<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus, Abu Vulkanik Menyembur Setinggi 1 Kilometer</title><description>Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali  erupsi, Rabu (11/9/2024) pagi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/11/340/3061538/gunung-lewotobi-laki-laki-meletus-abu-vulkanik-menyembur-setinggi-1-kilometer</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/11/340/3061538/gunung-lewotobi-laki-laki-meletus-abu-vulkanik-menyembur-setinggi-1-kilometer"/><item><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus, Abu Vulkanik Menyembur Setinggi 1 Kilometer</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/11/340/3061538/gunung-lewotobi-laki-laki-meletus-abu-vulkanik-menyembur-setinggi-1-kilometer</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/11/340/3061538/gunung-lewotobi-laki-laki-meletus-abu-vulkanik-menyembur-setinggi-1-kilometer</guid><pubDate>Rabu 11 September 2024 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Ponsius Econg</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/11/340/3061538/gunung_meletus-zDm9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Lewotobi Laki-Laki (Foto: PGA Gunung Lewotobi Laki-Laki/Ponsius Econg)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/11/340/3061538/gunung_meletus-zDm9_large.jpg</image><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki (Foto: PGA Gunung Lewotobi Laki-Laki/Ponsius Econg)</title></images><description>FLORES TIMUR - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali &amp;nbsp;erupsi, Rabu (11/9/2024) pagi. Letusan disertai lontaran abu vulkanik setinggi 1 kilometer (KM) di atas kawah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Petugas pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, Vinsensius Tuku, mencatat letusan sebanyak 1 kali pada periode pukul 00.00-06.00 Wita.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Teramati asap kawah utama berwarna kelabu dengan intensitas tebal tinggi sekitar 1000 meter dari puncak,&amp;quot; ujar Tuku, Rabu (11/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Gunung api aktif berketinggian 1.584 meter dpl tersebut secara visual terlihat jelas, tak berkabut. Teramati asap kawah berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke Barat Daya dan Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terekam di seismogram, letusan beramplitudo 22,2 mm dalam durasi 2 menit 42 detik. &amp;quot;1 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 22,2 mm, dan lama gempa 162 detik,&amp;quot; urainya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tercatat pula 4 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo maksimum 17,7 mm dalam durasi 11 detik. Sebanyak 5 kali gempa Dalam beramplitudo maksimum 8,14 mm, S-P 0,9-1,3 detik, durasi paling lama 20 detik.&#13;
&#13;
Tuku juga mencatat adanya gempa Tektonik Lokal dan Tektonik Jauh. Sebanyak 1 kali Gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 16,2 mm, S-P 5,8 detik, dalam durasi 30 detik.&#13;
&#13;
&amp;quot;2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2,2-17,7 mm, S-P 15-15,39 detik dan lama gempa 36-58 detik,&amp;quot; ujar Tuku.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, status vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki berada di Level III (Siaga), sebagaimana ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihak PVMBG meminta warga untuk tidak memasuki atau beraktivitas apapun dalam radius 3 km dari pusat erupsi serta 4 km sektoral Utara-Timur Laut dan 5 m ke sektor Timur Laut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung,&amp;quot; pungkas Tuku.&#13;
</description><content:encoded>FLORES TIMUR - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali &amp;nbsp;erupsi, Rabu (11/9/2024) pagi. Letusan disertai lontaran abu vulkanik setinggi 1 kilometer (KM) di atas kawah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Petugas pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, Vinsensius Tuku, mencatat letusan sebanyak 1 kali pada periode pukul 00.00-06.00 Wita.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Teramati asap kawah utama berwarna kelabu dengan intensitas tebal tinggi sekitar 1000 meter dari puncak,&amp;quot; ujar Tuku, Rabu (11/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Gunung api aktif berketinggian 1.584 meter dpl tersebut secara visual terlihat jelas, tak berkabut. Teramati asap kawah berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke Barat Daya dan Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terekam di seismogram, letusan beramplitudo 22,2 mm dalam durasi 2 menit 42 detik. &amp;quot;1 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 22,2 mm, dan lama gempa 162 detik,&amp;quot; urainya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tercatat pula 4 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo maksimum 17,7 mm dalam durasi 11 detik. Sebanyak 5 kali gempa Dalam beramplitudo maksimum 8,14 mm, S-P 0,9-1,3 detik, durasi paling lama 20 detik.&#13;
&#13;
Tuku juga mencatat adanya gempa Tektonik Lokal dan Tektonik Jauh. Sebanyak 1 kali Gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 16,2 mm, S-P 5,8 detik, dalam durasi 30 detik.&#13;
&#13;
&amp;quot;2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2,2-17,7 mm, S-P 15-15,39 detik dan lama gempa 36-58 detik,&amp;quot; ujar Tuku.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, status vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki berada di Level III (Siaga), sebagaimana ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pihak PVMBG meminta warga untuk tidak memasuki atau beraktivitas apapun dalam radius 3 km dari pusat erupsi serta 4 km sektoral Utara-Timur Laut dan 5 m ke sektor Timur Laut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung,&amp;quot; pungkas Tuku.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
