<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nestapa ASN di Pandeglang Terjerat Pinjol Gegara TPP Dipotong</title><description>Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, mulai mengeluh masalah perekonomian seiring adanya kebijakan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/16/340/3063700/nestapa-asn-di-pandeglang-terjerat-pinjol-gegara-tpp-dipotong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/16/340/3063700/nestapa-asn-di-pandeglang-terjerat-pinjol-gegara-tpp-dipotong"/><item><title>Nestapa ASN di Pandeglang Terjerat Pinjol Gegara TPP Dipotong</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/16/340/3063700/nestapa-asn-di-pandeglang-terjerat-pinjol-gegara-tpp-dipotong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/16/340/3063700/nestapa-asn-di-pandeglang-terjerat-pinjol-gegara-tpp-dipotong</guid><pubDate>Senin 16 September 2024 19:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/16/340/3063700/asn-MfOx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi ASN (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/16/340/3063700/asn-MfOx_large.jpg</image><title>Illustrasi ASN (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
PANDEGLANG - Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, mulai mengeluh masalah perekonomian seiring adanya kebijakan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).&#13;
&#13;
Bahkan beberapa diantara mereka terpaksa melakukan pinjaman online (Pinjol) hingga menggadaikan aset berupa kendaraan. Barang tentu, tujuannya untuk menutupi kebutuhan hidup.&#13;
&#13;
&amp;quot;Temen-temen saya juga banyak yang melakukan pinjaman online,&amp;quot; kata ASN yang enggan disebut namanya kepada awak media, Senin (16/9/2024).&#13;
&#13;
Pemotongan TPP tersebut tertuang dalam surat Keputusan Bupati (Kepbup) nomor 900.1/Kep. 337-Huk/2024. Dalam surat dikeluarkan tanggal 8 Juli 2024 itu, TPP di Pandeglang dipangkas sebesar 50%.&#13;
&#13;
Menurut dia, pinjol menjadi solusi untuk menutupi kebutuhan setelah sejumlah ASN melakukan pinjaman serupa ke Bank pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena kan udah pinjam juga ke BPR, BJB. Jadi itu alasan pinjam online,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
ASN lainnya mengaku telah menggadaikan mobil untuk menutupi kebutuhan anak kuliah di luar Pandeglang. &amp;quot;Kalau mobil digadaikan udah lama, karena awal tahun ini TPP itu telat dibayar hingga berbulan-bulan, nah sekarang malah dipotong,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta menjelaskan pemotongan itu menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.&#13;
&#13;
Kata Fahmi, selama ini Pemerintah Kabupaten Pandeglang mengeluarkan anggaran sekitar Rp 16 miliar per bulan untuk membayar gaji dan tunjangan para pegawai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahun ini kita banyak pengeluaran, PAD kita belum maksimal sehingga kita harus benar-benar mengatur keuangan,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
PANDEGLANG - Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, mulai mengeluh masalah perekonomian seiring adanya kebijakan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).&#13;
&#13;
Bahkan beberapa diantara mereka terpaksa melakukan pinjaman online (Pinjol) hingga menggadaikan aset berupa kendaraan. Barang tentu, tujuannya untuk menutupi kebutuhan hidup.&#13;
&#13;
&amp;quot;Temen-temen saya juga banyak yang melakukan pinjaman online,&amp;quot; kata ASN yang enggan disebut namanya kepada awak media, Senin (16/9/2024).&#13;
&#13;
Pemotongan TPP tersebut tertuang dalam surat Keputusan Bupati (Kepbup) nomor 900.1/Kep. 337-Huk/2024. Dalam surat dikeluarkan tanggal 8 Juli 2024 itu, TPP di Pandeglang dipangkas sebesar 50%.&#13;
&#13;
Menurut dia, pinjol menjadi solusi untuk menutupi kebutuhan setelah sejumlah ASN melakukan pinjaman serupa ke Bank pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena kan udah pinjam juga ke BPR, BJB. Jadi itu alasan pinjam online,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
ASN lainnya mengaku telah menggadaikan mobil untuk menutupi kebutuhan anak kuliah di luar Pandeglang. &amp;quot;Kalau mobil digadaikan udah lama, karena awal tahun ini TPP itu telat dibayar hingga berbulan-bulan, nah sekarang malah dipotong,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta menjelaskan pemotongan itu menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.&#13;
&#13;
Kata Fahmi, selama ini Pemerintah Kabupaten Pandeglang mengeluarkan anggaran sekitar Rp 16 miliar per bulan untuk membayar gaji dan tunjangan para pegawai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tahun ini kita banyak pengeluaran, PAD kita belum maksimal sehingga kita harus benar-benar mengatur keuangan,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
