<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bawaslu Deteksi 9 Kerawanan Pilkada 2024 di NTT, Tertinggi di Indonesia</title><description>Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah memetakan potensi kerawanan Pilkada di pelbagai daerah di Indonesia tahun 2024. Daerah-daerah tertentu terdeteksi memiliki tingkat kerawanan paling tinggi&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/07/340/3060002/bawaslu-deteksi-9-kerawanan-pilkada-2024-di-ntt-tertinggi-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/07/340/3060002/bawaslu-deteksi-9-kerawanan-pilkada-2024-di-ntt-tertinggi-di-indonesia"/><item><title>Bawaslu Deteksi 9 Kerawanan Pilkada 2024 di NTT, Tertinggi di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/07/340/3060002/bawaslu-deteksi-9-kerawanan-pilkada-2024-di-ntt-tertinggi-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/07/340/3060002/bawaslu-deteksi-9-kerawanan-pilkada-2024-di-ntt-tertinggi-di-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 07 September 2024 20:33 WIB</pubDate><dc:creator>Ponsius Econg</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/07/340/3060002/ilustrasi-L7ZK_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/07/340/3060002/ilustrasi-L7ZK_large.jpeg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>KUPANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah memetakan potensi kerawanan Pilkada di pelbagai daerah di Indonesia tahun 2024. Daerah-daerah tertentu terdeteksi memiliki tingkat kerawanan paling tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengacu pada hasil evaluasi pelaksanaan serta pengawasan Pemilu 2024, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi provinsi dengan tingkat kerawanan Pilkada paling tinggi secara nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil itu sesuai pemetaan kerawanan saat Pemilu 2024 dan sesuai pengawasan Bawaslu NTT tahun 2024 di NTT,&amp;quot; ujar Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu NTT, Amrur Darwan, Jumat (6/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun Bawaslu RI telah melakukan pemetaan itu dengan kategori kerawanan tinggi, sedang, dan rendah. Ada 5 provinsi masuk kategori kerawanan tinggi, yakni NTT, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.&#13;
&#13;
Kemudian ada 28 provinsi dikatakannya masuk kategori kerawanan sedang, dan 4 lainnya berada pada tingkat kerawanan rendah. Namun, kerawanan tersebut tidak sampai pada tahap kisruh atau kacau.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau yang rendah itu Bali, Kalimantan Utara, Papua Selatan, dan Kalimantan Tengah,&amp;quot; beber dia.&#13;
&#13;
Untuk konteks NTT, Darwan mencatat sebanyak 9 potensi kerawanan yang bisa terjadi pada Pilkada 2024 di daerah tersebut. Berikut ini daftar lengkapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Adanya pemilih yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (PDT) dan pemilih yang belum memiliki e-KTP.&#13;
&#13;
2. Fenomena cuaca buruk yang mengganggu tahapan pilkada.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Adanya pelanggaran saat pemungutan suara dan pemungutan suara ulang (PSU).&#13;
&#13;
4. Ketidaksesuaian jumlah surat suara yang diterima dengan jumlah surat suara yang dicetak.&#13;
&#13;
5. Ketidakpatuhan prosedur dalam pelaksanaan teknis tahapan pemilu.&#13;
&#13;
6. Keterbatasan akses pengawasan.&#13;
&#13;
7. Adanya laporan atau temuan dugaan politik uang.&#13;
&#13;
8. Mobilisasi pemilih di wilayah perbatasan RI-RDTL.&#13;
&#13;
9. Pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).&#13;
</description><content:encoded>KUPANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah memetakan potensi kerawanan Pilkada di pelbagai daerah di Indonesia tahun 2024. Daerah-daerah tertentu terdeteksi memiliki tingkat kerawanan paling tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mengacu pada hasil evaluasi pelaksanaan serta pengawasan Pemilu 2024, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi provinsi dengan tingkat kerawanan Pilkada paling tinggi secara nasional.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil itu sesuai pemetaan kerawanan saat Pemilu 2024 dan sesuai pengawasan Bawaslu NTT tahun 2024 di NTT,&amp;quot; ujar Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu NTT, Amrur Darwan, Jumat (6/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Adapun Bawaslu RI telah melakukan pemetaan itu dengan kategori kerawanan tinggi, sedang, dan rendah. Ada 5 provinsi masuk kategori kerawanan tinggi, yakni NTT, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.&#13;
&#13;
Kemudian ada 28 provinsi dikatakannya masuk kategori kerawanan sedang, dan 4 lainnya berada pada tingkat kerawanan rendah. Namun, kerawanan tersebut tidak sampai pada tahap kisruh atau kacau.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau yang rendah itu Bali, Kalimantan Utara, Papua Selatan, dan Kalimantan Tengah,&amp;quot; beber dia.&#13;
&#13;
Untuk konteks NTT, Darwan mencatat sebanyak 9 potensi kerawanan yang bisa terjadi pada Pilkada 2024 di daerah tersebut. Berikut ini daftar lengkapnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Adanya pemilih yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (PDT) dan pemilih yang belum memiliki e-KTP.&#13;
&#13;
2. Fenomena cuaca buruk yang mengganggu tahapan pilkada.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Adanya pelanggaran saat pemungutan suara dan pemungutan suara ulang (PSU).&#13;
&#13;
4. Ketidaksesuaian jumlah surat suara yang diterima dengan jumlah surat suara yang dicetak.&#13;
&#13;
5. Ketidakpatuhan prosedur dalam pelaksanaan teknis tahapan pemilu.&#13;
&#13;
6. Keterbatasan akses pengawasan.&#13;
&#13;
7. Adanya laporan atau temuan dugaan politik uang.&#13;
&#13;
8. Mobilisasi pemilih di wilayah perbatasan RI-RDTL.&#13;
&#13;
9. Pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
