<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Remaja di Puncak Bogor Tewas Usai Muntah Darah, Diduga Korban Penganiayaan</title><description>Berdasarkan keterangan keluarga, korban ditemukan di Cisarua dalam kondisi muntah darah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/05/338/3059075/remaja-di-puncak-bogor-tewas-usai-muntah-darah-diduga-korban-penganiayaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/05/338/3059075/remaja-di-puncak-bogor-tewas-usai-muntah-darah-diduga-korban-penganiayaan"/><item><title>Remaja di Puncak Bogor Tewas Usai Muntah Darah, Diduga Korban Penganiayaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/05/338/3059075/remaja-di-puncak-bogor-tewas-usai-muntah-darah-diduga-korban-penganiayaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/05/338/3059075/remaja-di-puncak-bogor-tewas-usai-muntah-darah-diduga-korban-penganiayaan</guid><pubDate>Kamis 05 September 2024 15:35 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/05/338/3059075/ilustrasi-cKnD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/05/338/3059075/ilustrasi-cKnD_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>BOGOR - Seorang remaja berinisial MR (16) asal Megamendung, Kabupaten Bogor meninggal dunia diduga kornan penganiayaan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian ini.&#13;
&#13;
Kapolsek Megamendung AKP Dedi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu 4 September 2024. Berdasarkan keterangan keluarga, korban ditemukan di Cisarua dalam kondisi muntah darah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sempat dilarikan ke klinik, namun kondisi korban semakin memburuk hingga akhirnya dibawa ke RSUD Ciawi,&amp;quot; kata Dedi, Kamis (5/9/2024).&#13;
&#13;
Namun, sesampainya di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia. Polisi yang mendapat laporan tersebut bergegas menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Barang bukti seperti handphone dan pakaian korban sudah diamankan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematiannya. Kasus ini pun sudah dilimpahkan ke Polres Bogor.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban serta mengungkap apakah benar korban menjadi korban penganiayaan atau tidak,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>BOGOR - Seorang remaja berinisial MR (16) asal Megamendung, Kabupaten Bogor meninggal dunia diduga kornan penganiayaan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian ini.&#13;
&#13;
Kapolsek Megamendung AKP Dedi mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu 4 September 2024. Berdasarkan keterangan keluarga, korban ditemukan di Cisarua dalam kondisi muntah darah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sempat dilarikan ke klinik, namun kondisi korban semakin memburuk hingga akhirnya dibawa ke RSUD Ciawi,&amp;quot; kata Dedi, Kamis (5/9/2024).&#13;
&#13;
Namun, sesampainya di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia. Polisi yang mendapat laporan tersebut bergegas menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan lainnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Barang bukti seperti handphone dan pakaian korban sudah diamankan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematiannya. Kasus ini pun sudah dilimpahkan ke Polres Bogor.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban serta mengungkap apakah benar korban menjadi korban penganiayaan atau tidak,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
