<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil Andriko Susanto, Putra Ponorogo yang Dilantik Jadi Pj Gubernur NTT</title><description>Dengan pelantikan ini, Andriko resmi akan menahkodai NTT selama enam bulan ke depan atau sampai dilantiknya Gubernur NTT definitif hasil Pilkada 2024 nanti.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/07/337/3059925/profil-andriko-susanto-putra-ponorogo-yang-dilantik-jadi-pj-gubernur-ntt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/07/337/3059925/profil-andriko-susanto-putra-ponorogo-yang-dilantik-jadi-pj-gubernur-ntt"/><item><title>Profil Andriko Susanto, Putra Ponorogo yang Dilantik Jadi Pj Gubernur NTT</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/07/337/3059925/profil-andriko-susanto-putra-ponorogo-yang-dilantik-jadi-pj-gubernur-ntt</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/07/337/3059925/profil-andriko-susanto-putra-ponorogo-yang-dilantik-jadi-pj-gubernur-ntt</guid><pubDate>Sabtu 07 September 2024 14:50 WIB</pubDate><dc:creator>Ponsius Econg</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/07/337/3059925/pj_gubernur_ntt-DC0j_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">PJ Gubernur NTT</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/07/337/3059925/pj_gubernur_ntt-DC0j_large.JPG</image><title>PJ Gubernur NTT</title></images><description>KUPANG - Andriko Noto Susanto telah dilantik menjadi Pj Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), menggantikan Ayodhia GL Kalake. Mendagri Tito Karnavian melantik pria kelahiran Ponorogo itu di Jakarta, Jumat (6/8/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan pelantikan ini, Andriko resmi akan menahkodai NTT selama enam bulan ke depan atau sampai dilantiknya Gubernur NTT definitif hasil Pilkada 2024 nanti.&#13;
&#13;
Andriko Noto Susanto lahir di Ponorogo, Jawa Timur, pada 15 Mei 1972. Beliau merupakan alumnus Universitas Pattimura, Ambon, meraih Sarjana Budi Daya Pertanian pada tahun 1996.&#13;
&#13;
Pada tahun 1998, Andriko sukses meraih gelar Magister untuk Program Studi Ilmu Tanah di Universitas Gajah Mada. Pada tahun itu pula, ia memulai pengabdiannya sebagai Pegawai Negeri Sipil.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Petualangan intelektual Andriko tak berhenti di situ. Lebih lanjut, dirinya terus mengejar pendidikan tingkat doktoralnya dan berhasil meraih gelar S3 Ilmu Tanah dari Universitas Gajah Mada pada tahun 2011.&#13;
&#13;
Andriko memulai karir kepemimpinannya pada tahun 2013 dan menjabat sebagai Kepala Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian Provinsi Maluku Utara.&#13;
&#13;
Pada tahun 2016, beliau dipercaya menjadi Kepala Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian Provinsi Sumatera Utara. Lanjut tahun 2018, ia menjadi Sekretaris Badan Penyuluhan dan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian.&#13;
&#13;
Pada tahun 2019, ia menjabat sebagai Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan di Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terakhir, Andriko menjabat sebagai Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan di Badan Pangan Nasional sebelum akhirnya dilantik menjadi Pj Gubernur NTT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun pelantikan Andriko didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 98/P Tahun 2024 tentang Perpanjangan Masa Jabatan, Pemberhentian, dan Pengangkatan Penjabat Gubernur.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Karnavian dalam sambutannya menyampaikan, keputusan memilih Andriko telah melewati pelbagai proses sesuai mekanisme yang berlaku serta turut mempertimbangkan pandangan tim ahli.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Andriko terpilih karena telah melalui mekanisme yang ada termasuk tim ahli yang langsung dipimpin Bapak Presiden, kemudian terpilih Pak Andriko Noto Susanto,&amp;quot; ujar Karnavian, mengutip akun YouTube @biroadministrasipimpinanntt, Sabtu (7/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ada banyak hal dikatakannya yang menjadi bahan pertimbangan di balik keputusan ini, salah satunya demi menjamin tetap terjaganya netralitas di tengah proses pelaksanaan Pilkada 2024 di wilayah NTT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, putera daerah memang lebih mengetahui permasalahan di daerah jika dilihat dari segi efektivitas. Namun, dalam kaitannya dengan netralitas selama Pilkada, dia menilai NTT sebaiknya dipimpin non-putra daerah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau tidak ada pilkada, memang bagus diambil dari putra lokal karena bisa langsung menguasai dan cepat membangun hubungan dengan masyarakat setempat serta tugas utamanya ialah mempercepat pembangunan-pembangunan di daerah,&amp;quot; terang eks Kapolri itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau daerah yang akan menghadapi pilkada, sesuai pengalaman kami pro dan kontranya tinggi, bisa terbawa arus psikologi keluarga, suku, dan lain-lain sehingga bisa netral,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Dirinya amat menaruh harapan besar pada Andriko bisa bekerja efektif mewujudkan pembangunan selama memimpin NTT. Ia menyebut NTT memiliki masalah-masalah serius, seperti kemiskinan, stunting, serta indeks SDM yang masih rendah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Karnavian menekankan peran penting Pj Gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Dirinya yakin, Andriko akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;quot;Pj. Gubernur selain sebagai kepala daerah juga menjadi koordinator Bupati, Pj. Bupati, dan Pj. Walikota se-NTT. Diharapkan, beliau dapat mendukung sejumlah agenda penting di NTT, seperti pengentasan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting, dan mensukseskan Pilkada,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan serah-terima jabatan dari Ayodhia G. L. Kalake kepada Andriko Noto Susanto, yang ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan memori jabatan.&#13;
&#13;
Ayodhia GL Kalake dinyatakan sudah selesai memimpin NTT. Informasi yang diperoleh, ia lebih lanjut akan dipercayakan menjadi Duta Besar (Dubes) Kanada selepas posisinya sebagai Pj Gubernur NTT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>KUPANG - Andriko Noto Susanto telah dilantik menjadi Pj Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), menggantikan Ayodhia GL Kalake. Mendagri Tito Karnavian melantik pria kelahiran Ponorogo itu di Jakarta, Jumat (6/8/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dengan pelantikan ini, Andriko resmi akan menahkodai NTT selama enam bulan ke depan atau sampai dilantiknya Gubernur NTT definitif hasil Pilkada 2024 nanti.&#13;
&#13;
Andriko Noto Susanto lahir di Ponorogo, Jawa Timur, pada 15 Mei 1972. Beliau merupakan alumnus Universitas Pattimura, Ambon, meraih Sarjana Budi Daya Pertanian pada tahun 1996.&#13;
&#13;
Pada tahun 1998, Andriko sukses meraih gelar Magister untuk Program Studi Ilmu Tanah di Universitas Gajah Mada. Pada tahun itu pula, ia memulai pengabdiannya sebagai Pegawai Negeri Sipil.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Petualangan intelektual Andriko tak berhenti di situ. Lebih lanjut, dirinya terus mengejar pendidikan tingkat doktoralnya dan berhasil meraih gelar S3 Ilmu Tanah dari Universitas Gajah Mada pada tahun 2011.&#13;
&#13;
Andriko memulai karir kepemimpinannya pada tahun 2013 dan menjabat sebagai Kepala Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian Provinsi Maluku Utara.&#13;
&#13;
Pada tahun 2016, beliau dipercaya menjadi Kepala Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian Provinsi Sumatera Utara. Lanjut tahun 2018, ia menjadi Sekretaris Badan Penyuluhan dan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian.&#13;
&#13;
Pada tahun 2019, ia menjabat sebagai Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan di Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Terakhir, Andriko menjabat sebagai Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan di Badan Pangan Nasional sebelum akhirnya dilantik menjadi Pj Gubernur NTT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun pelantikan Andriko didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 98/P Tahun 2024 tentang Perpanjangan Masa Jabatan, Pemberhentian, dan Pengangkatan Penjabat Gubernur.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Karnavian dalam sambutannya menyampaikan, keputusan memilih Andriko telah melewati pelbagai proses sesuai mekanisme yang berlaku serta turut mempertimbangkan pandangan tim ahli.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pak Andriko terpilih karena telah melalui mekanisme yang ada termasuk tim ahli yang langsung dipimpin Bapak Presiden, kemudian terpilih Pak Andriko Noto Susanto,&amp;quot; ujar Karnavian, mengutip akun YouTube @biroadministrasipimpinanntt, Sabtu (7/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ada banyak hal dikatakannya yang menjadi bahan pertimbangan di balik keputusan ini, salah satunya demi menjamin tetap terjaganya netralitas di tengah proses pelaksanaan Pilkada 2024 di wilayah NTT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurutnya, putera daerah memang lebih mengetahui permasalahan di daerah jika dilihat dari segi efektivitas. Namun, dalam kaitannya dengan netralitas selama Pilkada, dia menilai NTT sebaiknya dipimpin non-putra daerah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau tidak ada pilkada, memang bagus diambil dari putra lokal karena bisa langsung menguasai dan cepat membangun hubungan dengan masyarakat setempat serta tugas utamanya ialah mempercepat pembangunan-pembangunan di daerah,&amp;quot; terang eks Kapolri itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau daerah yang akan menghadapi pilkada, sesuai pengalaman kami pro dan kontranya tinggi, bisa terbawa arus psikologi keluarga, suku, dan lain-lain sehingga bisa netral,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Dirinya amat menaruh harapan besar pada Andriko bisa bekerja efektif mewujudkan pembangunan selama memimpin NTT. Ia menyebut NTT memiliki masalah-masalah serius, seperti kemiskinan, stunting, serta indeks SDM yang masih rendah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Karnavian menekankan peran penting Pj Gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Dirinya yakin, Andriko akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;quot;Pj. Gubernur selain sebagai kepala daerah juga menjadi koordinator Bupati, Pj. Bupati, dan Pj. Walikota se-NTT. Diharapkan, beliau dapat mendukung sejumlah agenda penting di NTT, seperti pengentasan kemiskinan ekstrem, percepatan penurunan stunting, dan mensukseskan Pilkada,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan serah-terima jabatan dari Ayodhia G. L. Kalake kepada Andriko Noto Susanto, yang ditandai dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan memori jabatan.&#13;
&#13;
Ayodhia GL Kalake dinyatakan sudah selesai memimpin NTT. Informasi yang diperoleh, ia lebih lanjut akan dipercayakan menjadi Duta Besar (Dubes) Kanada selepas posisinya sebagai Pj Gubernur NTT.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
