<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Guncangan Gempa Gianyar Bali hingga Lombok, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif di Darat</title><description>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa Dangkal dengan kekuatan M4,9 di Gianyar, Bali, Sabtu (7/9/2024), sekira pukul 09.51.44 Wita.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/07/337/3059862/guncangan-gempa-gianyar-bali-hingga-lombok-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-aktif-di-darat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/07/337/3059862/guncangan-gempa-gianyar-bali-hingga-lombok-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-aktif-di-darat"/><item><title>Guncangan Gempa Gianyar Bali hingga Lombok, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif di Darat</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/07/337/3059862/guncangan-gempa-gianyar-bali-hingga-lombok-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-aktif-di-darat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/07/337/3059862/guncangan-gempa-gianyar-bali-hingga-lombok-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-aktif-di-darat</guid><pubDate>Sabtu 07 September 2024 10:46 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/07/337/3059862/gempa_gianyar_bali-1TYb_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Gianyar Bali (foto: dok BMKG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/07/337/3059862/gempa_gianyar_bali-1TYb_large.png</image><title>Gempa Gianyar Bali (foto: dok BMKG)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa Dangkal dengan kekuatan M4,9 di Gianyar, Bali, Sabtu (7/9/2024), sekira pukul 09.51.44 Wita.&#13;
&#13;
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,9. Episenter terletak pada koordinat 8,52&amp;deg; LS; 115,35&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2 km timur laut Gianyar, Bali pada kedalaman 10 km.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di darat,&amp;quot; ujar Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun (Normal Fault).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Gianyar III-IV MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu - Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi), Tabanan, Badung, Denpasar, Klungkung, Mataram, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat III MM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;quot; tegas Cahyo.&#13;
&#13;
Hingga hari Sabtu, 07 September 2024 pukul 10.21 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Cahyo mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,&amp;quot; imbaunya.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa Dangkal dengan kekuatan M4,9 di Gianyar, Bali, Sabtu (7/9/2024), sekira pukul 09.51.44 Wita.&#13;
&#13;
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=4,9. Episenter terletak pada koordinat 8,52&amp;deg; LS; 115,35&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 2 km timur laut Gianyar, Bali pada kedalaman 10 km.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di darat,&amp;quot; ujar Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun (Normal Fault).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Gianyar III-IV MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu - Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi), Tabanan, Badung, Denpasar, Klungkung, Mataram, Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat III MM.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;quot; tegas Cahyo.&#13;
&#13;
Hingga hari Sabtu, 07 September 2024 pukul 10.21 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Cahyo mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya. Agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,&amp;quot; imbaunya.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
