<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tuntut Uang Koperasi Senilai Rp100 Miliar, Ratusan&amp;nbsp;Pensiunan Guru Geruduk Kantor Walikota Bandarlampung</title><description>Ratusan pensiunan guru SD dan SMP di Bandarlampung menggeruduk  kantor Pemkot Bandar Lampung, Senin (9/9/2024).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/09/340/3060616/tuntut-uang-koperasi-senilai-rp100-miliar-ratusan-nbsp-pensiunan-guru-geruduk-kantor-walikota-bandarlampung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/09/340/3060616/tuntut-uang-koperasi-senilai-rp100-miliar-ratusan-nbsp-pensiunan-guru-geruduk-kantor-walikota-bandarlampung"/><item><title>Tuntut Uang Koperasi Senilai Rp100 Miliar, Ratusan&amp;nbsp;Pensiunan Guru Geruduk Kantor Walikota Bandarlampung</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/09/340/3060616/tuntut-uang-koperasi-senilai-rp100-miliar-ratusan-nbsp-pensiunan-guru-geruduk-kantor-walikota-bandarlampung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/09/340/3060616/tuntut-uang-koperasi-senilai-rp100-miliar-ratusan-nbsp-pensiunan-guru-geruduk-kantor-walikota-bandarlampung</guid><pubDate>Senin 09 September 2024 15:03 WIB</pubDate><dc:creator>Ruslan AS</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/09/340/3060616/ratusan_pensiunan_guru_geruduk_kantor_walikota_bandarlampung-VT4n_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Ratusan pensiunan guru geruduk kantor Walikota Bandarlampung (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/09/340/3060616/ratusan_pensiunan_guru_geruduk_kantor_walikota_bandarlampung-VT4n_large.png</image><title>Ratusan pensiunan guru geruduk kantor Walikota Bandarlampung (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
BANDAR LAMPUNG - Ratusan&amp;nbsp;pensiunan guru SD dan SMP di Bandarlampung menggeruduk &amp;nbsp;kantor Pemkot Bandar Lampung, Senin (9/9/2024). Mereka meminta walikota turut membantu menyelesaikan uang koperasi mereka yang mencapai Rp100 miliar, yang tidak kunjung dibayarkan sejak tahun 2020.&#13;
&#13;
Dengan melakukan long march dari kantor dinas pendidikan, ratusan&amp;nbsp;pensiunan guru SD dan SMP &amp;nbsp;melakukan aksi damai di Kantor Walikota Bandar Lampung, mereka menuntut pengembalian tabungan mereka di Koperasi Betik Gawi yang tersimpan dengan total hampir Rp100 miliar.&#13;
&#13;
Para pensiunan ini &amp;nbsp;meminta &amp;nbsp;kepada Walikota Eva Dwiana membantu menyelesaikan kasus mereka yang tidak kunjung selesai sejak tahun 2020. Apalagi, Koperasi Betik Gawi &amp;nbsp;di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Koordinator aksi martiana sundari mengatakan, ratusan&amp;nbsp;rekan pensiunan guru menuntut uang&amp;nbsp; dari hasil pemotongan gaji&amp;nbsp; bulanan sejak tahun 2015 yang belum kunjung dibayarkan oleh pihak koperasi, masing-masing total kisaran Rp25 juta hingga Rp30 juta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap pemerintah bisa membantu, sehingga mereka mendapatkan haknya Kembali, yang sudah tertahan bertahun tahun,&amp;rdquo; kata Martiana.&#13;
&#13;
Jika tidak kunjung selesai, kata dia, para pensiunan guru ini akan membawa kasus Koperasi Betik Gawi ke Mabes Polri hingga Mahkamah Agung, untuk mendapatkan keadilan.&#13;
&#13;
Sementara itu, Wakil Walikota Bandar Lampung Deddy Amarullah mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi para anggota koperasi untuk mediasi dengan pengurus koperasi, dengan membentuk tim.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
BANDAR LAMPUNG - Ratusan&amp;nbsp;pensiunan guru SD dan SMP di Bandarlampung menggeruduk &amp;nbsp;kantor Pemkot Bandar Lampung, Senin (9/9/2024). Mereka meminta walikota turut membantu menyelesaikan uang koperasi mereka yang mencapai Rp100 miliar, yang tidak kunjung dibayarkan sejak tahun 2020.&#13;
&#13;
Dengan melakukan long march dari kantor dinas pendidikan, ratusan&amp;nbsp;pensiunan guru SD dan SMP &amp;nbsp;melakukan aksi damai di Kantor Walikota Bandar Lampung, mereka menuntut pengembalian tabungan mereka di Koperasi Betik Gawi yang tersimpan dengan total hampir Rp100 miliar.&#13;
&#13;
Para pensiunan ini &amp;nbsp;meminta &amp;nbsp;kepada Walikota Eva Dwiana membantu menyelesaikan kasus mereka yang tidak kunjung selesai sejak tahun 2020. Apalagi, Koperasi Betik Gawi &amp;nbsp;di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Koordinator aksi martiana sundari mengatakan, ratusan&amp;nbsp;rekan pensiunan guru menuntut uang&amp;nbsp; dari hasil pemotongan gaji&amp;nbsp; bulanan sejak tahun 2015 yang belum kunjung dibayarkan oleh pihak koperasi, masing-masing total kisaran Rp25 juta hingga Rp30 juta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap pemerintah bisa membantu, sehingga mereka mendapatkan haknya Kembali, yang sudah tertahan bertahun tahun,&amp;rdquo; kata Martiana.&#13;
&#13;
Jika tidak kunjung selesai, kata dia, para pensiunan guru ini akan membawa kasus Koperasi Betik Gawi ke Mabes Polri hingga Mahkamah Agung, untuk mendapatkan keadilan.&#13;
&#13;
Sementara itu, Wakil Walikota Bandar Lampung Deddy Amarullah mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi para anggota koperasi untuk mediasi dengan pengurus koperasi, dengan membentuk tim.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
