<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pabrik Handphone di Tangerang Kebakaran, 8 Unit Damkar Dikerahkan ke Lokasi</title><description>Sementara itu kronologi, penyebab, korban, dan kerugian belum dapat disampaikan. Pasalnya, petugas masih masih berjibaku memadamkan api.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/04/338/3058612/pabrik-handphone-di-tangerang-kebakaran-8-unit-damkar-dikerahkan-ke-lokasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/04/338/3058612/pabrik-handphone-di-tangerang-kebakaran-8-unit-damkar-dikerahkan-ke-lokasi"/><item><title>Pabrik Handphone di Tangerang Kebakaran, 8 Unit Damkar Dikerahkan ke Lokasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/04/338/3058612/pabrik-handphone-di-tangerang-kebakaran-8-unit-damkar-dikerahkan-ke-lokasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/04/338/3058612/pabrik-handphone-di-tangerang-kebakaran-8-unit-damkar-dikerahkan-ke-lokasi</guid><pubDate>Rabu 04 September 2024 16:17 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/04/338/3058612/kebakaran_pabrik_handphone-rqYP_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran pabrik handphone (Foto: BPBD)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/04/338/3058612/kebakaran_pabrik_handphone-rqYP_large.jpg</image><title>Kebakaran pabrik handphone (Foto: BPBD)</title></images><description>TANGERANG - Sebuah pabrik handphone di Periuk Jaya, Kota Tangerang terbakar, Rabu (4/9/2024).. Sebanyak delapan unit dan 45 personil pemadam kebakaran (Damkar) diterjunkan ke lokasi.&#13;
&#13;
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Gufron Falfeli mengatakan pihaknya menerima informasi adanya peristiwa kebakaran sekira pukul 13.25 WIB siang tadi. &amp;ldquo;Telah terjadi kebakaran di PT OPPO kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Terima info (kebakaran) pukul 13.25 WIB,&amp;rdquo; kata Gufron kepada wartawan.&#13;
&#13;
Sementara itu kronologi, penyebab, korban, dan kerugian belum dapat disampaikan. Pasalnya, petugas masih masih berjibaku memadamkan api.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masih dalam proses penanganan, suply air langsung dari kali/sungai,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan bahwa pihaknya menemui kesulitan melakukan pemadaman lantaran sulitnya ruangan yang terbakar karena adanya keamanan dari PT OPPO tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akses agak sulit ke ruangan yang terbakar terkait keamanan PT,&amp;rdquo; pungkas dia.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG - Sebuah pabrik handphone di Periuk Jaya, Kota Tangerang terbakar, Rabu (4/9/2024).. Sebanyak delapan unit dan 45 personil pemadam kebakaran (Damkar) diterjunkan ke lokasi.&#13;
&#13;
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Gufron Falfeli mengatakan pihaknya menerima informasi adanya peristiwa kebakaran sekira pukul 13.25 WIB siang tadi. &amp;ldquo;Telah terjadi kebakaran di PT OPPO kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Terima info (kebakaran) pukul 13.25 WIB,&amp;rdquo; kata Gufron kepada wartawan.&#13;
&#13;
Sementara itu kronologi, penyebab, korban, dan kerugian belum dapat disampaikan. Pasalnya, petugas masih masih berjibaku memadamkan api.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masih dalam proses penanganan, suply air langsung dari kali/sungai,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dia menambahkan bahwa pihaknya menemui kesulitan melakukan pemadaman lantaran sulitnya ruangan yang terbakar karena adanya keamanan dari PT OPPO tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Akses agak sulit ke ruangan yang terbakar terkait keamanan PT,&amp;rdquo; pungkas dia.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
