<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M4,2 di Bayah Banten, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Dasar Laut</title><description>Gempa dengan kekuatan M4,2 mengguncang Bayah, Banten, Selasa, 17 September 2024 pukul 04:46:30 WIB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/17/337/3063799/gempa-m4-2-di-bayah-banten-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-dasar-laut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/17/337/3063799/gempa-m4-2-di-bayah-banten-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-dasar-laut"/><item><title>Gempa M4,2 di Bayah Banten, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Dasar Laut</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/17/337/3063799/gempa-m4-2-di-bayah-banten-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-dasar-laut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/17/337/3063799/gempa-m4-2-di-bayah-banten-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-dasar-laut</guid><pubDate>Selasa 17 September 2024 07:20 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/17/337/3063799/ilustrasi_gempa-Q2OC_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa. (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/17/337/3063799/ilustrasi_gempa-Q2OC_large.jpg</image><title>Ilustrasi gempa. (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M4,2 mengguncang Bayah, Banten, Selasa, 17 September 2024 pukul 04:46:30 WIB.&#13;
&#13;
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M4,2. Episenter terletak pada koordinat 7.22 LS dan 106.18 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 33 km Barat Daya Kabupaten Bayah, pada kedalaman 22 km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif dasar laut,&amp;quot; ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan&amp;nbsp; di wilayah Muarabinuangeun, Ujung Genteng, Pelabuhan Ratu, Surade dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga pukul 05:25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M4,2 mengguncang Bayah, Banten, Selasa, 17 September 2024 pukul 04:46:30 WIB.&#13;
&#13;
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M4,2. Episenter terletak pada koordinat 7.22 LS dan 106.18 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 33 km Barat Daya Kabupaten Bayah, pada kedalaman 22 km.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif dasar laut,&amp;quot; ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.&#13;
&#13;
Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan&amp;nbsp; di wilayah Muarabinuangeun, Ujung Genteng, Pelabuhan Ratu, Surade dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).&#13;
&#13;
Daryono memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Hingga pukul 05:25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
