<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Horor! Warga Siak Diterkam Harimau saat Mencari Kayu di Hutan</title><description>Konflik antara manusia dan harimau Sumatera terus terjadi di Riau.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/05/340/3059042/horor-warga-siak-diterkam-harimau-saat-mencari-kayu-di-hutan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/05/340/3059042/horor-warga-siak-diterkam-harimau-saat-mencari-kayu-di-hutan"/><item><title>Horor! Warga Siak Diterkam Harimau saat Mencari Kayu di Hutan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/05/340/3059042/horor-warga-siak-diterkam-harimau-saat-mencari-kayu-di-hutan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/05/340/3059042/horor-warga-siak-diterkam-harimau-saat-mencari-kayu-di-hutan</guid><pubDate>Kamis 05 September 2024 14:36 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/05/340/3059042/ilustrasi_harimau-9Cut_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi harimau. (Foto: Wallpaperflare.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/05/340/3059042/ilustrasi_harimau-9Cut_large.jpg</image><title>Ilustrasi harimau. (Foto: Wallpaperflare.com)</title></images><description>PEKANBARU &amp;ndash; Konflik antara manusia dan harimau Sumatera terus terjadi di Riau. Kali ini, seekor harimau menyerang pencari kayu di daerah Sungai Apit, Kabupaten Siak.&#13;
&#13;
Korbannya adalah Jon Hendri warga Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Apit. Akibat serangan itu, korban mengalami luka pada kepala dan punggung.&#13;
&#13;
Kapolsek Sungai Apit AKP Rinaldy Parlindungan mengatakan, peristiwa penyerangan terjadi saat korban sedang menebang kayu di hutan di sekitaran Sungai Apit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peristiwa penyerangan terjadi siang tadi pukul 12.30 WIB. Saat itu korban sedang mencari kayu mahang,&amp;rdquo; kata Kapolsek, dikutip Kamis (5/9/2024).&#13;
&#13;
Dia menjelaskan saat itu ada sembilan orang masuk hutan rawa. Sementara korban bersama dua orang temannnya Bahar dah Hamit berpencar.&#13;
&#13;
Korban diserang saat sedang menebang kayu. Korban terjatuh dan segera akan dimangsa, beruntung dua temannya menolong.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat itu saksi melihat korban kondisi telungkup, sementara harimau mencakar dan mengigitnya. Keduanya pun menolong korban. Korban alami luka di bagian kepala belakang dan punggung,&amp;rdquo;tukasnya.&amp;nbsp; &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;Saat ini korban dirawat di salah satu poliklinik di desa tersebut.&#13;
</description><content:encoded>PEKANBARU &amp;ndash; Konflik antara manusia dan harimau Sumatera terus terjadi di Riau. Kali ini, seekor harimau menyerang pencari kayu di daerah Sungai Apit, Kabupaten Siak.&#13;
&#13;
Korbannya adalah Jon Hendri warga Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Apit. Akibat serangan itu, korban mengalami luka pada kepala dan punggung.&#13;
&#13;
Kapolsek Sungai Apit AKP Rinaldy Parlindungan mengatakan, peristiwa penyerangan terjadi saat korban sedang menebang kayu di hutan di sekitaran Sungai Apit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Peristiwa penyerangan terjadi siang tadi pukul 12.30 WIB. Saat itu korban sedang mencari kayu mahang,&amp;rdquo; kata Kapolsek, dikutip Kamis (5/9/2024).&#13;
&#13;
Dia menjelaskan saat itu ada sembilan orang masuk hutan rawa. Sementara korban bersama dua orang temannnya Bahar dah Hamit berpencar.&#13;
&#13;
Korban diserang saat sedang menebang kayu. Korban terjatuh dan segera akan dimangsa, beruntung dua temannya menolong.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat itu saksi melihat korban kondisi telungkup, sementara harimau mencakar dan mengigitnya. Keduanya pun menolong korban. Korban alami luka di bagian kepala belakang dan punggung,&amp;rdquo;tukasnya.&amp;nbsp; &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;Saat ini korban dirawat di salah satu poliklinik di desa tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
