<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasutri Disiram Air Keras, Pelaku Terinspirasi Aksi Serupa yang Melukai Polisi</title><description>Polisi menangkap pria berinisial A, pelaku yang menyiramkan air keras kepada pasangan suami istri (pasutri) MAS dan EN di Jalan Nusa Indah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/05/338/3059199/pasutri-disiram-air-keras-pelaku-terinspirasi-aksi-serupa-yang-melukai-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/05/338/3059199/pasutri-disiram-air-keras-pelaku-terinspirasi-aksi-serupa-yang-melukai-polisi"/><item><title>Pasutri Disiram Air Keras, Pelaku Terinspirasi Aksi Serupa yang Melukai Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/05/338/3059199/pasutri-disiram-air-keras-pelaku-terinspirasi-aksi-serupa-yang-melukai-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/05/338/3059199/pasutri-disiram-air-keras-pelaku-terinspirasi-aksi-serupa-yang-melukai-polisi</guid><pubDate>Kamis 05 September 2024 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/05/338/3059199/detik_detik_pelaku_siram_air_keras_ke_pasutri-jUBW_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Detik-detik pelaku siram air keras ke pasutri. (Foto: Tangkapan layar/IG jakartabarat24jam)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/05/338/3059199/detik_detik_pelaku_siram_air_keras_ke_pasutri-jUBW_large.png</image><title>Detik-detik pelaku siram air keras ke pasutri. (Foto: Tangkapan layar/IG jakartabarat24jam)</title></images><description>JAKARTA - Polisi menangkap pria berinisial A, pelaku yang menyiramkan&amp;nbsp;air&amp;nbsp;keras&amp;nbsp;kepada pasangan suami istri (pasutri) MAS dan EN di Jalan Nusa Indah, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.&amp;nbsp;Pelaku mengaku terinspirasi dari kasus sebelumnya, termasuk yang dialami oleh anggota kepolisian di Jakarta Timur saat membubarkan aksi tawuran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan hasil pemeriksaan memang pelaku juga terinspirasi dari kejadian yang terjadi beberapa hari sebelumnya, kita bisa mengetahui ada anggota kami yang kemudian menjadi korban penyiraman&amp;nbsp;air&amp;nbsp;keras,&amp;rdquo; kata Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi, Kamis (5/9/2024).&#13;
&#13;
Menurut pelaku penyiraman&amp;nbsp;air&amp;nbsp;keras efektif melukai korbannya. Untuk itu, Arsya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mengikuti perbuatan seperti yang dilakukan pelaku atau perbuatan tindak kriminal lainnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mengikuti perbuatan tersebut, karena ancaman penjaranya cukup lama dan berakibat fatal terhadap korban,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
Diketahui, aksi ini viral di media sosial. Berdasarkan video yang diunggah @jakartabarat24jam, terlihat kedua korban yang sedang berboncengan sepeda motor dibuntuti oleh dua orang pelaku yang juga mengendarai sepeda motor.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam rekaman itu, pelaku memepet korban dan kemudian menyiramkan cairan yang diduga kuat sebagai&amp;nbsp;air&amp;nbsp;keras&amp;nbsp;ke wajah korban laki-laki.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Usai melakukan aksinya, para pelaku kemudian memutar balik kendaraan dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Korban yang terkena siraman&amp;nbsp;air&amp;nbsp;keras langsung turun dari motornya dan berusaha mengusap wajahnya sembari meminta pertolongan dari warga sekitar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Warga yang melihat kejadian itu kemudian memberikan bantuan dengan menyiramkan&amp;nbsp;air&amp;nbsp;dari ember untuk meredakan efek dari&amp;nbsp;air&amp;nbsp;keras&amp;nbsp;yang mengenai tubuh korban.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi menangkap pria berinisial A, pelaku yang menyiramkan&amp;nbsp;air&amp;nbsp;keras&amp;nbsp;kepada pasangan suami istri (pasutri) MAS dan EN di Jalan Nusa Indah, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.&amp;nbsp;Pelaku mengaku terinspirasi dari kasus sebelumnya, termasuk yang dialami oleh anggota kepolisian di Jakarta Timur saat membubarkan aksi tawuran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan hasil pemeriksaan memang pelaku juga terinspirasi dari kejadian yang terjadi beberapa hari sebelumnya, kita bisa mengetahui ada anggota kami yang kemudian menjadi korban penyiraman&amp;nbsp;air&amp;nbsp;keras,&amp;rdquo; kata Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi, Kamis (5/9/2024).&#13;
&#13;
Menurut pelaku penyiraman&amp;nbsp;air&amp;nbsp;keras efektif melukai korbannya. Untuk itu, Arsya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mengikuti perbuatan seperti yang dilakukan pelaku atau perbuatan tindak kriminal lainnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak mengikuti perbuatan tersebut, karena ancaman penjaranya cukup lama dan berakibat fatal terhadap korban,&amp;rdquo; jelas dia.&#13;
&#13;
Diketahui, aksi ini viral di media sosial. Berdasarkan video yang diunggah @jakartabarat24jam, terlihat kedua korban yang sedang berboncengan sepeda motor dibuntuti oleh dua orang pelaku yang juga mengendarai sepeda motor.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dalam rekaman itu, pelaku memepet korban dan kemudian menyiramkan cairan yang diduga kuat sebagai&amp;nbsp;air&amp;nbsp;keras&amp;nbsp;ke wajah korban laki-laki.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Usai melakukan aksinya, para pelaku kemudian memutar balik kendaraan dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Korban yang terkena siraman&amp;nbsp;air&amp;nbsp;keras langsung turun dari motornya dan berusaha mengusap wajahnya sembari meminta pertolongan dari warga sekitar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Warga yang melihat kejadian itu kemudian memberikan bantuan dengan menyiramkan&amp;nbsp;air&amp;nbsp;dari ember untuk meredakan efek dari&amp;nbsp;air&amp;nbsp;keras&amp;nbsp;yang mengenai tubuh korban.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
