<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Driver Ojol di Samarinda Ketiban Rezeki saat Gelaran MTQ ke-30 Kaltim</title><description>Dia tidak menyangka bahwa perhelatan akbar ini akan begitu berdampak pada pekerjaannya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/14/340/3063123/driver-ojol-di-samarinda-ketiban-rezeki-saat-gelaran-mtq-ke-30-kaltim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/14/340/3063123/driver-ojol-di-samarinda-ketiban-rezeki-saat-gelaran-mtq-ke-30-kaltim"/><item><title>Driver Ojol di Samarinda Ketiban Rezeki saat Gelaran MTQ ke-30 Kaltim</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/14/340/3063123/driver-ojol-di-samarinda-ketiban-rezeki-saat-gelaran-mtq-ke-30-kaltim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/14/340/3063123/driver-ojol-di-samarinda-ketiban-rezeki-saat-gelaran-mtq-ke-30-kaltim</guid><pubDate>Sabtu 14 September 2024 23:06 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/14/340/3063123/mtq-Biqy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Driver Ojol Ketiban Rezeki saat Gelaran MTQ ke-30 Kaltim/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/14/340/3063123/mtq-Biqy_large.jpg</image><title>Driver Ojol Ketiban Rezeki saat Gelaran MTQ ke-30 Kaltim/ist</title></images><description>SAMARINDA - Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur&amp;rsquo;an (MTQ) Nasional ke-30 yang berlangsung di Samarinda, Kalimantan Timur, membawa berkah tersendiri bagi sebagian orang. Salah satunya adalah Agus Salim, pengemudi ojek online (ojol) yang merasakan peningkatan pendapatan.&#13;
&#13;
Pria berusia 35 tahun itu mengaku tidak menyangka bahwa perhelatan akbar ini akan begitu berdampak pada pekerjaannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Biasanya, saya dapat sekitar 10 sampai 15 order per hari. Tapi selama MTQ, bisa dua kali lipat. Kadang saya terpaksa menolak pesanan karena antreannya terlalu panjang,&amp;rdquo; ujar Agus ketika ditemui di depan Gerbang Masuk Stadion Sempaja, Sabtu (14/9/2024).&#13;
&#13;
MTQ Nasional yang dihadiri ribuan peserta dari seluruh Indonesia tidak hanya menarik peserta, tetapi juga wisatawan lokal yang membutuhkan transportasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Banyaknya permintaan jasa ojol dirasakan oleh Agus dan rekan-rekannya yang biasa beroperasi di sekitar pusat kota Samarinda.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari pagi sampai malam, saya hampir tidak berhenti. Pesanan terus berdatangan,&amp;rdquo; ujar Agus sambil tersenyum.&#13;
&#13;
Selain mendapat penghasilan lebih, dia juga merasakan pengalaman berbeda selama sepekan acara berlangsung. Ia banyak bertemu dengan orang-orang dari berbagai daerah, termasuk para peserta MTQ. Salah satu momen yang paling berkesan bagi Agus adalah saat ia mengantar seorang qari dari Sumatera.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia bilang ini pertama kalinya dia ke Samarinda, dan MTQ ini jadi kesempatan besar baginya. Ceritanya bikin saya ikut semangat dan bangga bisa membantu,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bagi Agus dan pengemudi ojol lainnya, MTQ Nasional bukan hanya ajang kompetisi Alquran, tetapi juga mendatangkan dampak ekonomi nyata. Mereka merasakan langsung berkah dari ramainya pengunjung dan peserta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya bangga bisa sedikit membantu, meskipun hanya dengan mengantar mereka,&amp;rdquo; ujar Agus.&#13;
&#13;
Meskipun nantinya gelaran MTQ usai dan penghasilannya kembali normal, Agus mengaku pengalaman selama acara tersebut akan selalu dikenang. &amp;ldquo;Ini bukan sekadar soal pendapatan, tapi pengalaman yang tidak terlupakan,&amp;quot;tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>SAMARINDA - Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur&amp;rsquo;an (MTQ) Nasional ke-30 yang berlangsung di Samarinda, Kalimantan Timur, membawa berkah tersendiri bagi sebagian orang. Salah satunya adalah Agus Salim, pengemudi ojek online (ojol) yang merasakan peningkatan pendapatan.&#13;
&#13;
Pria berusia 35 tahun itu mengaku tidak menyangka bahwa perhelatan akbar ini akan begitu berdampak pada pekerjaannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Biasanya, saya dapat sekitar 10 sampai 15 order per hari. Tapi selama MTQ, bisa dua kali lipat. Kadang saya terpaksa menolak pesanan karena antreannya terlalu panjang,&amp;rdquo; ujar Agus ketika ditemui di depan Gerbang Masuk Stadion Sempaja, Sabtu (14/9/2024).&#13;
&#13;
MTQ Nasional yang dihadiri ribuan peserta dari seluruh Indonesia tidak hanya menarik peserta, tetapi juga wisatawan lokal yang membutuhkan transportasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Banyaknya permintaan jasa ojol dirasakan oleh Agus dan rekan-rekannya yang biasa beroperasi di sekitar pusat kota Samarinda.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari pagi sampai malam, saya hampir tidak berhenti. Pesanan terus berdatangan,&amp;rdquo; ujar Agus sambil tersenyum.&#13;
&#13;
Selain mendapat penghasilan lebih, dia juga merasakan pengalaman berbeda selama sepekan acara berlangsung. Ia banyak bertemu dengan orang-orang dari berbagai daerah, termasuk para peserta MTQ. Salah satu momen yang paling berkesan bagi Agus adalah saat ia mengantar seorang qari dari Sumatera.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dia bilang ini pertama kalinya dia ke Samarinda, dan MTQ ini jadi kesempatan besar baginya. Ceritanya bikin saya ikut semangat dan bangga bisa membantu,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bagi Agus dan pengemudi ojol lainnya, MTQ Nasional bukan hanya ajang kompetisi Alquran, tetapi juga mendatangkan dampak ekonomi nyata. Mereka merasakan langsung berkah dari ramainya pengunjung dan peserta.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya bangga bisa sedikit membantu, meskipun hanya dengan mengantar mereka,&amp;rdquo; ujar Agus.&#13;
&#13;
Meskipun nantinya gelaran MTQ usai dan penghasilannya kembali normal, Agus mengaku pengalaman selama acara tersebut akan selalu dikenang. &amp;ldquo;Ini bukan sekadar soal pendapatan, tapi pengalaman yang tidak terlupakan,&amp;quot;tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
