<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selain Kominfo, Kemenag pun Anjurkan Stasiun TV Siarkan Misa Bersama Paus Fransiskus Tanpa Terputus</title><description>Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik meminta seluruh stasiun TV untuk menyiarkan misa akbar bersama Paus Fransiskus tanpa terputus.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/04/337/3058368/selain-kominfo-kemenag-pun-anjurkan-stasiun-tv-siarkan-misa-bersama-paus-fransiskus-tanpa-terputus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/04/337/3058368/selain-kominfo-kemenag-pun-anjurkan-stasiun-tv-siarkan-misa-bersama-paus-fransiskus-tanpa-terputus"/><item><title>Selain Kominfo, Kemenag pun Anjurkan Stasiun TV Siarkan Misa Bersama Paus Fransiskus Tanpa Terputus</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/04/337/3058368/selain-kominfo-kemenag-pun-anjurkan-stasiun-tv-siarkan-misa-bersama-paus-fransiskus-tanpa-terputus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/04/337/3058368/selain-kominfo-kemenag-pun-anjurkan-stasiun-tv-siarkan-misa-bersama-paus-fransiskus-tanpa-terputus</guid><pubDate>Rabu 04 September 2024 06:28 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/04/337/3058368/paus_fransiskus-mWft_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Paus Fransiskus (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/04/337/3058368/paus_fransiskus-mWft_large.JPG</image><title>Paus Fransiskus (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik meminta seluruh stasiun TV untuk menyiarkan misa akbar bersama Paus Fransiskus tanpa terputus.&#13;
&#13;
Acara misa akbar sendiri akan digelar pada 5 September 2024 pada pukul 17.00 - 19.00 WIB. Adapun waktu azan maghrib, para stasiun televisi diminta untuk menampilkannya melalui running teks.&#13;
&#13;
Imbauan Kemenag disampaikan melalui surat edaran (SE) perihal Permohonan Penyiaran Azan Magrib dan Misa Bersama Paus Fransiskus Nomor: B86/DJ.V/BA.03/09/2024 per 1 September 2024.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Adapun imbauan itu bebunyi:&#13;
&#13;
1. Kementerian Agama menyarankan agar Misa yang dipimpin oleh Paus Fransiskus pada tanggal 5 September 2024 pada pukul 17.00 s.d. 19.00 WIB disiarkan secara langsung dengan tidak terputus pada seluruh televisi nasional.&#13;
&#13;
2. sementara itu, di antara pukul 17.00 s.d. 19.00 WIB Azan Magrib juga disiarkan,&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. sehubungan dengan hal tersebut, mohon kiranya penyiaran Azan Magrib dapat dilakukan dengan running text&#13;
&#13;
4 Teknis penayangan siaran kedua momen tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Kementerian Komunikasi Informatika bersama dengan Pool TV.&#13;
&#13;
Untuk diketahui, Paus Fransiskus tiba di Indonesia hari ini. Pesawat yang membawa pemimpin tertinggi Gereja Katolik dunia itu mendarat di bandara Soekarno-Hatta.&#13;
&#13;
Paus disambut perwakilan pemerintah Indonesia dan perwakilan Vatikan di Bandara Soetta. Salah satu perwakilan pemerintah adalah Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu ada juga Gandi Sulistiyanto dari Dewan Pertimbangan Presiden dan Duta Besar Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Michael Trias Kuncahyono&#13;
&#13;
Paus Fransiskus berada Indonesia pada 3-6 September 2024. Ada sederet agenda yang akan dilakukan Paus dalam perjalanan apostoliknya di Jakarta.&#13;
&#13;
Paus Fransiskus adalah paus ketiga yang berkunjung ke Indonesia. Pertama, adalah Paus Santo Paulus VI yang berkunjung pada 3-4 Desember 1970.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kedua adalah Paus Santo Yohanes Paulus II yang berkunjung ke Indonesia pada 9-14 Oktober 1989. Kini, 35 tahun berselang, giliran Paus Fransiskus yang melakukan perjalanan apostolik ke Indonesia.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut hangat kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia. Dia mengucapkan selamat datang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya atas nama rakyat Indonesia menyambut hangat, dan terima kasih atas kunjungan Yang Teramat Mulia Paus Fransiskus ke indonesia. Selamat datang Yang Teramat Mulia Sri Paus Fransiskus ke Indonesia,&amp;quot; kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.&#13;
&#13;
Kepala Negara mengatakan, kunjungan Paus Fransiskus ini merupakan momen yang sangat bersejarah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kunjungan ini adalah kunjungan yang sangat bersejarah. Sudah direncanakan beberapa tahun yang lalu tapi tertunda karena pandemi Covid,&amp;quot; ungkap Presiden.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik meminta seluruh stasiun TV untuk menyiarkan misa akbar bersama Paus Fransiskus tanpa terputus.&#13;
&#13;
Acara misa akbar sendiri akan digelar pada 5 September 2024 pada pukul 17.00 - 19.00 WIB. Adapun waktu azan maghrib, para stasiun televisi diminta untuk menampilkannya melalui running teks.&#13;
&#13;
Imbauan Kemenag disampaikan melalui surat edaran (SE) perihal Permohonan Penyiaran Azan Magrib dan Misa Bersama Paus Fransiskus Nomor: B86/DJ.V/BA.03/09/2024 per 1 September 2024.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Adapun imbauan itu bebunyi:&#13;
&#13;
1. Kementerian Agama menyarankan agar Misa yang dipimpin oleh Paus Fransiskus pada tanggal 5 September 2024 pada pukul 17.00 s.d. 19.00 WIB disiarkan secara langsung dengan tidak terputus pada seluruh televisi nasional.&#13;
&#13;
2. sementara itu, di antara pukul 17.00 s.d. 19.00 WIB Azan Magrib juga disiarkan,&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. sehubungan dengan hal tersebut, mohon kiranya penyiaran Azan Magrib dapat dilakukan dengan running text&#13;
&#13;
4 Teknis penayangan siaran kedua momen tersebut diserahkan sepenuhnya kepada Kementerian Komunikasi Informatika bersama dengan Pool TV.&#13;
&#13;
Untuk diketahui, Paus Fransiskus tiba di Indonesia hari ini. Pesawat yang membawa pemimpin tertinggi Gereja Katolik dunia itu mendarat di bandara Soekarno-Hatta.&#13;
&#13;
Paus disambut perwakilan pemerintah Indonesia dan perwakilan Vatikan di Bandara Soetta. Salah satu perwakilan pemerintah adalah Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu ada juga Gandi Sulistiyanto dari Dewan Pertimbangan Presiden dan Duta Besar Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Michael Trias Kuncahyono&#13;
&#13;
Paus Fransiskus berada Indonesia pada 3-6 September 2024. Ada sederet agenda yang akan dilakukan Paus dalam perjalanan apostoliknya di Jakarta.&#13;
&#13;
Paus Fransiskus adalah paus ketiga yang berkunjung ke Indonesia. Pertama, adalah Paus Santo Paulus VI yang berkunjung pada 3-4 Desember 1970.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kedua adalah Paus Santo Yohanes Paulus II yang berkunjung ke Indonesia pada 9-14 Oktober 1989. Kini, 35 tahun berselang, giliran Paus Fransiskus yang melakukan perjalanan apostolik ke Indonesia.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut hangat kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia. Dia mengucapkan selamat datang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya atas nama rakyat Indonesia menyambut hangat, dan terima kasih atas kunjungan Yang Teramat Mulia Paus Fransiskus ke indonesia. Selamat datang Yang Teramat Mulia Sri Paus Fransiskus ke Indonesia,&amp;quot; kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.&#13;
&#13;
Kepala Negara mengatakan, kunjungan Paus Fransiskus ini merupakan momen yang sangat bersejarah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kunjungan ini adalah kunjungan yang sangat bersejarah. Sudah direncanakan beberapa tahun yang lalu tapi tertunda karena pandemi Covid,&amp;quot; ungkap Presiden.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
