<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nestapa Pencuri Biji Kakao di Sulbar yang Tewas Mengenaskan dalam Penjara</title><description>Korban sempat dibawa ke ruang sakit umum terdekat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/17/337/3064098/nestapa-pencuri-biji-kakao-di-sulbar-yang-tewas-mengenaskan-dalam-penjara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/17/337/3064098/nestapa-pencuri-biji-kakao-di-sulbar-yang-tewas-mengenaskan-dalam-penjara"/><item><title>Nestapa Pencuri Biji Kakao di Sulbar yang Tewas Mengenaskan dalam Penjara</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/17/337/3064098/nestapa-pencuri-biji-kakao-di-sulbar-yang-tewas-mengenaskan-dalam-penjara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/17/337/3064098/nestapa-pencuri-biji-kakao-di-sulbar-yang-tewas-mengenaskan-dalam-penjara</guid><pubDate>Selasa 17 September 2024 18:02 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/17/337/3064098/pencurian-xXhI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Pencuri Biji Kakao Tewas Mengenaskan dalam Penjara/ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/17/337/3064098/pencurian-xXhI_large.jpg</image><title> Pencuri Biji Kakao Tewas Mengenaskan dalam Penjara/ilustrasi</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Seorang tahanan Polres Polewali Mandar, ditemukan meninggal dunia di dalam ruang sel tahanan. Korban diketahui bernama Randi, diduga dianiaya karena ditemukan dengan kondisi penuh luka Lebam.&#13;
&#13;
Luka tersebut terdapat di bagian kaki, tangan, dan punggung korban. Korban sempat dibawa ke ruang sakit umum terdekat. Namun nyawa tersangka kasus pencurian biji buah kakao ini tidak dapat tertolong.&#13;
&#13;
Menanggapi hal ini, Indonesia Police Watch (IPW) menilai profesionalisme aparat kepolisian di daerah masih terbilang rendah. Karena disebut kerap main tangan saat memeriksa tersangka yang tidak mengakui perbuatannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi profesionalisme polisi terutama di daerah, apalagi tingkat Polsek, tingkat Polres, itu masih rendah. Apalagi jauh dari pedalaman di sana, yang tidak terpantau oleh pemantau hukum. Itu memang profesionalismenya rendah,&amp;quot; kata Sugeng saat dikonfirmasi, Selasa, (17/9/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menduga, Randi menghembuskan nafas terakhir setelah mengalami penganiayaan di ruang sel, sebab ditemukan luka lebam sekujur tubuh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika memeriksa orang mencuri kakao, orang yang tidak mengaku digebukin,&amp;quot; ujar Sugeng.&#13;
&#13;
Tindakan seperti itu, kata Sugeng, menjadi bukti bahwa profesionalisme polisi di daerah cukup rendah. Selain itu, juga memperlihatkan bahwa arogansi aparat masih kuat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Contohnya, jangankan seorang anggota Polsek, Kapolda Sulsel (Irjen Andi Rian Djajadi) saja, sikapnya arogan ketika diduga mengintimidasi wartawan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Sugeng menyarankan Polri memperbaiki transformasi kulturalnya. Karena hal itu penting untuk pendekatan yang humanis dan menghormati hak asasi manusia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengedepankan ilmu penyidikan dengan penggunaan scientific crime investigasi, penting dilatih,&amp;quot; kata Sugeng.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Seorang tahanan Polres Polewali Mandar, ditemukan meninggal dunia di dalam ruang sel tahanan. Korban diketahui bernama Randi, diduga dianiaya karena ditemukan dengan kondisi penuh luka Lebam.&#13;
&#13;
Luka tersebut terdapat di bagian kaki, tangan, dan punggung korban. Korban sempat dibawa ke ruang sakit umum terdekat. Namun nyawa tersangka kasus pencurian biji buah kakao ini tidak dapat tertolong.&#13;
&#13;
Menanggapi hal ini, Indonesia Police Watch (IPW) menilai profesionalisme aparat kepolisian di daerah masih terbilang rendah. Karena disebut kerap main tangan saat memeriksa tersangka yang tidak mengakui perbuatannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi profesionalisme polisi terutama di daerah, apalagi tingkat Polsek, tingkat Polres, itu masih rendah. Apalagi jauh dari pedalaman di sana, yang tidak terpantau oleh pemantau hukum. Itu memang profesionalismenya rendah,&amp;quot; kata Sugeng saat dikonfirmasi, Selasa, (17/9/2024).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia menduga, Randi menghembuskan nafas terakhir setelah mengalami penganiayaan di ruang sel, sebab ditemukan luka lebam sekujur tubuh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ketika memeriksa orang mencuri kakao, orang yang tidak mengaku digebukin,&amp;quot; ujar Sugeng.&#13;
&#13;
Tindakan seperti itu, kata Sugeng, menjadi bukti bahwa profesionalisme polisi di daerah cukup rendah. Selain itu, juga memperlihatkan bahwa arogansi aparat masih kuat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Contohnya, jangankan seorang anggota Polsek, Kapolda Sulsel (Irjen Andi Rian Djajadi) saja, sikapnya arogan ketika diduga mengintimidasi wartawan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Oleh karena itu, Sugeng menyarankan Polri memperbaiki transformasi kulturalnya. Karena hal itu penting untuk pendekatan yang humanis dan menghormati hak asasi manusia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mengedepankan ilmu penyidikan dengan penggunaan scientific crime investigasi, penting dilatih,&amp;quot; kata Sugeng.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
