<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,6 Guncang Berau Kaltim, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Mangkalihat</title><description>Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,5. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/15/337/3063373/gempa-m5-6-guncang-berau-kaltim-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-mangkalihat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/15/337/3063373/gempa-m5-6-guncang-berau-kaltim-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-mangkalihat"/><item><title>Gempa M5,6 Guncang Berau Kaltim, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Mangkalihat</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/15/337/3063373/gempa-m5-6-guncang-berau-kaltim-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-mangkalihat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/15/337/3063373/gempa-m5-6-guncang-berau-kaltim-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-mangkalihat</guid><pubDate>Minggu 15 September 2024 21:05 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/15/337/3063373/ilustrasi-gSH2_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/15/337/3063373/ilustrasi-gSH2_large.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,6 mengguncang Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu (15/9/2024), pukul 20.08 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,5.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,30&amp;deg; LU ; 118,46&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di darat 147 km Tenggara Berau, Kalimantan Timur pada kedalaman 11 km.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal diduga akibat aktivitas sesar Mangkalihat,&amp;quot; ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Berau, Tanjung Redep, Teluk Bayur , Tanjung Selor, Tarakan, Bulungan dengan skala intensitas III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Daryono mengatakan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Gempabumi ini didahului dengan gempa pembuka M4,1. Hingga pukul 20.45 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 (satu) aktivitas gempabumi susulan (aftershock).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Daryono mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun &amp;nbsp;tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; imbaunya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,6 mengguncang Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu (15/9/2024), pukul 20.08 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,5.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,30&amp;deg; LU ; 118,46&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di darat 147 km Tenggara Berau, Kalimantan Timur pada kedalaman 11 km.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal diduga akibat aktivitas sesar Mangkalihat,&amp;quot; ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Berau, Tanjung Redep, Teluk Bayur , Tanjung Selor, Tarakan, Bulungan dengan skala intensitas III-IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Daryono mengatakan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Gempabumi ini didahului dengan gempa pembuka M4,1. Hingga pukul 20.45 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 (satu) aktivitas gempabumi susulan (aftershock).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Daryono mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun &amp;nbsp;tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;quot; imbaunya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
