<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diguyur Hujan Semalam Suntuk, Ujungberung Bandung Diterjang Longsor</title><description>Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung semalaman, dari Selasa (10/9/2024) hingga Rabu (11/9/2024) dini hari, memicu tanah longsor menerjang  Jalan Walagri Mulya, Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/11/525/3061617/diguyur-hujan-semalam-suntuk-ujungberung-bandung-diterjang-longsor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/11/525/3061617/diguyur-hujan-semalam-suntuk-ujungberung-bandung-diterjang-longsor"/><item><title>Diguyur Hujan Semalam Suntuk, Ujungberung Bandung Diterjang Longsor</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/11/525/3061617/diguyur-hujan-semalam-suntuk-ujungberung-bandung-diterjang-longsor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/11/525/3061617/diguyur-hujan-semalam-suntuk-ujungberung-bandung-diterjang-longsor</guid><pubDate>Rabu 11 September 2024 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Warsudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/11/525/3061617/longsor_di_ujungberung_bandung-qXOI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor di ujungberung Bandung (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/11/525/3061617/longsor_di_ujungberung_bandung-qXOI_large.jpg</image><title>Longsor di ujungberung Bandung (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
BANDUNG - Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung semalaman, dari Selasa (10/9/2024) hingga Rabu (11/9/2024) dini hari, memicu tanah longsor menerjang &amp;nbsp;Jalan Walagri Mulya, Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung. Tanah longsor itu menimbun persawahan dan jalan penghubung RW 09 dan RW 10, sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan, baik motor maupun mobil.&#13;
&#13;
Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Dian Rudiyanto mengatakan, peristiwa tanah longsor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (11/9/2024). Areal persawahan seluas 1 hektare tertimbun material longsor. Selain itu, tanah longsor juga menimbun sungai dan jalan penghubung dua RW.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Lokasi longsor terjadi di perbatasan RW 09 dan RW 10. Kontur tanahnya miring, cadas, dan batu,&amp;quot; kata Dian Rudiyanto, Rabu (11/9/2024).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dian menyatakan, dikhawatirkan sedimen material longsor yang menimbun sungai terbawa ke Kompleks Pasanggrahan Ujungberung. Material longsor yang menimpun akses jalan dan sungai sepanjang 20 meter.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Peristiwa tanah longsor ini tidak menimbulkan korban, baik luka maupun jiwa,&amp;quot; ujar Dian.&#13;
&#13;
Akibat jalan penghubung tertimbun longsor, tutur Dian, warga dialihkan ke jalan lain. Sedangkan jalur yang tertimbun material longsor ditutup sementara waktu dan saat ini dalam proses pembersihan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, Diskar PB berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Kota Bandung untuk melakukan pengerukan material longsor dan pembuatan kirmir. Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk waspada.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Akses jalan ke sini ditutup supaya tidak menjadi objek wisata,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
BANDUNG - Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung semalaman, dari Selasa (10/9/2024) hingga Rabu (11/9/2024) dini hari, memicu tanah longsor menerjang &amp;nbsp;Jalan Walagri Mulya, Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung. Tanah longsor itu menimbun persawahan dan jalan penghubung RW 09 dan RW 10, sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan, baik motor maupun mobil.&#13;
&#13;
Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Dian Rudiyanto mengatakan, peristiwa tanah longsor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, Rabu (11/9/2024). Areal persawahan seluas 1 hektare tertimbun material longsor. Selain itu, tanah longsor juga menimbun sungai dan jalan penghubung dua RW.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Lokasi longsor terjadi di perbatasan RW 09 dan RW 10. Kontur tanahnya miring, cadas, dan batu,&amp;quot; kata Dian Rudiyanto, Rabu (11/9/2024).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dian menyatakan, dikhawatirkan sedimen material longsor yang menimbun sungai terbawa ke Kompleks Pasanggrahan Ujungberung. Material longsor yang menimpun akses jalan dan sungai sepanjang 20 meter.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Peristiwa tanah longsor ini tidak menimbulkan korban, baik luka maupun jiwa,&amp;quot; ujar Dian.&#13;
&#13;
Akibat jalan penghubung tertimbun longsor, tutur Dian, warga dialihkan ke jalan lain. Sedangkan jalur yang tertimbun material longsor ditutup sementara waktu dan saat ini dalam proses pembersihan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, Diskar PB berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Kota Bandung untuk melakukan pengerukan material longsor dan pembuatan kirmir. Pihaknya juga mengingatkan masyarakat untuk waspada.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Akses jalan ke sini ditutup supaya tidak menjadi objek wisata,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
