<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cari Ikan di Perairan Pulau Lumu-lumu, Nelayan Pangkep Hilang</title><description>Nasib nahas dialami seorang nelayan Pangkep, dia hilang saat mencari ikan di perairan Pulau Lumu-lumu Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (11/9/2024). &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/13/609/3062268/cari-ikan-di-perairan-pulau-lumu-lumu-nelayan-pangkep-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/13/609/3062268/cari-ikan-di-perairan-pulau-lumu-lumu-nelayan-pangkep-hilang"/><item><title>Cari Ikan di Perairan Pulau Lumu-lumu, Nelayan Pangkep Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/13/609/3062268/cari-ikan-di-perairan-pulau-lumu-lumu-nelayan-pangkep-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/13/609/3062268/cari-ikan-di-perairan-pulau-lumu-lumu-nelayan-pangkep-hilang</guid><pubDate>Jum'at 13 September 2024 00:30 WIB</pubDate><dc:creator>Abdoellah Nicolha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/12/609/3062268/tim_sar-w0YK_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR saat mencari nelayan Pangkep yang hilang (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/12/609/3062268/tim_sar-w0YK_large.jpg</image><title>Tim SAR saat mencari nelayan Pangkep yang hilang (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
MAKASSAR - Nasib nahas dialami seorang nelayan Pangkep, dia hilang saat mencari ikan di perairan Pulau Lumu-lumu Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (11/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muh Arif Anwar yang menerima informasi ini, Kamis (12/9/2024) pagi langsung &amp;nbsp;menerjunkan tim rescue untuk melakukan pencarian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pagi ini tim SAR gabungan menuju perairan Pulau Lumu lumu guna melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian,&amp;quot; kata Arif Anwar, Kamis (12/9/2024).&#13;
&#13;
Arif menyebutkan, nelayan nahas itu bernama Wandi (23), dia dikabarkan terjatuh dari perahunya dan hilang saat mencari ikan di perairan Pulau Lumu lumu Kabupaten Pangkep.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menyebutkan, berdasarkan keterangan dari teman korban bahwa korban bahwa pada hari Rabu, (11/9/2024) pukul 06.30 Wita korban berangkat melaut menggunakan perahu Jolloro seorang diri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian sekitar pukul 17.00 Wita perahu tersebut ditemukan oleh teman korban atas nama Sangkala dalam keadaan mesin hidup tanpa awak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Nelayan setempat telah melakukan pencarian namun sampai sekarang tidak ditemukan keberadaan korban dan hasil masih nihil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk saat ini kami kerahkan tim rescue Kantor SAR Makassar menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi. Semoga korban segera ditemukan,&amp;quot; tambah Andi Sultan, Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Makassar.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
MAKASSAR - Nasib nahas dialami seorang nelayan Pangkep, dia hilang saat mencari ikan di perairan Pulau Lumu-lumu Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (11/9/2024).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muh Arif Anwar yang menerima informasi ini, Kamis (12/9/2024) pagi langsung &amp;nbsp;menerjunkan tim rescue untuk melakukan pencarian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pagi ini tim SAR gabungan menuju perairan Pulau Lumu lumu guna melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian,&amp;quot; kata Arif Anwar, Kamis (12/9/2024).&#13;
&#13;
Arif menyebutkan, nelayan nahas itu bernama Wandi (23), dia dikabarkan terjatuh dari perahunya dan hilang saat mencari ikan di perairan Pulau Lumu lumu Kabupaten Pangkep.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menyebutkan, berdasarkan keterangan dari teman korban bahwa korban bahwa pada hari Rabu, (11/9/2024) pukul 06.30 Wita korban berangkat melaut menggunakan perahu Jolloro seorang diri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian sekitar pukul 17.00 Wita perahu tersebut ditemukan oleh teman korban atas nama Sangkala dalam keadaan mesin hidup tanpa awak.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Nelayan setempat telah melakukan pencarian namun sampai sekarang tidak ditemukan keberadaan korban dan hasil masih nihil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk saat ini kami kerahkan tim rescue Kantor SAR Makassar menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi. Semoga korban segera ditemukan,&amp;quot; tambah Andi Sultan, Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Makassar.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
