<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tebing 25 Meter di Galian Pasir Longsor, Operator Alat Berat Tewas Tertimbun</title><description>Tebing setinggi 25 meter di lokasi galian pasir di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, longsor.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/14/525/3063025/tebing-25-meter-di-galian-pasir-longsor-operator-alat-berat-tewas-tertimbun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/14/525/3063025/tebing-25-meter-di-galian-pasir-longsor-operator-alat-berat-tewas-tertimbun"/><item><title>Tebing 25 Meter di Galian Pasir Longsor, Operator Alat Berat Tewas Tertimbun</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/14/525/3063025/tebing-25-meter-di-galian-pasir-longsor-operator-alat-berat-tewas-tertimbun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/14/525/3063025/tebing-25-meter-di-galian-pasir-longsor-operator-alat-berat-tewas-tertimbun</guid><pubDate>Sabtu 14 September 2024 16:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ricky Susan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/14/525/3063025/pencarian_korban_longsor_di_cianjur-eHQ6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pencarian korban longsor di Cianjur. (Foto: Ricky Susan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/14/525/3063025/pencarian_korban_longsor_di_cianjur-eHQ6_large.jpg</image><title>Pencarian korban longsor di Cianjur. (Foto: Ricky Susan)</title></images><description>CIANJUR - Tebing setinggi 25 meter di lokasi galian pasir di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, longsor. Akibatnya, seorang operator alat berat tewas tertimbun longsoran, Sabtu (14/9/2024).&#13;
&#13;
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat korban (operator) Maman alias Ujang (31) melakukan pengerukan pasir dengan alat berat. Namun, tiba-tiba tebing setinggi 25 meter yang dalam proses pengerukan longsor dan menimbun alat berat yang tengah dioperasikan korban.&#13;
&#13;
Kepala Unit Basarnas Cianjur, Andika mengatakan sejumlah personil gabungan di terjunkan ke lokasi kejadian untuk proses pengangkatan korban tewas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejadiannya sesaat sebelum korban menghentikan proses pengerukan. Longsoran langsung menimbun alat berat yang dioperasikan korban, saat ditemukan korban dalam kondisi meninggal dunia,&amp;quot; kata Andika, kepada wartawan, Sabtu.&#13;
&#13;
Andika menyebutkan, tingginya material longsoran menjadi kendala personel dalam proses pengakatan jasad korban memakan waktu hingga 3 jam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Material longsoran berupa bebatuan dan pasir yang menimbun alat berat dan korban mencapai 5 meter, sehingga cukup menyulitkan personel dalam proses evakuasi,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Andika menjelaskan, jasad korban ditemukan tertelungkup di dalam kabin alat berat yang tertimbun material longsoran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain melibatkan personel gabungan, proses evakuasi juga menggunakan satu unit alat berat. Jasad korban langsung dibawa menggunakan ambulan ke rumah sakit untuk proses pemulasaraan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto, menyebutkan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih proses penyelidikan, apakah ada unsur kelalaian yang menyebabkan korban jiwa atau tidak. Termasuk, kelengkapan izin dari perusahaan galian C,&amp;quot; kata Tono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>CIANJUR - Tebing setinggi 25 meter di lokasi galian pasir di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, longsor. Akibatnya, seorang operator alat berat tewas tertimbun longsoran, Sabtu (14/9/2024).&#13;
&#13;
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat korban (operator) Maman alias Ujang (31) melakukan pengerukan pasir dengan alat berat. Namun, tiba-tiba tebing setinggi 25 meter yang dalam proses pengerukan longsor dan menimbun alat berat yang tengah dioperasikan korban.&#13;
&#13;
Kepala Unit Basarnas Cianjur, Andika mengatakan sejumlah personil gabungan di terjunkan ke lokasi kejadian untuk proses pengangkatan korban tewas.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejadiannya sesaat sebelum korban menghentikan proses pengerukan. Longsoran langsung menimbun alat berat yang dioperasikan korban, saat ditemukan korban dalam kondisi meninggal dunia,&amp;quot; kata Andika, kepada wartawan, Sabtu.&#13;
&#13;
Andika menyebutkan, tingginya material longsoran menjadi kendala personel dalam proses pengakatan jasad korban memakan waktu hingga 3 jam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Material longsoran berupa bebatuan dan pasir yang menimbun alat berat dan korban mencapai 5 meter, sehingga cukup menyulitkan personel dalam proses evakuasi,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Andika menjelaskan, jasad korban ditemukan tertelungkup di dalam kabin alat berat yang tertimbun material longsoran.&#13;
&#13;
&amp;quot;Selain melibatkan personel gabungan, proses evakuasi juga menggunakan satu unit alat berat. Jasad korban langsung dibawa menggunakan ambulan ke rumah sakit untuk proses pemulasaraan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto, menyebutkan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih proses penyelidikan, apakah ada unsur kelalaian yang menyebabkan korban jiwa atau tidak. Termasuk, kelengkapan izin dari perusahaan galian C,&amp;quot; kata Tono.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
