu kepolisian tadi enggak usah jadinya penggerebekan cukup di bengkel aja,&amp;rdquo; ungkap dia.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Febri ditangkap di bengkel milik ayahnya yang berada di Jalan Raya Pahlawan, RT05/RW04, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Febri ditangkap tim Densus 88 berpakaian preman pada Selasa (3/9/2024) pagi sekitar pukul 08.00 WIB saat bengkel baru saja dibuka.&#13;
</description><content:encoded>BEKASI - FNA (25) alias Febri ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri atas dugaan tindak pidana terorisme. Febri ternyata sudah diintai oleh polisi sejak Juli 2024 atau dua bulan lalu.&#13;
&#13;
Hal itu dikatakan oleh Ketua RT 04/RW 14 Kelurahan Margahayu, Ismail. Dia mengaku pihak kepolisian telah meminta izin terhadap dirinya untuk segera melakukan penjemputan terhadap Febri.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Memang intel itu beberapa hari lalu, sudah minta nomer saya. Saya disuruh keep jangan ngomong dulu. Sampai pada hari ini sudah dilakukan penjemputan,&amp;rdquo; kata Ismail kepada wartawan, Selasa (3/9/2024).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;(diinformasikan sejak) Akhir Juli,&amp;rdquo; tambah Ismail.&#13;
&#13;
Ismail mengaku turut mendampingi penggerebekan yang &amp;nbsp;dilakukan pihak kepolisian. Saat itu dirinya diperlihatkan surat perintah penangkapan dan penggerebekan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun pada saat itu, terduga pelaku Febri ternyata tidak berada di rumah. Febri saat itu sudah berada di bengkel milik ayahnya di kawasan Jalan Raya Pahlawan, Aren Jaya, Bekasi Timur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kebetulan juga beliau sedang tidak berada di rumah, kebetulan dia sedang berada di tempat kerja orangtuanya di Bengkel Motor Perumnas 3,&amp;rdquo; tambah dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Ismail, polisi awalnya hendak menggeledah rumah yang ditinggali Febri. Namun saat itu, orangtua Febri meminta untuk tidak menggeledah lantaran ibu Febri tengah sakit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mungkin pertimbangan itu kepolisian tadi enggak usah jadinya penggerebekan cukup di bengkel aja,&amp;rdquo; ungkap dia.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, Febri ditangkap di bengkel milik ayahnya yang berada di Jalan Raya Pahlawan, RT05/RW04, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Febri ditangkap tim Densus 88 berpakaian preman pada Selasa (3/9/2024) pagi sekitar pukul 08.00 WIB saat bengkel baru saja dibuka.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
