<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspada! Penculik Incar Siswi SD di Tangsel, 2 Korban Dibius dan Ditelanjangi</title><description>Dua orang siswi SDN di Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban penculikan. Kedua bocah malang itu diduga sempat dibius dan terbangun dalam posisi tanpa busana.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/04/338/3058617/waspada-penculik-incar-siswi-sd-di-tangsel-2-korban-dibius-dan-ditelanjangi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/04/338/3058617/waspada-penculik-incar-siswi-sd-di-tangsel-2-korban-dibius-dan-ditelanjangi"/><item><title>Waspada! Penculik Incar Siswi SD di Tangsel, 2 Korban Dibius dan Ditelanjangi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/04/338/3058617/waspada-penculik-incar-siswi-sd-di-tangsel-2-korban-dibius-dan-ditelanjangi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/04/338/3058617/waspada-penculik-incar-siswi-sd-di-tangsel-2-korban-dibius-dan-ditelanjangi</guid><pubDate>Rabu 04 September 2024 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/04/338/3058617/penculikan-EMbD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi penculikan anak (Foto: Freepik/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/04/338/3058617/penculikan-EMbD_large.jpg</image><title>Ilustrasi penculikan anak (Foto: Freepik/Okezone)</title></images><description>TANGSEL - Dua orang siswi SDN di Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban penculikan. Kedua bocah malang itu diduga sempat dibius dan terbangun dalam posisi tanpa busana.&#13;
&#13;
Kasus penculikan itu telah dilaporkan ke Polres Tangsel. Kedua korban mengalami kejadian tersebut pada waktu berbeda, awal dan akhir Agustus 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangsel, Tri Purwanto, mengatakan, korban bersekolah di lokasi berbeda, yakni SDN Kampung Bulak 01, Pamulang dan SDN Jombang 01, Ciputat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Waktu jam pulang sekolah, udah ada orang yang menunggu di depan sekolah dan menginfokan bahwa salah satu keluarganya (korban) ada yang kecelakaan, makanya dia (pelaku) yang anter,&amp;quot; ujarnya, Rabu (4/9/2024).&#13;
&#13;
&amp;quot;Ternyata itu hanya modus. Jemput tapi dibalikin lagi nanti jam 9 malam,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelaku seorang pria mengendarai sepeda motor matik. Dia membawa korban berkeliling selama beberapa jam sebelum akhirnya dipulangkan lagi ke depan sekolah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ada pelecehan seksual. Jadi ada yang dibius, tiba-tiba dia bangun dalam keadaan telanjang,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Kejadian yang dialami itu baru terungkap setelah korban bercerita pada orangtuanya. Pihak keluarga sempat panik dan mencari keberadaan anaknya, termasuk dengan mengirim informasi kehilangan di berbagai grup WhatssAap.&#13;
&#13;
Korban sendiri telah didampingi UPTD PPA Pemkot Tangsel melapor ke PPA Polres Tangsel. Hasil visum menunjukkan ada berkas tanda kekerasan pada bagian vital korban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada kekerasan seksual pada dua korban ini. Tadi siang tim kami mendampingi korban dan orangtuanya ke Polres untuk proses BAP,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>TANGSEL - Dua orang siswi SDN di Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi korban penculikan. Kedua bocah malang itu diduga sempat dibius dan terbangun dalam posisi tanpa busana.&#13;
&#13;
Kasus penculikan itu telah dilaporkan ke Polres Tangsel. Kedua korban mengalami kejadian tersebut pada waktu berbeda, awal dan akhir Agustus 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangsel, Tri Purwanto, mengatakan, korban bersekolah di lokasi berbeda, yakni SDN Kampung Bulak 01, Pamulang dan SDN Jombang 01, Ciputat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Waktu jam pulang sekolah, udah ada orang yang menunggu di depan sekolah dan menginfokan bahwa salah satu keluarganya (korban) ada yang kecelakaan, makanya dia (pelaku) yang anter,&amp;quot; ujarnya, Rabu (4/9/2024).&#13;
&#13;
&amp;quot;Ternyata itu hanya modus. Jemput tapi dibalikin lagi nanti jam 9 malam,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelaku seorang pria mengendarai sepeda motor matik. Dia membawa korban berkeliling selama beberapa jam sebelum akhirnya dipulangkan lagi ke depan sekolah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi ada pelecehan seksual. Jadi ada yang dibius, tiba-tiba dia bangun dalam keadaan telanjang,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Kejadian yang dialami itu baru terungkap setelah korban bercerita pada orangtuanya. Pihak keluarga sempat panik dan mencari keberadaan anaknya, termasuk dengan mengirim informasi kehilangan di berbagai grup WhatssAap.&#13;
&#13;
Korban sendiri telah didampingi UPTD PPA Pemkot Tangsel melapor ke PPA Polres Tangsel. Hasil visum menunjukkan ada berkas tanda kekerasan pada bagian vital korban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada kekerasan seksual pada dua korban ini. Tadi siang tim kami mendampingi korban dan orangtuanya ke Polres untuk proses BAP,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
