<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bareskrim Tegaskan Belum Temukan Penyimpangan Dana PON Aceh-Sumut</title><description>Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipidkor) Bareskrim Polri, Brigjen Cahyono Wibowo menegaskan, pihaknya belum menemukan penyimpangan dana pembangunan venue penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Aceh dan Sumatra Utara (Sumut).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/18/337/3064640/bareskrim-tegaskan-belum-temukan-penyimpangan-dana-pon-aceh-sumut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/18/337/3064640/bareskrim-tegaskan-belum-temukan-penyimpangan-dana-pon-aceh-sumut"/><item><title>Bareskrim Tegaskan Belum Temukan Penyimpangan Dana PON Aceh-Sumut</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/18/337/3064640/bareskrim-tegaskan-belum-temukan-penyimpangan-dana-pon-aceh-sumut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/18/337/3064640/bareskrim-tegaskan-belum-temukan-penyimpangan-dana-pon-aceh-sumut</guid><pubDate>Rabu 18 September 2024 20:24 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/18/337/3064640/dirtipidkor_bareskrim_polri_brigjen_pol_cahyono_wibowo-aXnU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirtipidkor Bareskrim Polri Brigjen Pol Cahyono Wibowo  (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/18/337/3064640/dirtipidkor_bareskrim_polri_brigjen_pol_cahyono_wibowo-aXnU_large.jpg</image><title>Dirtipidkor Bareskrim Polri Brigjen Pol Cahyono Wibowo  (foto: dok Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipidkor) Bareskrim Polri, Brigjen Cahyono Wibowo menegaskan, pihaknya belum menemukan penyimpangan dana pembangunan venue penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Aceh dan Sumatra Utara (Sumut).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terkait penyimpangan kami belum menemukan. Hanya itu pemberitaannya saja,&amp;rdquo; tegas Cahyono dalam Konferensi Pers bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) secara virtual, Rabu (18/9/2024).&#13;
&#13;
Bahkan, Cahyono menegaskan, tim yang telah diturunkan ke venue penyelenggaraan pesta olahraga terbesar se-Indonesia itu untuk melakukan pendampingan, bukan untuk mengusut adanya penyimpangan dana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian pemberitaan itu kami ralat, sempat kami ralat bahwa tim kami yang turun itu dalam rangka pendampingan, sebagaimana tugas yang kami sampaikan tadi,&amp;rdquo; tambah Cahyono.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Cahyono memastikan bahwa pihaknya belum menemukan indikasi yang mengarah kepada penyimpangan dana penyelenggaraan PON.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi memang ada terdapat ketemuan anomali tapi sifatnya masih belum temuan yang bersifat (penyimpangan),&amp;rdquo; bebernya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi dengan adanya perbaikan pemberitaan itu sebenarnya semua permasalahan sudah clear,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo merespon isu penyelewengan dana PON di Aceh dan Sumut. Dia menegaskan bahwa sebenarnya bahwa itu bukan dugaan korupsi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oh bukan, itu sebenarnya bukan dugaan korupsi. Itu kan rame di media ada yang belum selesai dan orang-orang bilang itu pasti korupsi,&amp;rdquo; ujar Dito usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna terakhir di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) beberapa waktu lalu.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Korupsi (Dirtipidkor) Bareskrim Polri, Brigjen Cahyono Wibowo menegaskan, pihaknya belum menemukan penyimpangan dana pembangunan venue penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Aceh dan Sumatra Utara (Sumut).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terkait penyimpangan kami belum menemukan. Hanya itu pemberitaannya saja,&amp;rdquo; tegas Cahyono dalam Konferensi Pers bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) secara virtual, Rabu (18/9/2024).&#13;
&#13;
Bahkan, Cahyono menegaskan, tim yang telah diturunkan ke venue penyelenggaraan pesta olahraga terbesar se-Indonesia itu untuk melakukan pendampingan, bukan untuk mengusut adanya penyimpangan dana.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kemudian pemberitaan itu kami ralat, sempat kami ralat bahwa tim kami yang turun itu dalam rangka pendampingan, sebagaimana tugas yang kami sampaikan tadi,&amp;rdquo; tambah Cahyono.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Cahyono memastikan bahwa pihaknya belum menemukan indikasi yang mengarah kepada penyimpangan dana penyelenggaraan PON.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi memang ada terdapat ketemuan anomali tapi sifatnya masih belum temuan yang bersifat (penyimpangan),&amp;rdquo; bebernya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi dengan adanya perbaikan pemberitaan itu sebenarnya semua permasalahan sudah clear,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo merespon isu penyelewengan dana PON di Aceh dan Sumut. Dia menegaskan bahwa sebenarnya bahwa itu bukan dugaan korupsi.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oh bukan, itu sebenarnya bukan dugaan korupsi. Itu kan rame di media ada yang belum selesai dan orang-orang bilang itu pasti korupsi,&amp;rdquo; ujar Dito usai menghadiri Sidang Kabinet Paripurna terakhir di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) beberapa waktu lalu.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
