<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Bandung, Kecamatan Kertasari dan Pengalengan Paling Terdampak Kerusakan</title><description>Dua wilayah yang paling terdampak gempa 5.0 Magnitudo ini yakni Kecamatan Kertasari dan Pangalengan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/18/337/3064350/gempa-bandung-kecamatan-kertasari-dan-pengalengan-paling-terdampak-kerusakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/18/337/3064350/gempa-bandung-kecamatan-kertasari-dan-pengalengan-paling-terdampak-kerusakan"/><item><title>Gempa Bandung, Kecamatan Kertasari dan Pengalengan Paling Terdampak Kerusakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/18/337/3064350/gempa-bandung-kecamatan-kertasari-dan-pengalengan-paling-terdampak-kerusakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/18/337/3064350/gempa-bandung-kecamatan-kertasari-dan-pengalengan-paling-terdampak-kerusakan</guid><pubDate>Rabu 18 September 2024 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/18/337/3064350/gempa_bandung-31km_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Kecamatan Kartasari dan Pangalengan paling terdampak gempa Bandung (Foto: BPBD)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/18/337/3064350/gempa_bandung-31km_large.JPG</image><title>Kecamatan Kartasari dan Pangalengan paling terdampak gempa Bandung (Foto: BPBD)</title></images><description>BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, langsung mengerahkan personel untuk memeriksa kerusakan akibat gempa yang mengguncang wilayah Kabupaten Bandung&#13;
&#13;
Dua wilayah yang paling terdampak gempa 5.0 Magnitudo ini yakni Kecamatan Kertasari dan Pangalengan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami saat ini sudah mengerahkan personel untuk mengecek kondisi bangunan di dua kecamatan yaitu Kecamatan Panganlengan dan Kertasari,&amp;rdquo; ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Beny Sonjaya saat dihubungi.&#13;
&#13;
Beny menjelaskan saat ini pihaknya tengah membawa perlengkapan untuk warga yang terdampak seperti logistik dan juga sembako.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita persiapkan seperti tenda, sembako dan perlengkapan darurat lainnya untuk diberikan kepada warga yang membutuhkan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Tak hanya itu, dirinya mengungkapkan akan terus memantau situasi dan mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak resmi mengenai gempa tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fokus kami saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan memetakan tingkat kerusakan akibat gempa,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Menurut Ketua Unit Cegah Siaga (UCS) Kecamatan Kertasari, Deden Saputra, gempa terasa sangat kuat. Saat gempa terjadi, Deden dan beberapa warga tengah berada di kantor Kecamatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gempa terasa sangat kencang. Saat itu, kami sedang beraktivitas di kantor kecamatan dan semua orang langsung berlarian keluar ke lapangan,&amp;quot; ungkapnya melalui telepon.&#13;
&#13;
Beberapa bangunan di Kecamatan Kertasari mengalami kerusakan, termasuk kantor Kecamatan dan kantor KUA, dengan kerusakan pada pagar dan benteng yang diperkirakan mencapai 80 persen.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Banyak gerobak pedagang juga rusak. Saat ini, warga dan kendaraan masih berada di lapangan untuk menghindari kemungkinan gempa susulan, dan pendataan kerusakan masih belum dilakukan karena guncangan terus berlangsung,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Di Kecamatan Pangalengan, Kapolsek AKP Edi Pramana mengonfirmasi bahwa gempa sangat terasa, terutama saat dia dan warga berada di Masjid Agung Pangalengan untuk acara Maulid Nabi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gempa terasa sangat kuat, namun kami masih belum mendapatkan laporan detail mengenai kerusakan atau korban,&amp;quot; ujarnya melalui pesan singkat.&#13;
&#13;
Gempa dengan magnitudo yang sama juga dilaporkan mengguncang Kabupaten Garut pada waktu yang bersamaan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, langsung mengerahkan personel untuk memeriksa kerusakan akibat gempa yang mengguncang wilayah Kabupaten Bandung&#13;
&#13;
Dua wilayah yang paling terdampak gempa 5.0 Magnitudo ini yakni Kecamatan Kertasari dan Pangalengan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami saat ini sudah mengerahkan personel untuk mengecek kondisi bangunan di dua kecamatan yaitu Kecamatan Panganlengan dan Kertasari,&amp;rdquo; ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Beny Sonjaya saat dihubungi.&#13;
&#13;
Beny menjelaskan saat ini pihaknya tengah membawa perlengkapan untuk warga yang terdampak seperti logistik dan juga sembako.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita persiapkan seperti tenda, sembako dan perlengkapan darurat lainnya untuk diberikan kepada warga yang membutuhkan,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Tak hanya itu, dirinya mengungkapkan akan terus memantau situasi dan mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak resmi mengenai gempa tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fokus kami saat ini adalah memastikan keselamatan warga dan memetakan tingkat kerusakan akibat gempa,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, Menurut Ketua Unit Cegah Siaga (UCS) Kecamatan Kertasari, Deden Saputra, gempa terasa sangat kuat. Saat gempa terjadi, Deden dan beberapa warga tengah berada di kantor Kecamatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gempa terasa sangat kencang. Saat itu, kami sedang beraktivitas di kantor kecamatan dan semua orang langsung berlarian keluar ke lapangan,&amp;quot; ungkapnya melalui telepon.&#13;
&#13;
Beberapa bangunan di Kecamatan Kertasari mengalami kerusakan, termasuk kantor Kecamatan dan kantor KUA, dengan kerusakan pada pagar dan benteng yang diperkirakan mencapai 80 persen.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Banyak gerobak pedagang juga rusak. Saat ini, warga dan kendaraan masih berada di lapangan untuk menghindari kemungkinan gempa susulan, dan pendataan kerusakan masih belum dilakukan karena guncangan terus berlangsung,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Di Kecamatan Pangalengan, Kapolsek AKP Edi Pramana mengonfirmasi bahwa gempa sangat terasa, terutama saat dia dan warga berada di Masjid Agung Pangalengan untuk acara Maulid Nabi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gempa terasa sangat kuat, namun kami masih belum mendapatkan laporan detail mengenai kerusakan atau korban,&amp;quot; ujarnya melalui pesan singkat.&#13;
&#13;
Gempa dengan magnitudo yang sama juga dilaporkan mengguncang Kabupaten Garut pada waktu yang bersamaan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
