<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Dewas KPK Putus Nurul Ghufron Langgar Etik, Dijatuhi Sanksi dan Potong Gaji</title><description>Pimpinan KPK Nurul Ghufron pun dijatuhi sanksi berat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/06/337/3059582/breaking-news-dewas-kpk-putus-nurul-ghufron-langgar-etik-dijatuhi-sanksi-dan-potong-gaji</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/06/337/3059582/breaking-news-dewas-kpk-putus-nurul-ghufron-langgar-etik-dijatuhi-sanksi-dan-potong-gaji"/><item><title>Breaking News! Dewas KPK Putus Nurul Ghufron Langgar Etik, Dijatuhi Sanksi dan Potong Gaji</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/06/337/3059582/breaking-news-dewas-kpk-putus-nurul-ghufron-langgar-etik-dijatuhi-sanksi-dan-potong-gaji</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/06/337/3059582/breaking-news-dewas-kpk-putus-nurul-ghufron-langgar-etik-dijatuhi-sanksi-dan-potong-gaji</guid><pubDate>Jum'at 06 September 2024 15:35 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/06/337/3059582/kpk-zLhH_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dewas KPK Putus Nurul Ghufron Langgar Etik, Dijatuhi Sanksi Pemotongan Gaji/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/06/337/3059582/kpk-zLhH_large.jpg</image><title>Dewas KPK Putus Nurul Ghufron Langgar Etik, Dijatuhi Sanksi Pemotongan Gaji/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;- Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutus Wakil Ketua Lembaga Antirasuah, Nurul Ghufron telah melanggar kode etik. Nurul Ghufron pun dijatuhi sanksi sedang.&#13;
&#13;
Majelis sidang meyakini, Nurul Ghufron terbukti menyalahgunakan pengaruh untuk kepentingan pribadi sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat 2 huruf b Peraturan Dewan Pengawas nomor 3 tahun 2021 Tentang penegakan kode etik dan kode perilaku KPK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menjatuhkan sanksi sedang kepada terperiksa berupa teguran tertulis,&amp;quot;kata Ketua Dewas KPK sekaligus Ketua Majelis, Tumpak Hatorangan Panggabean, Jumat (6/9/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Yaitu agar terperiksa tidak mengulangi perbuatannya, dan agar terperiksa selaku pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi senantiasa menjaga sikap dan perilaku dengan mentaati dan melaksanakan kode etik dan kode perilaku KPK,&amp;quot;sambungnya.&#13;
&#13;
Selain itu, kata Tumpak, gaji Nurul Ghufron juga dipotong sebesar 20 persen selama setengah tahun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemotongan penghasilan yang diterima setiap bulan di KPK sebesar 20% selama enam bulan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Diketahui, dalam sidang putusan etik ini,&amp;nbsp; Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean sebagai Ketua Majelis, dan empat Anggota Dewas KPK sebagai Anggota Majelis, yakni Albertina Ho, Syamsudin Haris, Indriyanto Seno Adji, dan Harjono.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;- Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutus Wakil Ketua Lembaga Antirasuah, Nurul Ghufron telah melanggar kode etik. Nurul Ghufron pun dijatuhi sanksi sedang.&#13;
&#13;
Majelis sidang meyakini, Nurul Ghufron terbukti menyalahgunakan pengaruh untuk kepentingan pribadi sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat 2 huruf b Peraturan Dewan Pengawas nomor 3 tahun 2021 Tentang penegakan kode etik dan kode perilaku KPK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menjatuhkan sanksi sedang kepada terperiksa berupa teguran tertulis,&amp;quot;kata Ketua Dewas KPK sekaligus Ketua Majelis, Tumpak Hatorangan Panggabean, Jumat (6/9/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Yaitu agar terperiksa tidak mengulangi perbuatannya, dan agar terperiksa selaku pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi senantiasa menjaga sikap dan perilaku dengan mentaati dan melaksanakan kode etik dan kode perilaku KPK,&amp;quot;sambungnya.&#13;
&#13;
Selain itu, kata Tumpak, gaji Nurul Ghufron juga dipotong sebesar 20 persen selama setengah tahun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemotongan penghasilan yang diterima setiap bulan di KPK sebesar 20% selama enam bulan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Diketahui, dalam sidang putusan etik ini,&amp;nbsp; Ketua Dewas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean sebagai Ketua Majelis, dan empat Anggota Dewas KPK sebagai Anggota Majelis, yakni Albertina Ho, Syamsudin Haris, Indriyanto Seno Adji, dan Harjono.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
