<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petaka Syukuran Pelantikan Anggota DPRD di NTT, 70 Orang Warga Keracunan Makanan</title><description>Syukuran pelantikan Anggota DPRD NTT, Astria Blandina Gaidaka, di Kabupaten Alor berujung petaka.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/06/340/3059721/petaka-syukuran-pelantikan-anggota-dprd-di-ntt-70-orang-warga-keracunan-makanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/06/340/3059721/petaka-syukuran-pelantikan-anggota-dprd-di-ntt-70-orang-warga-keracunan-makanan"/><item><title>Petaka Syukuran Pelantikan Anggota DPRD di NTT, 70 Orang Warga Keracunan Makanan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/06/340/3059721/petaka-syukuran-pelantikan-anggota-dprd-di-ntt-70-orang-warga-keracunan-makanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/06/340/3059721/petaka-syukuran-pelantikan-anggota-dprd-di-ntt-70-orang-warga-keracunan-makanan</guid><pubDate>Jum'at 06 September 2024 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Ponsius Econg</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/06/340/3059721/keracunan_makanan-DuPe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keracunan makanan. (Foto: Ilustrasi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/06/340/3059721/keracunan_makanan-DuPe_large.jpg</image><title>Keracunan makanan. (Foto: Ilustrasi/Okezone)</title></images><description>ALOR - Syukuran pelantikan Anggota DPRD NTT, Astria Blandina Gaidaka, di Kabupaten Alor berujung petaka. Sejumlah undangan yang hadir dalam hajatan tersebut mengalami keracunan makanan.&#13;
&#13;
Sedikitnya, 70 warga Kecamatan Alor Barat Laut harus menjalani perawatan medis sepulang dari acara itu. Mereka mengalami mual dan muntah diduga karena keracunan makanan yang disantap saat acara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolres Alor, AKBP Supriadi Rahman mengungkapkan, para korban saat ini sedang dirawat di RSUD Alor dan dua puskesmas terdekat, yakni Puskesmas Kokar dan Puskesmas Alor Kecil.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di Puskesmas Kokar, 13 orang rawat jalan, sedangkan 41 orang rawat nginap. Terdiri dari 5 laki-laki dewasa, 13 perempuan dewasa dan 23 orang anak-anak,&amp;quot; ungkap Rahman, Jumat (6/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
AKBP Rahman menuturkan bahwa puluhan warga itu awalnya berangkat menuju Kampung Moepali Tengah, Desa Motongbang, Kecamatan Teluk Mutiara, pada Kamis (5/9/2024) untuk mengikuti acara syukuran.&#13;
&#13;
Selesai acara, mereka kemudian kembali lagi ke rumah mereka di Kecamatan Alor Barat Laut sekitar pukul 14.00 Wita. Namun, malamnya mereka kemudian mulai merasa mual, pusing hingga muntah-muntah.&#13;
&#13;
Sebagian besar korban saat ini sementara di rawat di Puskesmas Kokar. Lainnya ditangani di Puskesmas Alor sebanyak 3 orang, terdiri dari 2 dewasa dan 1 anak-anak. &amp;quot;1 rawat jalan, 2 rawat inap,&amp;quot; beber AKBP Rahman.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian 13 orang yang dirawat di RSUD Kalabahi, satu laki-laki dewasa, enam perempuan dewasa dan enam anak-anak. Yang jalani rawat jalan sebanyak 10 orang, rawat inap 3 orang,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Informasi yang diperoleh, korban kemungkinan masih akan bertambah sebab sebagian besar warga masyarakat di wilayah Kecamatan Alor Barat Laut menghadiri acara tersebut.&#13;
</description><content:encoded>ALOR - Syukuran pelantikan Anggota DPRD NTT, Astria Blandina Gaidaka, di Kabupaten Alor berujung petaka. Sejumlah undangan yang hadir dalam hajatan tersebut mengalami keracunan makanan.&#13;
&#13;
Sedikitnya, 70 warga Kecamatan Alor Barat Laut harus menjalani perawatan medis sepulang dari acara itu. Mereka mengalami mual dan muntah diduga karena keracunan makanan yang disantap saat acara.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kapolres Alor, AKBP Supriadi Rahman mengungkapkan, para korban saat ini sedang dirawat di RSUD Alor dan dua puskesmas terdekat, yakni Puskesmas Kokar dan Puskesmas Alor Kecil.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Di Puskesmas Kokar, 13 orang rawat jalan, sedangkan 41 orang rawat nginap. Terdiri dari 5 laki-laki dewasa, 13 perempuan dewasa dan 23 orang anak-anak,&amp;quot; ungkap Rahman, Jumat (6/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
AKBP Rahman menuturkan bahwa puluhan warga itu awalnya berangkat menuju Kampung Moepali Tengah, Desa Motongbang, Kecamatan Teluk Mutiara, pada Kamis (5/9/2024) untuk mengikuti acara syukuran.&#13;
&#13;
Selesai acara, mereka kemudian kembali lagi ke rumah mereka di Kecamatan Alor Barat Laut sekitar pukul 14.00 Wita. Namun, malamnya mereka kemudian mulai merasa mual, pusing hingga muntah-muntah.&#13;
&#13;
Sebagian besar korban saat ini sementara di rawat di Puskesmas Kokar. Lainnya ditangani di Puskesmas Alor sebanyak 3 orang, terdiri dari 2 dewasa dan 1 anak-anak. &amp;quot;1 rawat jalan, 2 rawat inap,&amp;quot; beber AKBP Rahman.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemudian 13 orang yang dirawat di RSUD Kalabahi, satu laki-laki dewasa, enam perempuan dewasa dan enam anak-anak. Yang jalani rawat jalan sebanyak 10 orang, rawat inap 3 orang,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
Informasi yang diperoleh, korban kemungkinan masih akan bertambah sebab sebagian besar warga masyarakat di wilayah Kecamatan Alor Barat Laut menghadiri acara tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
