<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Turki Serukan Pembentukan Aliansi Negara-Negara Islam untuk Lawan Israel</title><description>Pernyataan Erdogan itu memicu reaksi keras dari Israel.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/08/18/3060129/presiden-turki-serukan-pembentukan-aliansi-negara-negara-islam-untuk-lawan-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/08/18/3060129/presiden-turki-serukan-pembentukan-aliansi-negara-negara-islam-untuk-lawan-israel"/><item><title>Presiden Turki Serukan Pembentukan Aliansi Negara-Negara Islam untuk Lawan Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/08/18/3060129/presiden-turki-serukan-pembentukan-aliansi-negara-negara-islam-untuk-lawan-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/08/18/3060129/presiden-turki-serukan-pembentukan-aliansi-negara-negara-islam-untuk-lawan-israel</guid><pubDate>Minggu 08 September 2024 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/08/18/3060129/presiden_turki_recep_tayyip_erdogan-ZAk9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/08/18/3060129/presiden_turki_recep_tayyip_erdogan-ZAk9_large.jpg</image><title>Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)</title></images><description>ISTANBUL - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Sabtu, (7/9/2024) bahwa negara-negara Islam harus membentuk aliansi untuk melawan apa yang disebutnya &amp;quot;ancaman ekspansionisme yang semakin meningkat&amp;quot; dari Israel. Pernyataan Erdogan ini segera menuai teguran dari menteri luar negeri Israel.&#13;
&#13;
Erdogan menyampaikan komentar tersebut setelah menjelaskan apa yang dikatakan oleh pejabat Palestina dan Turki sebagai pembunuhan oleh pasukan Israel terhadap seorang wanita Turki-Amerika yang ikut serta dalam protes pada Jumat, (6/9/2024) terhadap perluasan permukiman di Tepi Barat yang diduduki Israel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Satu-satunya langkah yang akan menghentikan arogansi Israel, banditisme Israel, dan terorisme negara Israel adalah aliansi negara-negara Islam,&amp;quot; kata Erdogan dalam sebuah acara asosiasi sekolah Islam di dekat Istanbul, sebagaimana dilansir Reuters.&#13;
&#13;
Ia mengatakan langkah-langkah terkini yang telah diambil Turki untuk meningkatkan hubungan dengan Mesir dan Suriah ditujukan untuk &amp;quot;membentuk garis solidaritas melawan ancaman ekspansionisme yang terus meningkat,&amp;quot; yang katanya juga mengancam Lebanon dan Suriah.&#13;
&#13;
Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pernyataan Erdogan adalah &amp;quot;kebohongan dan hasutan yang berbahaya,&amp;quot; dan bahwa pemimpin Turki tersebut telah bekerja selama bertahun-tahun dengan Iran untuk melemahkan rezim Arab moderat di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Erdogan menjamu Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi di Ankara minggu ini dan mereka membahas perang Gaza dan cara-cara untuk memperbaiki hubungan mereka yang telah lama membeku selama kunjungan presiden pertama dalam 12 tahun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hubungan antara kedua negara mulai mencair pada 2020 ketika Turki memulai upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan dengan rival-rival regional yang terasing, termasuk Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Erdogan mengatakan pada Juli bahwa Turki akan menyampaikan undangan kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad &amp;quot;kapan saja&amp;quot; untuk kemungkinan pembicaraan guna memulihkan hubungan antara kedua negara tetangga tersebut, yang memutuskan hubungan pada 2011 setelah pecahnya perang saudara Suriah.&#13;
&#13;
Militer Israel mengatakan setelah insiden pada Jumat bahwa mereka sedang menyelidiki laporan bahwa seorang wanita warga negara asing &amp;quot;tewas akibat tembakan yang dilepaskan di daerah tersebut. Rincian insiden dan keadaan saat dia terkena tembakan sedang ditinjau.&amp;quot;&#13;
&#13;
Tidak ada komentar langsung tentang insiden Jumat dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.&#13;
</description><content:encoded>ISTANBUL - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada Sabtu, (7/9/2024) bahwa negara-negara Islam harus membentuk aliansi untuk melawan apa yang disebutnya &amp;quot;ancaman ekspansionisme yang semakin meningkat&amp;quot; dari Israel. Pernyataan Erdogan ini segera menuai teguran dari menteri luar negeri Israel.&#13;
&#13;
Erdogan menyampaikan komentar tersebut setelah menjelaskan apa yang dikatakan oleh pejabat Palestina dan Turki sebagai pembunuhan oleh pasukan Israel terhadap seorang wanita Turki-Amerika yang ikut serta dalam protes pada Jumat, (6/9/2024) terhadap perluasan permukiman di Tepi Barat yang diduduki Israel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Satu-satunya langkah yang akan menghentikan arogansi Israel, banditisme Israel, dan terorisme negara Israel adalah aliansi negara-negara Islam,&amp;quot; kata Erdogan dalam sebuah acara asosiasi sekolah Islam di dekat Istanbul, sebagaimana dilansir Reuters.&#13;
&#13;
Ia mengatakan langkah-langkah terkini yang telah diambil Turki untuk meningkatkan hubungan dengan Mesir dan Suriah ditujukan untuk &amp;quot;membentuk garis solidaritas melawan ancaman ekspansionisme yang terus meningkat,&amp;quot; yang katanya juga mengancam Lebanon dan Suriah.&#13;
&#13;
Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pernyataan Erdogan adalah &amp;quot;kebohongan dan hasutan yang berbahaya,&amp;quot; dan bahwa pemimpin Turki tersebut telah bekerja selama bertahun-tahun dengan Iran untuk melemahkan rezim Arab moderat di kawasan tersebut.&#13;
&#13;
Erdogan menjamu Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi di Ankara minggu ini dan mereka membahas perang Gaza dan cara-cara untuk memperbaiki hubungan mereka yang telah lama membeku selama kunjungan presiden pertama dalam 12 tahun.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hubungan antara kedua negara mulai mencair pada 2020 ketika Turki memulai upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan dengan rival-rival regional yang terasing, termasuk Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Erdogan mengatakan pada Juli bahwa Turki akan menyampaikan undangan kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad &amp;quot;kapan saja&amp;quot; untuk kemungkinan pembicaraan guna memulihkan hubungan antara kedua negara tetangga tersebut, yang memutuskan hubungan pada 2011 setelah pecahnya perang saudara Suriah.&#13;
&#13;
Militer Israel mengatakan setelah insiden pada Jumat bahwa mereka sedang menyelidiki laporan bahwa seorang wanita warga negara asing &amp;quot;tewas akibat tembakan yang dilepaskan di daerah tersebut. Rincian insiden dan keadaan saat dia terkena tembakan sedang ditinjau.&amp;quot;&#13;
&#13;
Tidak ada komentar langsung tentang insiden Jumat dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
