<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Bandung, Kantor Kecamatan hingga KUA Rusak</title><description>Wilayah yang paling terdampak adalah Kecamatan Kertasari dan Pangalengan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/18/525/3064328/gempa-magnitudo-5-0-guncang-bandung-kantor-kecamatan-hingga-kua-rusak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/18/525/3064328/gempa-magnitudo-5-0-guncang-bandung-kantor-kecamatan-hingga-kua-rusak"/><item><title>Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Bandung, Kantor Kecamatan hingga KUA Rusak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/18/525/3064328/gempa-magnitudo-5-0-guncang-bandung-kantor-kecamatan-hingga-kua-rusak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/18/525/3064328/gempa-magnitudo-5-0-guncang-bandung-kantor-kecamatan-hingga-kua-rusak</guid><pubDate>Rabu 18 September 2024 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Agi Ilman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/18/525/3064328/kerusakan_gempa_bandung-WjhS_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Sejumlah bangunan rusak imbas Gempa Bandung (Foto: Okezone/Agi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/18/525/3064328/kerusakan_gempa_bandung-WjhS_large.JPG</image><title>Sejumlah bangunan rusak imbas Gempa Bandung (Foto: Okezone/Agi)</title></images><description>BANDUNG - Pada Rabu, 18 September 2024, pukul 09:41 WIB, gempa bumi dengan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung. Wilayah yang paling terdampak adalah Kecamatan Kertasari dan Pangalengan.&#13;
&#13;
Menurut Ketua Unit Cegah Siaga (UCS) Kecamatan Kertasari, Deden Saputra, gempa terasa sangat kuat. Saat gempa terjadi, Deden dan beberapa warga tengah berada di kantor Kecamatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gempa terasa sangat kencang. Saat itu, kami sedang beraktivitas di kantor kecamatan dan semua orang langsung berlarian keluar ke lapangan,&amp;quot; ungkapnya melalui telepon.&#13;
&#13;
Beberapa bangunan di Kecamatan Kertasari mengalami kerusakan, termasuk kantor Kecamatan dan kantor KUA, dengan kerusakan pada pagar dan benteng yang diperkirakan mencapai 80 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Banyak gerobak pedagang juga rusak. Saat ini, warga dan kendaraan masih berada di lapangan untuk menghindari kemungkinan gempa susulan, dan pendataan kerusakan masih belum dilakukan karena guncangan terus berlangsung,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di Kecamatan Pangalengan, Kapolsek AKP Edi Pramana mengonfirmasi bahwa gempa sangat terasa, terutama saat dia dan warga berada di Masjid Agung Pangalengan untuk acara Maulid Nabi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gempa terasa sangat kuat, namun kami masih belum mendapatkan laporan detail mengenai kerusakan atau korban,&amp;quot; ujarnya melalui pesan singkat.&#13;
&#13;
Gempa dengan magnitudo yang sama juga dilaporkan mengguncang Kabupaten Garut pada waktu yang bersamaan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG - Pada Rabu, 18 September 2024, pukul 09:41 WIB, gempa bumi dengan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung. Wilayah yang paling terdampak adalah Kecamatan Kertasari dan Pangalengan.&#13;
&#13;
Menurut Ketua Unit Cegah Siaga (UCS) Kecamatan Kertasari, Deden Saputra, gempa terasa sangat kuat. Saat gempa terjadi, Deden dan beberapa warga tengah berada di kantor Kecamatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gempa terasa sangat kencang. Saat itu, kami sedang beraktivitas di kantor kecamatan dan semua orang langsung berlarian keluar ke lapangan,&amp;quot; ungkapnya melalui telepon.&#13;
&#13;
Beberapa bangunan di Kecamatan Kertasari mengalami kerusakan, termasuk kantor Kecamatan dan kantor KUA, dengan kerusakan pada pagar dan benteng yang diperkirakan mencapai 80 persen.&#13;
&#13;
&amp;quot;Banyak gerobak pedagang juga rusak. Saat ini, warga dan kendaraan masih berada di lapangan untuk menghindari kemungkinan gempa susulan, dan pendataan kerusakan masih belum dilakukan karena guncangan terus berlangsung,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di Kecamatan Pangalengan, Kapolsek AKP Edi Pramana mengonfirmasi bahwa gempa sangat terasa, terutama saat dia dan warga berada di Masjid Agung Pangalengan untuk acara Maulid Nabi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Gempa terasa sangat kuat, namun kami masih belum mendapatkan laporan detail mengenai kerusakan atau korban,&amp;quot; ujarnya melalui pesan singkat.&#13;
&#13;
Gempa dengan magnitudo yang sama juga dilaporkan mengguncang Kabupaten Garut pada waktu yang bersamaan.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
