<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disiram Air Keras, Ini Kondisi Pasutri di Cengkareng</title><description>Pria berinisial A nekat menyiramkan air keras ke pasangan suami-istri di Cengkareng, Jakarta Barat lantaran sakit hati. Polisi mengungkapkan, pelaku juga mengalami luka akibat siraman air keras tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/05/338/3059129/disiram-air-keras-ini-kondisi-pasutri-di-cengkareng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/05/338/3059129/disiram-air-keras-ini-kondisi-pasutri-di-cengkareng"/><item><title>Disiram Air Keras, Ini Kondisi Pasutri di Cengkareng</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/05/338/3059129/disiram-air-keras-ini-kondisi-pasutri-di-cengkareng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/05/338/3059129/disiram-air-keras-ini-kondisi-pasutri-di-cengkareng</guid><pubDate>Kamis 05 September 2024 17:09 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/05/338/3059129/penyiram_air_keras_ke_pasutri_di_cengkareng-jBzU_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Penyiram air keras ke pasutri di Cengkareng (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/05/338/3059129/penyiram_air_keras_ke_pasutri_di_cengkareng-jBzU_large.JPG</image><title>Penyiram air keras ke pasutri di Cengkareng (foto: dok Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pria berinisial A nekat menyiramkan air keras ke pasangan suami-istri di Cengkareng, Jakarta Barat lantaran sakit hati. Polisi mengungkapkan, pelaku juga mengalami luka akibat siraman air keras tersebut.&#13;
&#13;
Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi menuturkan pelaku terkena air keras tersebut di kedua tangan dan lehernya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya jadi memang kita lihat dari CCTV yang ada di TKP, pada saat itu pelaku menyiramkan secara tergesa-gesa kepada korban, sehinggapun sebagian terkena pada diri pelaku yaitu pada posisi di tangan maupun di leher pelaku yang kemudian menyebabkan luka bakar,&amp;rdquo; kata dia kepada wartawan, Kamis (5/9/2024).&#13;
&#13;
Arsya berkata, kepada pihaknya pelaku mengaku membeli air keras itu dari toko online. &amp;ldquo;Berdasarkan keterangan pelaku, yang bersangkutan (pelaku A) &amp;nbsp;membeli air keras itu membeli dari online,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Arsya mengatakan, korban mengalami luka bakar kimia sebanyak 90% di bagian tubuh. &amp;ldquo;Saat ini kondisi korban (MAS) menderita luka bakar kimia sebanyak 90 persen dari tubuhnya,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Motif Pelaku Penyiraman Air Keras&#13;
&#13;
Kapolsek Cengkareng, Kompol Stanlly Soselisa mengatakan, kejadian itu terjadi pada Minggu (1/9/2024) lalu. Adapun motif pelaku A melakukan aksinya lantaran sakit hati dengan korban MAS lantaran sering dimarahi di tempat kerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk modusnya adalah pelaku sakit hati dengan korban, karena di tempat kerja pelaku selalu dimarahin korban, karena korban selalu memarahi pelaku akibat salah memasukkan data atau data penjualan,&amp;rdquo; kata Stanlly saat konferensi pers, Kamis (5/9/2024).&#13;
&#13;
Stanlly juga menuturkan, pelaku juga merasa sakit hati lantaran adanya kalimat-kalimat yang membuat sakit hati keluar dari korban. Sehingga, pelaku nekat menyiramkan air keras terhadap korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga membuat korban kesal dan mengeluarkan kalimat-kalimat yang menyakiti hati pelaku, sehingga pelaku melakukan tindakan atau menciderai korban dengan menyiramkan air keras,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pria berinisial A nekat menyiramkan air keras ke pasangan suami-istri di Cengkareng, Jakarta Barat lantaran sakit hati. Polisi mengungkapkan, pelaku juga mengalami luka akibat siraman air keras tersebut.&#13;
&#13;
Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi menuturkan pelaku terkena air keras tersebut di kedua tangan dan lehernya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya jadi memang kita lihat dari CCTV yang ada di TKP, pada saat itu pelaku menyiramkan secara tergesa-gesa kepada korban, sehinggapun sebagian terkena pada diri pelaku yaitu pada posisi di tangan maupun di leher pelaku yang kemudian menyebabkan luka bakar,&amp;rdquo; kata dia kepada wartawan, Kamis (5/9/2024).&#13;
&#13;
Arsya berkata, kepada pihaknya pelaku mengaku membeli air keras itu dari toko online. &amp;ldquo;Berdasarkan keterangan pelaku, yang bersangkutan (pelaku A) &amp;nbsp;membeli air keras itu membeli dari online,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Arsya mengatakan, korban mengalami luka bakar kimia sebanyak 90% di bagian tubuh. &amp;ldquo;Saat ini kondisi korban (MAS) menderita luka bakar kimia sebanyak 90 persen dari tubuhnya,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Motif Pelaku Penyiraman Air Keras&#13;
&#13;
Kapolsek Cengkareng, Kompol Stanlly Soselisa mengatakan, kejadian itu terjadi pada Minggu (1/9/2024) lalu. Adapun motif pelaku A melakukan aksinya lantaran sakit hati dengan korban MAS lantaran sering dimarahi di tempat kerja.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk modusnya adalah pelaku sakit hati dengan korban, karena di tempat kerja pelaku selalu dimarahin korban, karena korban selalu memarahi pelaku akibat salah memasukkan data atau data penjualan,&amp;rdquo; kata Stanlly saat konferensi pers, Kamis (5/9/2024).&#13;
&#13;
Stanlly juga menuturkan, pelaku juga merasa sakit hati lantaran adanya kalimat-kalimat yang membuat sakit hati keluar dari korban. Sehingga, pelaku nekat menyiramkan air keras terhadap korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sehingga membuat korban kesal dan mengeluarkan kalimat-kalimat yang menyakiti hati pelaku, sehingga pelaku melakukan tindakan atau menciderai korban dengan menyiramkan air keras,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
