<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kunjungan Paus Fransiskus Perkuat Perdamaian dan Persatuan dalam Bingkai NKRI</title><description>Kunjungan ini merupakan peristiwa bersejarah bagi Indonesia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/04/337/3058545/kunjungan-paus-fransiskus-perkuat-perdamaian-dan-persatuan-dalam-bingkai-nkri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/04/337/3058545/kunjungan-paus-fransiskus-perkuat-perdamaian-dan-persatuan-dalam-bingkai-nkri"/><item><title>Kunjungan Paus Fransiskus Perkuat Perdamaian dan Persatuan dalam Bingkai NKRI</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/04/337/3058545/kunjungan-paus-fransiskus-perkuat-perdamaian-dan-persatuan-dalam-bingkai-nkri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/04/337/3058545/kunjungan-paus-fransiskus-perkuat-perdamaian-dan-persatuan-dalam-bingkai-nkri</guid><pubDate>Rabu 04 September 2024 13:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/04/337/3058545/jokowi-G3Vn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paus Fransiskus dan Jokowi/Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/04/337/3058545/jokowi-G3Vn_large.jpg</image><title>Paus Fransiskus dan Jokowi/Antara</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus melakukan kunjungan apostolik ke Indonesia, pada tanggal 3-6 September 2024. &amp;nbsp;Paus Fransiskus dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo, para tokoh lintas agama, hingga memimpin Misa akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.&#13;
&#13;
Direktur Eksekutif Human Studies Institute, Rasminto mengatakan, kunjungan ini merupakan peristiwa bersejarah bagi Indonesia&#13;
&#13;
&amp;quot;Kunjungan apostolik Paus ke Indonesia merupakan sebuah peristiwa bersejarah bagi Indonesia, diharapkan Paus akan menyampaikan pesan-pesan penting yang menekankan perdamaian, persatuan, dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), &amp;ldquo; ujar Rasminto, Rabu (4/9/2024).&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia mengatakan, kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia merupakan bagian dari misi globalnya untuk membangun jembatan dialog lintas agama dan memperkuat hubungan antarbangsa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia dikenal dengan keberagaman agama, suku, dan budaya yang menjadi fondasi kuat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
Paus Fransiskus diharapkan akan menggarisbawahi pentingnya menjaga harmoni antarumat beragama di tengah berbagai tantangan global saat ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita juga berharap Paus Fransiskus dapat menggaungkan bahwa Indonesia sebagai bangsa dan negara yang menjunjung tinggi sebagai contoh nyata dari kekuatan persatuan dalam keragaman,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebab, Indonesia telah menunjukkan bagaimana keberagaman dapat menjadi kekuatan yang mempersatukan, bukan memecah belah. Dalam bingkai NKRI, bangsa Indonesia telah membuktikan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk mencapai kesejahteraan bersama,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akademisi Universitas Islam 45 (Unisma) ini, kunjungan Paus ini dapat mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga perdamaian dan kerukunan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perdamaian bukanlah sesuatu yang dapat dicapai hanya dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Semoga Paus Fransiskus dapat menebar pesan-pesannya untuk menjaga perdamaian, dengan menghormati satu sama lain dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Pengurus harian MN KAHMI ini melihat kunjungan Paus Fransiskus ini diyakini akan menjadi momen bersejarah yang semakin mempererat hubungan antara Vatikan dan Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya lebih dari sekadar kunjungan, ini adalah sebuah panggilan untuk bersama-sama merawat persatuan dan menjaga keutuhan NKRI sebagai rumah bersama bagi seluruh rakyat Indonesia, apa pun latar belakang agama dan suku bangsanya,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus melakukan kunjungan apostolik ke Indonesia, pada tanggal 3-6 September 2024. &amp;nbsp;Paus Fransiskus dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo, para tokoh lintas agama, hingga memimpin Misa akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.&#13;
&#13;
Direktur Eksekutif Human Studies Institute, Rasminto mengatakan, kunjungan ini merupakan peristiwa bersejarah bagi Indonesia&#13;
&#13;
&amp;quot;Kunjungan apostolik Paus ke Indonesia merupakan sebuah peristiwa bersejarah bagi Indonesia, diharapkan Paus akan menyampaikan pesan-pesan penting yang menekankan perdamaian, persatuan, dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), &amp;ldquo; ujar Rasminto, Rabu (4/9/2024).&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia mengatakan, kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia merupakan bagian dari misi globalnya untuk membangun jembatan dialog lintas agama dan memperkuat hubungan antarbangsa.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia dikenal dengan keberagaman agama, suku, dan budaya yang menjadi fondasi kuat bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
Paus Fransiskus diharapkan akan menggarisbawahi pentingnya menjaga harmoni antarumat beragama di tengah berbagai tantangan global saat ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita juga berharap Paus Fransiskus dapat menggaungkan bahwa Indonesia sebagai bangsa dan negara yang menjunjung tinggi sebagai contoh nyata dari kekuatan persatuan dalam keragaman,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebab, Indonesia telah menunjukkan bagaimana keberagaman dapat menjadi kekuatan yang mempersatukan, bukan memecah belah. Dalam bingkai NKRI, bangsa Indonesia telah membuktikan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk mencapai kesejahteraan bersama,&amp;rdquo;sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akademisi Universitas Islam 45 (Unisma) ini, kunjungan Paus ini dapat mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga perdamaian dan kerukunan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perdamaian bukanlah sesuatu yang dapat dicapai hanya dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Semoga Paus Fransiskus dapat menebar pesan-pesannya untuk menjaga perdamaian, dengan menghormati satu sama lain dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Pengurus harian MN KAHMI ini melihat kunjungan Paus Fransiskus ini diyakini akan menjadi momen bersejarah yang semakin mempererat hubungan antara Vatikan dan Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya lebih dari sekadar kunjungan, ini adalah sebuah panggilan untuk bersama-sama merawat persatuan dan menjaga keutuhan NKRI sebagai rumah bersama bagi seluruh rakyat Indonesia, apa pun latar belakang agama dan suku bangsanya,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
