<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan Tak Kunjung Ditangkap, Ini Jerit Hati Keluarga Nia Kurnia Sari</title><description>Korban bernama Nia Kurnia Sari (18) ditemukan tewas setelah hilang selama dua hari.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/12/608/3062170/pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan-tak-kunjung-ditangkap-ini-jerit-hati-keluarga-nia-kurnia-sari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/12/608/3062170/pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan-tak-kunjung-ditangkap-ini-jerit-hati-keluarga-nia-kurnia-sari"/><item><title>Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan Tak Kunjung Ditangkap, Ini Jerit Hati Keluarga Nia Kurnia Sari</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/12/608/3062170/pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan-tak-kunjung-ditangkap-ini-jerit-hati-keluarga-nia-kurnia-sari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/12/608/3062170/pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan-tak-kunjung-ditangkap-ini-jerit-hati-keluarga-nia-kurnia-sari</guid><pubDate>Kamis 12 September 2024 16:50 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Guspriadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/12/608/3062170/gadis_penjual_gorengan_tewas_dibunuh-YzKn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gadis penjual gorengan tewas dibunuh. (Foto: Dok Keluarga)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/12/608/3062170/gadis_penjual_gorengan_tewas_dibunuh-YzKn_large.jpg</image><title>Gadis penjual gorengan tewas dibunuh. (Foto: Dok Keluarga)</title></images><description>PADANG PARIAMAN &amp;ndash; Nasib nahas menimpa seorang gadis penjual goreng keliling di daerah Guguk, Kecamatan Dua Kali 11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Korban bernama Nia Kurnia Sari (18) ditemukan tewas setelah hilang selama dua hari.&#13;
&#13;
Keluarga korban berharap tersangka segera ditangkap. Pasalnya sudah empat hari sejak mayat korban ditemukan, namun belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka juga berharap tersangka dihukum seberat-beratnya.&#13;
&#13;
Adapun pelaku pembunuhan masih dalam penyelidikan&amp;nbsp; Polres Padang Pariaman. Polisi sudah memeriksa beberapa saksi, namun belum ada yang ditetapkan tersangka.&#13;
&#13;
Paman korban, Nazarudin yang ditemui dirumah duka berharap kasus perkosaan disertai&amp;nbsp;pembunuhan terhadap keponakannya dapat diungkap oleh pihak kepolisian. Pasalnya, mayat korban sudah ditemukan pada Minggu 8 September 2024 yang lalu. Sebelum ditemukan, korban dinyatakan hilang dua hari sebelumnya pada Jumat/&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami selaku keluarga berharap tersangka segera ditangkap dan ditahan seumur hidup atau dihukum mati. Juga kami berharap pelakunya secepatnya ditangkap,&amp;rdquo; ucap Nazarudin, Kamis (12/9/2024).&#13;
&#13;
Saat ini, Polres Padang Pariaman masih melakukan penyelidikan&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;upaya&amp;nbsp; penangkapan&amp;nbsp; terhadap tersangka.&#13;
</description><content:encoded>PADANG PARIAMAN &amp;ndash; Nasib nahas menimpa seorang gadis penjual goreng keliling di daerah Guguk, Kecamatan Dua Kali 11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Korban bernama Nia Kurnia Sari (18) ditemukan tewas setelah hilang selama dua hari.&#13;
&#13;
Keluarga korban berharap tersangka segera ditangkap. Pasalnya sudah empat hari sejak mayat korban ditemukan, namun belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka juga berharap tersangka dihukum seberat-beratnya.&#13;
&#13;
Adapun pelaku pembunuhan masih dalam penyelidikan&amp;nbsp; Polres Padang Pariaman. Polisi sudah memeriksa beberapa saksi, namun belum ada yang ditetapkan tersangka.&#13;
&#13;
Paman korban, Nazarudin yang ditemui dirumah duka berharap kasus perkosaan disertai&amp;nbsp;pembunuhan terhadap keponakannya dapat diungkap oleh pihak kepolisian. Pasalnya, mayat korban sudah ditemukan pada Minggu 8 September 2024 yang lalu. Sebelum ditemukan, korban dinyatakan hilang dua hari sebelumnya pada Jumat/&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami selaku keluarga berharap tersangka segera ditangkap dan ditahan seumur hidup atau dihukum mati. Juga kami berharap pelakunya secepatnya ditangkap,&amp;rdquo; ucap Nazarudin, Kamis (12/9/2024).&#13;
&#13;
Saat ini, Polres Padang Pariaman masih melakukan penyelidikan&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;upaya&amp;nbsp; penangkapan&amp;nbsp; terhadap tersangka.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
