<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turis Asal China Meninggal Usai Menyelam hingga Kedalaman 25 Meter di NTT</title><description>Ridwan Supriyanto mengungkapkan, turis malang tersebut diketahui bernama Zhou Wei Gang (61). Pihaknya telah berhasil mengevakuasi jazad korban. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/10/340/3061268/turis-asal-china-meninggal-usai-menyelam-hingga-kedalaman-25-meter-di-ntt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/10/340/3061268/turis-asal-china-meninggal-usai-menyelam-hingga-kedalaman-25-meter-di-ntt"/><item><title>Turis Asal China Meninggal Usai Menyelam hingga Kedalaman 25 Meter di NTT</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/10/340/3061268/turis-asal-china-meninggal-usai-menyelam-hingga-kedalaman-25-meter-di-ntt</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/10/340/3061268/turis-asal-china-meninggal-usai-menyelam-hingga-kedalaman-25-meter-di-ntt</guid><pubDate>Selasa 10 September 2024 21:43 WIB</pubDate><dc:creator>Ponsius Econg</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/10/340/3061268/ilustrasi-DVf7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/10/340/3061268/ilustrasi-DVf7_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>ALOR - Seorang turis asing asal China meninggal dunia usai melakukan aktivitas menyelam (diving) di kawasan Perairan Alor, Nusa Tenggara Timur, Selasa (10/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Kantor SAR Maumere, Ridwan Supriyanto mengungkapkan, turis malang tersebut diketahui bernama Zhou Wei Gang (61). Pihaknya telah berhasil mengevakuasi jazad korban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban meninggal dunia usai menyelam di perairan Desa Alor Kecil, Kecamatan Alor Barat Laut, tepatnya di belakang Pulau Kepa, Kabupaten Alor,&amp;quot; ungkap Supriyanto, Selasa (10/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ridwan menuturkan, kejadian nahas ini berawal saat kapal pinisi KLM 2 yang ditumpangi korban bersama 10 orang lain menepi di sekitar Perairan Alor Kecil pada pukul 06.30 Wita pagi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Si agen kapal, Imran, saat itu mempersilakan para tamu untuk sejenak menikmati indahnya kawasan perairan tersebut. Tak menyia-nyiakan kesempatan, korban memilih menyelam untuk mengeksplorasi keindahan bawah laut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban pada saat itu melakukan penyelaman hingga kedalaman 25 meter,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat kembali ke kapal, korban mulai kesulitan bernapas. Badannya terasa lemas, muntah lalu pingsan. Kru kapal sempat melakukan resusitasi jantung dan paru korban, tetapi tak kunjung sadarkan diri.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Agen kapal lalu melaporkan hal ini ke Pos SAR Alor guna pertolongan evakuasi ke RSUD Kalabahi,&amp;quot; beber Supriyanto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihaknya langsung terjun ke lapangan bersama Tim SAR Gabungan begitu mendapat informasi kejadian, dengan membawa perawat KKP Pelabuhan Kalabahi disertai peralatan medis, tandu serta ambulans.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tim SAR langsung mengevakuasi korban dari KLM 02 ke tepian dan terus membawanya ke RSUD Kalabahi menggunakan ambulans untuk ditangani secara medis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiba di RSUD Kalabahi, korban langsung diobservasi. Tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia,&amp;quot; ujarnya.***&#13;
</description><content:encoded>ALOR - Seorang turis asing asal China meninggal dunia usai melakukan aktivitas menyelam (diving) di kawasan Perairan Alor, Nusa Tenggara Timur, Selasa (10/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Kantor SAR Maumere, Ridwan Supriyanto mengungkapkan, turis malang tersebut diketahui bernama Zhou Wei Gang (61). Pihaknya telah berhasil mengevakuasi jazad korban.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban meninggal dunia usai menyelam di perairan Desa Alor Kecil, Kecamatan Alor Barat Laut, tepatnya di belakang Pulau Kepa, Kabupaten Alor,&amp;quot; ungkap Supriyanto, Selasa (10/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Ridwan menuturkan, kejadian nahas ini berawal saat kapal pinisi KLM 2 yang ditumpangi korban bersama 10 orang lain menepi di sekitar Perairan Alor Kecil pada pukul 06.30 Wita pagi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Si agen kapal, Imran, saat itu mempersilakan para tamu untuk sejenak menikmati indahnya kawasan perairan tersebut. Tak menyia-nyiakan kesempatan, korban memilih menyelam untuk mengeksplorasi keindahan bawah laut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban pada saat itu melakukan penyelaman hingga kedalaman 25 meter,&amp;quot; tuturnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat kembali ke kapal, korban mulai kesulitan bernapas. Badannya terasa lemas, muntah lalu pingsan. Kru kapal sempat melakukan resusitasi jantung dan paru korban, tetapi tak kunjung sadarkan diri.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Agen kapal lalu melaporkan hal ini ke Pos SAR Alor guna pertolongan evakuasi ke RSUD Kalabahi,&amp;quot; beber Supriyanto.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihaknya langsung terjun ke lapangan bersama Tim SAR Gabungan begitu mendapat informasi kejadian, dengan membawa perawat KKP Pelabuhan Kalabahi disertai peralatan medis, tandu serta ambulans.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tim SAR langsung mengevakuasi korban dari KLM 02 ke tepian dan terus membawanya ke RSUD Kalabahi menggunakan ambulans untuk ditangani secara medis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiba di RSUD Kalabahi, korban langsung diobservasi. Tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia,&amp;quot; ujarnya.***&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
