<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Parah! Bocah SD di Cimahi Dicabuli Tetangga Sendiri sampai Masuk Rumah Sakit</title><description>Setelah dibujuk, akhirnya korban menceritakan apa yang dialaminya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/13/525/3062470/parah-bocah-sd-di-cimahi-dicabuli-tetangga-sendiri-sampai-masuk-rumah-sakit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/13/525/3062470/parah-bocah-sd-di-cimahi-dicabuli-tetangga-sendiri-sampai-masuk-rumah-sakit"/><item><title>Parah! Bocah SD di Cimahi Dicabuli Tetangga Sendiri sampai Masuk Rumah Sakit</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/13/525/3062470/parah-bocah-sd-di-cimahi-dicabuli-tetangga-sendiri-sampai-masuk-rumah-sakit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/13/525/3062470/parah-bocah-sd-di-cimahi-dicabuli-tetangga-sendiri-sampai-masuk-rumah-sakit</guid><pubDate>Jum'at 13 September 2024 10:50 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Bangkit Rizki</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/13/525/3062470/ilustrasi-032C_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/13/525/3062470/ilustrasi-032C_large.jpg</image><title>Ilustrasi (Shutterstock)</title></images><description>CIMAHI - Seorang bocah berusia 12 tahun asal Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat diduga menjadi korban pencabulan. Pelaku diduga tetangganya sendiri yang membuat korban mengalami depresi.&#13;
&#13;
Peristiwa pilu yang dialami bocah SD itu diungkapkan kakak korban berinisial R saat dikonfirmasi. Saat itu, N mengalami pendarahan selama beberapa pekan pada bagian organ intimnya hingga akhirnya terungkap pada Juni lalu hingga korban dibawa ke rumah sakit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Awalnya kita gak curiga, karena memang adik saya ini sudah menstruasi. Cuma karena pendarahannya lama, akhirnya dibawa ke RS Mitra Kasih Cimahi, tapi dokter gak bilang apa-apa dari hasil pemeriksaannya,&amp;quot; ungkap R saat dihubungi, Jumat (12/9/2024).&#13;
&#13;
Keluarga kemudian mendapatkan rekomendasi merujuk N ke rumah sakit di daerah Pasteur, Kota Bandung. Dari pemeriksaan di rumah sakit tersebut, ternyata ada luka pada organ intim N.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat itu, N tak mau menceritakan kejadian apa yang dialaminya. Namun setelah didesak pihak keluarga, barulah N mengaku bahwa ia baru saja dicabuli oleh tetangganya sendiri berinisial MR (33).&#13;
&#13;
&amp;quot;Awalnya adik saya gak ngaku, mungkin karena takut karena diancam atau bagaimana. Cuma setelah dibujuk terus, dia akhirnya ngaku dicabuli terduga pelaku MR, masih tetangga,&amp;quot; kata R.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setelah itu korban akhirnya menceritakan secara detail kejadian pilu yang dialaminya. Ketika itu korban bersama teman-temannya sedang bermain, termasuk keponakan terduga pelaku. Kemudian terduga pelaku mengajak korban ke rumahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Adik saya lagi main sama teman-temannya, termasuk keponakan terduga pelaku itu masih temannya adik saya. Nah mereka diajak ke rumah pelaku, di situ adik saya ggak boleh pulang, padahal anak-anak yang lain sudah pulang,&amp;quot; beber R.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
N kemudian diajak masuk ke kamar terduga pelaku. Seketika terduga pelaku MR langsung melancarkan ulah bejatnya pada N dengan meraba-raba organ intim korban. &amp;quot;Ya akhirnya kejadiannya di dalam kamar itu. Pengakuan adik saya memang sampai disetubuhi satu kali,&amp;quot; ucap R.&#13;
&#13;
Beberapa saat usai kejadian memilukan itu, perangai N kemudian berubah drastis. Ia menjadi bocah yang pendiam dan lebih banyak merenung. Tak lagi mau bermain dengan teman-temannya di luar rumah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi adik saya trauma berat sampai sekarang, lebih banyak merenung. Sekolah juga enggak mau, karena belum stabil. Kondisi kesehatannta menurun, sering transfusi darah karena ngedrop kondisinya,&amp;quot; kata R.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
R menyebut keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Cimahi. Ia berharap polisi bisa segera menangkap terduga pelaku MR yang kabarnya saat ini melarikan diri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Keluarga ingin pelakunya segera ditangkap, apalagi ayah saya dan korban ini sedang sakit kanker, enggak tahu kejadian ini karena kita gak mau kenapa-kenapa,&amp;quot; pungkas R.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Seksi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat mengatakan saat ini kasus dugaan pencabulan tersebut dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cimahi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar Unit PPA Sat Reskrim Polres Cimahi sedang menangani kasus tersebut. Status penanganan perkara sudah tahap sidik bahkan terlapor sudah 2 kali dipanggil dalam kapasitas masih saksi. Namun terlapor 2 kali panggilan tidak hadir,&amp;quot; kata Gofur.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>CIMAHI - Seorang bocah berusia 12 tahun asal Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat diduga menjadi korban pencabulan. Pelaku diduga tetangganya sendiri yang membuat korban mengalami depresi.&#13;
&#13;
Peristiwa pilu yang dialami bocah SD itu diungkapkan kakak korban berinisial R saat dikonfirmasi. Saat itu, N mengalami pendarahan selama beberapa pekan pada bagian organ intimnya hingga akhirnya terungkap pada Juni lalu hingga korban dibawa ke rumah sakit.&#13;
&#13;
&amp;quot;Awalnya kita gak curiga, karena memang adik saya ini sudah menstruasi. Cuma karena pendarahannya lama, akhirnya dibawa ke RS Mitra Kasih Cimahi, tapi dokter gak bilang apa-apa dari hasil pemeriksaannya,&amp;quot; ungkap R saat dihubungi, Jumat (12/9/2024).&#13;
&#13;
Keluarga kemudian mendapatkan rekomendasi merujuk N ke rumah sakit di daerah Pasteur, Kota Bandung. Dari pemeriksaan di rumah sakit tersebut, ternyata ada luka pada organ intim N.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat itu, N tak mau menceritakan kejadian apa yang dialaminya. Namun setelah didesak pihak keluarga, barulah N mengaku bahwa ia baru saja dicabuli oleh tetangganya sendiri berinisial MR (33).&#13;
&#13;
&amp;quot;Awalnya adik saya gak ngaku, mungkin karena takut karena diancam atau bagaimana. Cuma setelah dibujuk terus, dia akhirnya ngaku dicabuli terduga pelaku MR, masih tetangga,&amp;quot; kata R.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Setelah itu korban akhirnya menceritakan secara detail kejadian pilu yang dialaminya. Ketika itu korban bersama teman-temannya sedang bermain, termasuk keponakan terduga pelaku. Kemudian terduga pelaku mengajak korban ke rumahnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Adik saya lagi main sama teman-temannya, termasuk keponakan terduga pelaku itu masih temannya adik saya. Nah mereka diajak ke rumah pelaku, di situ adik saya ggak boleh pulang, padahal anak-anak yang lain sudah pulang,&amp;quot; beber R.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
N kemudian diajak masuk ke kamar terduga pelaku. Seketika terduga pelaku MR langsung melancarkan ulah bejatnya pada N dengan meraba-raba organ intim korban. &amp;quot;Ya akhirnya kejadiannya di dalam kamar itu. Pengakuan adik saya memang sampai disetubuhi satu kali,&amp;quot; ucap R.&#13;
&#13;
Beberapa saat usai kejadian memilukan itu, perangai N kemudian berubah drastis. Ia menjadi bocah yang pendiam dan lebih banyak merenung. Tak lagi mau bermain dengan teman-temannya di luar rumah.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi adik saya trauma berat sampai sekarang, lebih banyak merenung. Sekolah juga enggak mau, karena belum stabil. Kondisi kesehatannta menurun, sering transfusi darah karena ngedrop kondisinya,&amp;quot; kata R.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
R menyebut keluarga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Cimahi. Ia berharap polisi bisa segera menangkap terduga pelaku MR yang kabarnya saat ini melarikan diri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Keluarga ingin pelakunya segera ditangkap, apalagi ayah saya dan korban ini sedang sakit kanker, enggak tahu kejadian ini karena kita gak mau kenapa-kenapa,&amp;quot; pungkas R.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Seksi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat mengatakan saat ini kasus dugaan pencabulan tersebut dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cimahi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar Unit PPA Sat Reskrim Polres Cimahi sedang menangani kasus tersebut. Status penanganan perkara sudah tahap sidik bahkan terlapor sudah 2 kali dipanggil dalam kapasitas masih saksi. Namun terlapor 2 kali panggilan tidak hadir,&amp;quot; kata Gofur.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
