<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nongkrong hingga Dini Hari, Belasan Remaja Ditangkap Diduga Mau Tawuran di Bantul</title><description>Sebanyak 17 remaja ditangkap polisi karena terindikasi hendak melakukan tawuran di wilayah Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/14/510/3062987/nongkrong-hingga-dini-hari-belasan-remaja-ditangkap-diduga-mau-tawuran-di-bantul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/14/510/3062987/nongkrong-hingga-dini-hari-belasan-remaja-ditangkap-diduga-mau-tawuran-di-bantul"/><item><title>Nongkrong hingga Dini Hari, Belasan Remaja Ditangkap Diduga Mau Tawuran di Bantul</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/14/510/3062987/nongkrong-hingga-dini-hari-belasan-remaja-ditangkap-diduga-mau-tawuran-di-bantul</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/14/510/3062987/nongkrong-hingga-dini-hari-belasan-remaja-ditangkap-diduga-mau-tawuran-di-bantul</guid><pubDate>Sabtu 14 September 2024 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Yohannes Tobing</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/14/510/3062987/ilustrasi_tawuran-CHdT_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi tawuran. (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/14/510/3062987/ilustrasi_tawuran-CHdT_large.jpeg</image><title>Ilustrasi tawuran. (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>BANTUL - Sebanyak 17 remaja ditangkap polisi karena terindikasi hendak melakukan tawuran di wilayah Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, Bantul pada Sabtu (14/09/2024) dini hari. Belasan remaja itu kedapatan masih berkumpul alias nongkrong hingga dini hari.&#13;
&#13;
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, penangkapan ini berawal saat anggota Polsek Dlingo tengah berpatroli di jalan Terong-Mangunan sekira pukul 00.30 WIB dini hari. Saat itu, petugas mendapati sekelompok warga tengah berkumpul.&#13;
&#13;
&amp;quot;Petugas yang melihat menanyakan kepada warga, ternyata warga telah mengamankan belasan remaja karena diduga hendak tawuran,&amp;quot; kata Jeffry, Sabtu (14/09/2024).&#13;
&#13;
Petugas lalu melakukan pemeriksaan terhadap para remaja tersebut. Selanjutnya, mereka digelandang ke Mapolsek Dlingo untuk pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil pemeriksaan memang tidak ditemukan sajam, tapi mereka tetap kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Selanjutnya, petugas memanggil orang tua dari masing-masing remaja tersebut untuk bersama-sama diberikan pembinaan. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan tidak melakukan hal serupa.&#13;
</description><content:encoded>BANTUL - Sebanyak 17 remaja ditangkap polisi karena terindikasi hendak melakukan tawuran di wilayah Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, Bantul pada Sabtu (14/09/2024) dini hari. Belasan remaja itu kedapatan masih berkumpul alias nongkrong hingga dini hari.&#13;
&#13;
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, penangkapan ini berawal saat anggota Polsek Dlingo tengah berpatroli di jalan Terong-Mangunan sekira pukul 00.30 WIB dini hari. Saat itu, petugas mendapati sekelompok warga tengah berkumpul.&#13;
&#13;
&amp;quot;Petugas yang melihat menanyakan kepada warga, ternyata warga telah mengamankan belasan remaja karena diduga hendak tawuran,&amp;quot; kata Jeffry, Sabtu (14/09/2024).&#13;
&#13;
Petugas lalu melakukan pemeriksaan terhadap para remaja tersebut. Selanjutnya, mereka digelandang ke Mapolsek Dlingo untuk pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil pemeriksaan memang tidak ditemukan sajam, tapi mereka tetap kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Selanjutnya, petugas memanggil orang tua dari masing-masing remaja tersebut untuk bersama-sama diberikan pembinaan. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan tidak melakukan hal serupa.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
