<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TBRC Rilis Hasil Survei Mengukur Peta Kekuatan Suara di Pilkada Kaltim</title><description>Lembaga Survei dari Timur Barat Research Centre (TBRC) mengeluarkan hasil survei bertujuan mengukur peta kekuatan suara di Pilkada Kalimantan Timur (Kaltim).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/09/340/3060800/tbrc-rilis-hasil-survei-mengukur-peta-kekuatan-suara-di-pilkada-kaltim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/09/340/3060800/tbrc-rilis-hasil-survei-mengukur-peta-kekuatan-suara-di-pilkada-kaltim"/><item><title>TBRC Rilis Hasil Survei Mengukur Peta Kekuatan Suara di Pilkada Kaltim</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/09/340/3060800/tbrc-rilis-hasil-survei-mengukur-peta-kekuatan-suara-di-pilkada-kaltim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/09/340/3060800/tbrc-rilis-hasil-survei-mengukur-peta-kekuatan-suara-di-pilkada-kaltim</guid><pubDate>Senin 09 September 2024 21:28 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/09/340/3060800/ilustrasi-NkSy_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/09/340/3060800/ilustrasi-NkSy_large.jpeg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>SAMARINDA - Lembaga Survei dari Timur Barat Research Centre (TBRC) mengeluarkan hasil survei bertujuan mengukur peta kekuatan suara di Pilkada Kalimantan Timur (Kaltim). Pilkada Kaltim diikuti oleh dua pasangan calon &amp;nbsp;dan dilaksanakan pada 28 Agustus hingga 7 September 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kedua pasang calon tersebut adalah &amp;nbsp;Isran Noor-Hadi Mulyadi diusung PDIP, Demokrat, Gelora, Hanura, Partai Ummat, dan Perindo. Sedangkan pasangan Rudy Mas&amp;#39;ud-Seno Aji diusung Partai Golkar, Gerindra, PKB, PAN, PKS, Nasdem, PPP, PSI, PBB, Partai Buruh, Partai Garuda, PKN, dan Partai Prima.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perihal ini, &amp;nbsp;pada tingkat elektabilitas dengan pertanyaan terbuka, TBRC mensimulasikan dua pasangan cagub-cawagub Kalimantan Timur pada responden dengab pertanyaan &amp;quot;Apabila Pilkada dilaksanakan hari ini?&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasillnya, pasangan Rudy Mas&amp;#39;ud-Seno Aji unggul dengan tingkat elektabilitas 47,9%. Sementara itu, pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi memperoleh 31,4%, dan yang belum menentukan pilihan sebanyak 20,7%,&amp;quot; kata Direktur &amp;nbsp;Direktur Eksekutive TBRC Johanes Romeo dalam keterangannya, Senin (9/9/2024).&#13;
&#13;
TBRC juga melakukan simulasi pertanyaan tertutup menggunakan kertas kuisioner yang berisikan nama dan gambar kedua pasangan cagub-cawagub, dengan pertanyaan &amp;quot;Jika Pilkada digelar hari ini, pasangan mana yang Anda pilih?&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil tabulasi data survei menunjukkan pasangan Rudy Mas&amp;#39;ud-Seno Aji dipilih sebanyak 58,2%. Lalu pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi sebanyak 33,6%, dan yang tidak memilih sebanyak 8,2%,&amp;quot; kata Johanes&#13;
&#13;
Namun, lanjut Johanes, untuk persentase tingkat popularitas atau penerimaan terhadap kedua pasangan calon gubernur-wakil gubernur, hasil survei menunjukkan bahwa pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi berada pada titik tertinggi. Tercatat sebanyak 82,9% masyarakat Kaltim telah mengenal pasangan tarsebut&#13;
&#13;
Sedangkan, tingkat keterkenalan pasangan Rudy Mas&amp;#39;ud-Seno Aji berada di angka 71,7%. Menurut Johanes, hal ini wajar karena Isran Noor-Hadi Mulyadi merupakan pasangan petahana.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Akan tetapi, dalam hal tingkat kesukaan masyarakat terhadap kedua pasangan ini, survei menemukan bahwa pasangan Rudy Mas&amp;#39;ud-Seno Aji disukai oleh 79,3% masyarakat Kalimantan Timur. Sedangkan pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi hanya disukai oleh 49,1%,&amp;quot; kata Johanes.&#13;
&#13;
Dikatakan, rendahnya tingkat kesukaan masyarakat Kaltim terhadap petahana ternyata berkaitan erat dengan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja petahana selama memimpin Provinsi Kaltim. Temuan TBRC menunjukkan bahwa 62,7% masyarakat Kaltim tidak puas dengan kinerja pemerintahan Isran Noor-Hadi Mulyadi.&#13;
&#13;
Sementara 32,7% menyatakan puas, dan 4,6% tidak memberikan pendapat. &amp;nbsp;Secara umum, lanjut Johanes, jika tingkat kepuasan publik terhadap kinerja petahana rendah, maka peluang untuk menang pada Pilkada berikutnya akan sangat kecil. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ditambahkan, ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja petahana Isran Noor-Hadi Mulyadi juga tampak pada aspek ekonomi wilayah. Perekonomian daerah yang masih mengandalkan sektor ekstraktif, seperti pertambangan dan penggalian, dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan tingkat kemiskinan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang kurang inklusif serta belum optimalnya pemerataan dan pengembangan layanan infrastruktur dasar maupun infrastruktur pendukung ekonomi. Begitu kesimpulan survei ini,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Dijelaskan, survei TBRC digelar pada 28 Agustus hingga 7 September 2024, menyasar 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur.dengan teknik sampling Multistage Random Sampling. Survei melibatkan 1.450 responden dengan rentang usia 17-70 tahun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan menghasilkan margin of error &amp;plusmn;2,57% pada tingkat kepercayaan 95%. &amp;nbsp;TBRC menggunakan metode survei wawancara tatap muka langsung dengan responden sehingga kevalidannya dapat lebih dipertanggungjawabkan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Terkait hasil survei TBRC &amp;nbsp;tersebut, pengamat politik NU Rikal Dikri menilai, hal itu menunjukkan bahwa petahana dinilai masyarakat kurang meyakinkan.&#13;
Bahkan, posisi petahana Isran Noor-Hadi Mulyadi dianggap &amp;lsquo;berbahaya&amp;rsquo; karena ketidakpercayaan masyarakat yang cukup tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ketidakperkasaan pasangan petahana ditunjukkan melalui simulasi elektabilitas yang kalah dari pasangan Rudy Mas&amp;#39;ud-Seno Aji. Sehingga elektabilitas yang kurang meyakinkan ini membuat petahana berpotensi tumbang sekaligus menjadi alarm bahaya bagi mereka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Rikal, faktor utama yang menyebabkan posisi petahana tidak kuat dalam temuan survei TBRC adalah persepsi masyarakat tentang keberhasilan dan kepuasan terhadap kinerja Isran Noor-Hadi Mulyadi yang berada di bawah 50%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini merupakan persepsi yang tergolong rendah. Approval rating petahana jauh di bawah 70%, tentu akan berdampak buruk terhadap elektabilitasnya,&amp;quot; ujar Rikal.&#13;
&#13;
Rikal mengatakan, dalam survei ini rendahnya elektabilitas petahana juga menggambarkan perlawanan dan kemuakan oleh para Ibu-Ibu Rumah Tangga di Kalimantan Timur kepada petahana atas masalah pendidikan yang tak kunjung tuntas.&#13;
&#13;
Di mana, sambungya, masalah-masalah di dunia pendidikan yang sebenarnya sudah sering dilaporkan ke pemerintah provinsi. Tapi tak kunjung ada peyelesaiannya seperti biaya bersekolah yang dinilai terlampau mahal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam satu tahun anak yang duduk di kelas enam SD pada 2023-2024, orang tuanya harus mengeluarkan lebih Rp1 juta hanya untuk membeli buku,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>SAMARINDA - Lembaga Survei dari Timur Barat Research Centre (TBRC) mengeluarkan hasil survei bertujuan mengukur peta kekuatan suara di Pilkada Kalimantan Timur (Kaltim). Pilkada Kaltim diikuti oleh dua pasangan calon &amp;nbsp;dan dilaksanakan pada 28 Agustus hingga 7 September 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kedua pasang calon tersebut adalah &amp;nbsp;Isran Noor-Hadi Mulyadi diusung PDIP, Demokrat, Gelora, Hanura, Partai Ummat, dan Perindo. Sedangkan pasangan Rudy Mas&amp;#39;ud-Seno Aji diusung Partai Golkar, Gerindra, PKB, PAN, PKS, Nasdem, PPP, PSI, PBB, Partai Buruh, Partai Garuda, PKN, dan Partai Prima.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Perihal ini, &amp;nbsp;pada tingkat elektabilitas dengan pertanyaan terbuka, TBRC mensimulasikan dua pasangan cagub-cawagub Kalimantan Timur pada responden dengab pertanyaan &amp;quot;Apabila Pilkada dilaksanakan hari ini?&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasillnya, pasangan Rudy Mas&amp;#39;ud-Seno Aji unggul dengan tingkat elektabilitas 47,9%. Sementara itu, pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi memperoleh 31,4%, dan yang belum menentukan pilihan sebanyak 20,7%,&amp;quot; kata Direktur &amp;nbsp;Direktur Eksekutive TBRC Johanes Romeo dalam keterangannya, Senin (9/9/2024).&#13;
&#13;
TBRC juga melakukan simulasi pertanyaan tertutup menggunakan kertas kuisioner yang berisikan nama dan gambar kedua pasangan cagub-cawagub, dengan pertanyaan &amp;quot;Jika Pilkada digelar hari ini, pasangan mana yang Anda pilih?&amp;quot;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil tabulasi data survei menunjukkan pasangan Rudy Mas&amp;#39;ud-Seno Aji dipilih sebanyak 58,2%. Lalu pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi sebanyak 33,6%, dan yang tidak memilih sebanyak 8,2%,&amp;quot; kata Johanes&#13;
&#13;
Namun, lanjut Johanes, untuk persentase tingkat popularitas atau penerimaan terhadap kedua pasangan calon gubernur-wakil gubernur, hasil survei menunjukkan bahwa pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi berada pada titik tertinggi. Tercatat sebanyak 82,9% masyarakat Kaltim telah mengenal pasangan tarsebut&#13;
&#13;
Sedangkan, tingkat keterkenalan pasangan Rudy Mas&amp;#39;ud-Seno Aji berada di angka 71,7%. Menurut Johanes, hal ini wajar karena Isran Noor-Hadi Mulyadi merupakan pasangan petahana.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Akan tetapi, dalam hal tingkat kesukaan masyarakat terhadap kedua pasangan ini, survei menemukan bahwa pasangan Rudy Mas&amp;#39;ud-Seno Aji disukai oleh 79,3% masyarakat Kalimantan Timur. Sedangkan pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi hanya disukai oleh 49,1%,&amp;quot; kata Johanes.&#13;
&#13;
Dikatakan, rendahnya tingkat kesukaan masyarakat Kaltim terhadap petahana ternyata berkaitan erat dengan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja petahana selama memimpin Provinsi Kaltim. Temuan TBRC menunjukkan bahwa 62,7% masyarakat Kaltim tidak puas dengan kinerja pemerintahan Isran Noor-Hadi Mulyadi.&#13;
&#13;
Sementara 32,7% menyatakan puas, dan 4,6% tidak memberikan pendapat. &amp;nbsp;Secara umum, lanjut Johanes, jika tingkat kepuasan publik terhadap kinerja petahana rendah, maka peluang untuk menang pada Pilkada berikutnya akan sangat kecil. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ditambahkan, ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja petahana Isran Noor-Hadi Mulyadi juga tampak pada aspek ekonomi wilayah. Perekonomian daerah yang masih mengandalkan sektor ekstraktif, seperti pertambangan dan penggalian, dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan tingkat kemiskinan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi yang kurang inklusif serta belum optimalnya pemerataan dan pengembangan layanan infrastruktur dasar maupun infrastruktur pendukung ekonomi. Begitu kesimpulan survei ini,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Dijelaskan, survei TBRC digelar pada 28 Agustus hingga 7 September 2024, menyasar 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur.dengan teknik sampling Multistage Random Sampling. Survei melibatkan 1.450 responden dengan rentang usia 17-70 tahun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan menghasilkan margin of error &amp;plusmn;2,57% pada tingkat kepercayaan 95%. &amp;nbsp;TBRC menggunakan metode survei wawancara tatap muka langsung dengan responden sehingga kevalidannya dapat lebih dipertanggungjawabkan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Terkait hasil survei TBRC &amp;nbsp;tersebut, pengamat politik NU Rikal Dikri menilai, hal itu menunjukkan bahwa petahana dinilai masyarakat kurang meyakinkan.&#13;
Bahkan, posisi petahana Isran Noor-Hadi Mulyadi dianggap &amp;lsquo;berbahaya&amp;rsquo; karena ketidakpercayaan masyarakat yang cukup tinggi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ketidakperkasaan pasangan petahana ditunjukkan melalui simulasi elektabilitas yang kalah dari pasangan Rudy Mas&amp;#39;ud-Seno Aji. Sehingga elektabilitas yang kurang meyakinkan ini membuat petahana berpotensi tumbang sekaligus menjadi alarm bahaya bagi mereka.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Rikal, faktor utama yang menyebabkan posisi petahana tidak kuat dalam temuan survei TBRC adalah persepsi masyarakat tentang keberhasilan dan kepuasan terhadap kinerja Isran Noor-Hadi Mulyadi yang berada di bawah 50%.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini merupakan persepsi yang tergolong rendah. Approval rating petahana jauh di bawah 70%, tentu akan berdampak buruk terhadap elektabilitasnya,&amp;quot; ujar Rikal.&#13;
&#13;
Rikal mengatakan, dalam survei ini rendahnya elektabilitas petahana juga menggambarkan perlawanan dan kemuakan oleh para Ibu-Ibu Rumah Tangga di Kalimantan Timur kepada petahana atas masalah pendidikan yang tak kunjung tuntas.&#13;
&#13;
Di mana, sambungya, masalah-masalah di dunia pendidikan yang sebenarnya sudah sering dilaporkan ke pemerintah provinsi. Tapi tak kunjung ada peyelesaiannya seperti biaya bersekolah yang dinilai terlampau mahal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dalam satu tahun anak yang duduk di kelas enam SD pada 2023-2024, orang tuanya harus mengeluarkan lebih Rp1 juta hanya untuk membeli buku,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
