<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Cawe-cawe Jokowi di Pilkada, Rocky Gerung: Nggak Bisa Dibuktikan</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituding banyak pihak ikut campur atau cawe-cawe dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/04/337/3058358/soal-cawe-cawe-jokowi-di-pilkada-rocky-gerung-nggak-bisa-dibuktikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/04/337/3058358/soal-cawe-cawe-jokowi-di-pilkada-rocky-gerung-nggak-bisa-dibuktikan"/><item><title>Soal Cawe-cawe Jokowi di Pilkada, Rocky Gerung: Nggak Bisa Dibuktikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/04/337/3058358/soal-cawe-cawe-jokowi-di-pilkada-rocky-gerung-nggak-bisa-dibuktikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/04/337/3058358/soal-cawe-cawe-jokowi-di-pilkada-rocky-gerung-nggak-bisa-dibuktikan</guid><pubDate>Rabu 04 September 2024 03:49 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/04/337/3058358/rocky_gerung_di_acara_inews-aGb3_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Rocky Gerung di acara iNews</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/04/337/3058358/rocky_gerung_di_acara_inews-aGb3_large.JPG</image><title>Rocky Gerung di acara iNews</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituding banyak pihak ikut campur atau cawe-cawe dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.&#13;
&#13;
Salah satunya terkait batalnya Anies maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta, bahkan Jawa Barat.&#13;
&#13;
Menanggapi isu tersebut, akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung menilai bahwa cawe-cawe kekusaan sulit untuk dibuktikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cawe-cawe itu argumen paling sederhana. Kan ga bisa membutikan apa-apa kan,&amp;quot; ucap Rocky dalam acara Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (3/9/2024).&#13;
&#13;
Karena sulitnya membutikan, kata Rocky, maka yang bisa dilakukan publik sekarang hanyalah menduga jika hal tersebut adalah cawe-cawe.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang paling sederhana adalah menduga dengan kekuatan pikiran bahwa itu pasti cawe-cawe,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Rocky memandang, publik sudah paham betul apa yang dilakukan Jokowi adalah bentuk dari cawe-cawe, namun sulit untuk membuktikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi sebetulnya kita semua ngerti tuh bahwa memang cawe-cawe, buktikan, ya ga bisa dibuktikan. Kalau begitu sebaliknya bisa dibuktikan ga? Ya justru yang panjang lebar yang lebih ga bisa dibuktikan,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Untuk diketahui, Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono mengungkapkan, gagalnya partai berlambang banteng itu mengusung Anies Baswedan di Pilgub Jabar 2024 karena ada campur tangan seseorang bernama Mulyono.&#13;
&#13;
Ono menuding Mulyono sebagai aktor utama yang menghalangi pencalonan Anies. Namun, Ono tidak menjelaskan siapa sebenarnya Mulyono tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada tangan-tangan dari luar yang tidak menghendaki Pak Anies diusung di Jabar. Mulyono dan geng,&amp;quot; ucap Ono saat konferensi pers di Kantor KPU Jabar, Kota Bandung, Jumat (30/8/2024).&#13;
&#13;
Selain di Jabar, Anies awalnya juga menjajaki peluang pada Pilkada Jakarta 2024. Ia sudah sempat didukung oleh PKS, Partai Nasdem, dan PKB.&#13;
&#13;
Namun, ketiga partai politik itu beralih ke gerbong Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang jadi penyokong Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituding banyak pihak ikut campur atau cawe-cawe dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.&#13;
&#13;
Salah satunya terkait batalnya Anies maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta, bahkan Jawa Barat.&#13;
&#13;
Menanggapi isu tersebut, akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung menilai bahwa cawe-cawe kekusaan sulit untuk dibuktikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cawe-cawe itu argumen paling sederhana. Kan ga bisa membutikan apa-apa kan,&amp;quot; ucap Rocky dalam acara Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (3/9/2024).&#13;
&#13;
Karena sulitnya membutikan, kata Rocky, maka yang bisa dilakukan publik sekarang hanyalah menduga jika hal tersebut adalah cawe-cawe.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang paling sederhana adalah menduga dengan kekuatan pikiran bahwa itu pasti cawe-cawe,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Rocky memandang, publik sudah paham betul apa yang dilakukan Jokowi adalah bentuk dari cawe-cawe, namun sulit untuk membuktikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi sebetulnya kita semua ngerti tuh bahwa memang cawe-cawe, buktikan, ya ga bisa dibuktikan. Kalau begitu sebaliknya bisa dibuktikan ga? Ya justru yang panjang lebar yang lebih ga bisa dibuktikan,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
Untuk diketahui, Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono mengungkapkan, gagalnya partai berlambang banteng itu mengusung Anies Baswedan di Pilgub Jabar 2024 karena ada campur tangan seseorang bernama Mulyono.&#13;
&#13;
Ono menuding Mulyono sebagai aktor utama yang menghalangi pencalonan Anies. Namun, Ono tidak menjelaskan siapa sebenarnya Mulyono tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada tangan-tangan dari luar yang tidak menghendaki Pak Anies diusung di Jabar. Mulyono dan geng,&amp;quot; ucap Ono saat konferensi pers di Kantor KPU Jabar, Kota Bandung, Jumat (30/8/2024).&#13;
&#13;
Selain di Jabar, Anies awalnya juga menjajaki peluang pada Pilkada Jakarta 2024. Ia sudah sempat didukung oleh PKS, Partai Nasdem, dan PKB.&#13;
&#13;
Namun, ketiga partai politik itu beralih ke gerbong Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang jadi penyokong Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
