<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Bakal Groundbeaking 2 Investasi Asing di IKN</title><description>Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan groundbreaking 2 investasi asing pada September di ibu kota Nusantara (IKN).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/10/337/3061156/jokowi-bakal-groundbeaking-2-investasi-asing-di-ikn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/10/337/3061156/jokowi-bakal-groundbeaking-2-investasi-asing-di-ikn"/><item><title>Jokowi Bakal Groundbeaking 2 Investasi Asing di IKN</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/10/337/3061156/jokowi-bakal-groundbeaking-2-investasi-asing-di-ikn</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/10/337/3061156/jokowi-bakal-groundbeaking-2-investasi-asing-di-ikn</guid><pubDate>Selasa 10 September 2024 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/10/337/3061156/kepala_kantor_komunikasi_kepresidenan_hasan_nasbi-0RVW_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/10/337/3061156/kepala_kantor_komunikasi_kepresidenan_hasan_nasbi-0RVW_large.jpg</image><title>Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan groundbreaking 2 investasi asing pada September di ibu kota Nusantara (IKN).&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti tanggal 19 atau tanggal 20 itu akan ada rencana groundbreaking di IKN,&amp;quot; kata Hasan dalam konferensi pers di Kantor PCO, Jakarta, Selasa (10/9/2024).&#13;
&#13;
Hasan menjelaskan, dua investasi asing tersebut berasal dari 2 negara, yaitu dari China dan Australia. Menurutnya, groundbreaking dari kedua negara itu merupakan bentuk kepercayaan investor asing terhadap IKN.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada satu dari China, ada satu dari Australia. Jadi ini sudah menunjukkan bahwa kepercayaan swasta itu dan termasuk juga investor asing untuk berinvestasi di IKN sudah kelihatan wujudnya,&amp;quot; kata Hasan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasan mengungkapkan, bahwa investasi dari China terkait campuran jasa. Sementara investasi dari Australia dalam sektor pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau tidak salah yang dari Cina itu mixed use ya. Itu mungkin ada campuran jasa, ada perhotelan, ada mall, ada perkantoran. Yang Australia kayaknya pendidikan sekolah,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan groundbreaking 2 investasi asing pada September di ibu kota Nusantara (IKN).&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti tanggal 19 atau tanggal 20 itu akan ada rencana groundbreaking di IKN,&amp;quot; kata Hasan dalam konferensi pers di Kantor PCO, Jakarta, Selasa (10/9/2024).&#13;
&#13;
Hasan menjelaskan, dua investasi asing tersebut berasal dari 2 negara, yaitu dari China dan Australia. Menurutnya, groundbreaking dari kedua negara itu merupakan bentuk kepercayaan investor asing terhadap IKN.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada satu dari China, ada satu dari Australia. Jadi ini sudah menunjukkan bahwa kepercayaan swasta itu dan termasuk juga investor asing untuk berinvestasi di IKN sudah kelihatan wujudnya,&amp;quot; kata Hasan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasan mengungkapkan, bahwa investasi dari China terkait campuran jasa. Sementara investasi dari Australia dalam sektor pendidikan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya kalau tidak salah yang dari Cina itu mixed use ya. Itu mungkin ada campuran jasa, ada perhotelan, ada mall, ada perkantoran. Yang Australia kayaknya pendidikan sekolah,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
