<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,7 di Tapanuli Tengah, BMKG: Akibat Deformasi Batuan&amp;nbsp;</title><description>Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,4. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/15/337/3063168/gempa-m5-7-di-tapanuli-tengah-bmkg-akibat-deformasi-batuan-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/15/337/3063168/gempa-m5-7-di-tapanuli-tengah-bmkg-akibat-deformasi-batuan-nbsp"/><item><title>Gempa M5,7 di Tapanuli Tengah, BMKG: Akibat Deformasi Batuan&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/15/337/3063168/gempa-m5-7-di-tapanuli-tengah-bmkg-akibat-deformasi-batuan-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/15/337/3063168/gempa-m5-7-di-tapanuli-tengah-bmkg-akibat-deformasi-batuan-nbsp</guid><pubDate>Minggu 15 September 2024 07:27 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/15/337/3063168/ilustrasi-ToJy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/15/337/3063168/ilustrasi-ToJy_large.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan Magnitudo (M)5,7 mengguncang Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Hari Minggu 15 September 2024 pukul 04.37.38 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,4.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,82&amp;deg; LU ; 98,94&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada kedalaman 128 km.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng ( intraslab ),&amp;quot; ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser mendatar ( strike slip ).&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Gempabumi ini dirasakan di Tapanuli Tengah dengan skala intensitas III MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Kota Gunung Sitoli dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&amp;nbsp; &amp;nbsp;&#13;
Hingga pukul 05.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun &amp;nbsp;tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; imbaunya.&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan Magnitudo (M)5,7 mengguncang Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Hari Minggu 15 September 2024 pukul 04.37.38 WIB.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,4.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,82&amp;deg; LU ; 98,94&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada kedalaman 128 km.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng ( intraslab ),&amp;quot; ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser mendatar ( strike slip ).&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Gempabumi ini dirasakan di Tapanuli Tengah dengan skala intensitas III MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Kota Gunung Sitoli dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.&#13;
&amp;nbsp; &amp;nbsp;&#13;
Hingga pukul 05.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun &amp;nbsp;tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; imbaunya.&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
