<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awas! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan, Ini Daftar Wilayahnya</title><description>BMKG mengatakan potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/09/337/3060432/awas-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan-ini-daftar-wilayahnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/09/337/3060432/awas-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan-ini-daftar-wilayahnya"/><item><title>Awas! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan, Ini Daftar Wilayahnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/09/337/3060432/awas-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan-ini-daftar-wilayahnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/09/337/3060432/awas-gelombang-tinggi-hingga-4-meter-di-sejumlah-perairan-ini-daftar-wilayahnya</guid><pubDate>Senin 09 September 2024 09:55 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/09/337/3060432/bmkg-mpzD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Awas! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/09/337/3060432/bmkg-mpzD_large.jpg</image><title>Awas! Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan. Diperkirakan gelombang tinggi itu&amp;nbsp;terjadi&amp;nbsp;pada 9 hingga 10&amp;nbsp; September 2024.&#13;
&#13;
BMKG mengatakan hal ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Selatan - Barat dengan kecepatan angin berkisar 6 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 - 25 knot.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Barat Lampung, Laut Seram bagian barat dan Laut Arafuru bagian timur,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangan resminya, Senin (9/9/2024).&#13;
&#13;
BMKG mengungkapkan kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di perairan utara P. Sabang, perairan barat Aceh - Nias, Samudra Hindia Barat Aceh - Nias, Selat Sunda bagian barat dan selatan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, Perairan selatan Jawa - P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas - Sape bagian selatan, perairan selatan Kupang - Rote, Laut Sawu, Selat Sumba bagian barat, Samudra Hindia Selatan Jawa - NTT, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, perairan Wakatobi, Laut Flores bagian timur, perairan Bitung - Sitaro, perairan Kep. Talaud, Laut Maluku, Samudra Pasifik Utara Halmahera.&#13;
&#13;
Samudra Pasifik Utara Papua Barat, Laut Banda, Laut Seram, perairan Kep. Sermata - Kep. Leti, perairan Kep. Babar - Kep. Tanimbar, perairan selatan&amp;nbsp; Kep. Kai - Kep. Aru, Laut Arafuru.&#13;
&#13;
Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di&amp;nbsp; Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai - Lampung, perairan barat P. Enggano - Lampung, Samudra Hindia Selatan Banten.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BMKG mengatakan potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.&#13;
&#13;
Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan, Kapal Tongkang, Kapal Ferry, Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&amp;rdquo; imbaunya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan. Diperkirakan gelombang tinggi itu&amp;nbsp;terjadi&amp;nbsp;pada 9 hingga 10&amp;nbsp; September 2024.&#13;
&#13;
BMKG mengatakan hal ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Selatan - Barat dengan kecepatan angin berkisar 6 - 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 - 25 knot.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia Barat Lampung, Laut Seram bagian barat dan Laut Arafuru bagian timur,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangan resminya, Senin (9/9/2024).&#13;
&#13;
BMKG mengungkapkan kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di perairan utara P. Sabang, perairan barat Aceh - Nias, Samudra Hindia Barat Aceh - Nias, Selat Sunda bagian barat dan selatan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, Perairan selatan Jawa - P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas - Sape bagian selatan, perairan selatan Kupang - Rote, Laut Sawu, Selat Sumba bagian barat, Samudra Hindia Selatan Jawa - NTT, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, perairan Wakatobi, Laut Flores bagian timur, perairan Bitung - Sitaro, perairan Kep. Talaud, Laut Maluku, Samudra Pasifik Utara Halmahera.&#13;
&#13;
Samudra Pasifik Utara Papua Barat, Laut Banda, Laut Seram, perairan Kep. Sermata - Kep. Leti, perairan Kep. Babar - Kep. Tanimbar, perairan selatan&amp;nbsp; Kep. Kai - Kep. Aru, Laut Arafuru.&#13;
&#13;
Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran 2.50 - 4.0 meter berpeluang terjadi di&amp;nbsp; Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai - Lampung, perairan barat P. Enggano - Lampung, Samudra Hindia Selatan Banten.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BMKG mengatakan potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.&#13;
&#13;
Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan, Kapal Tongkang, Kapal Ferry, Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&amp;rdquo; imbaunya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
