<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kakak Tega Bunuh Adik Ipar</title><description>Romli (29) tak bisa berkutik saat diringkus anggota Unit Pidana Umum Polrestabes Palembang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/18/610/3064576/kakak-tega-bunuh-adik-ipar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/09/18/610/3064576/kakak-tega-bunuh-adik-ipar"/><item><title>Kakak Tega Bunuh Adik Ipar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/09/18/610/3064576/kakak-tega-bunuh-adik-ipar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/09/18/610/3064576/kakak-tega-bunuh-adik-ipar</guid><pubDate>Rabu 18 September 2024 17:55 WIB</pubDate><dc:creator>Redaksi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/09/18/610/3064576/pelaku_pembunuhan-F2KO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Romli (29) tak bisa berkutik saat diringkus anggota Unit Pidana Umum Polrestabes Palembang di sebuah gubuk di Kawasan Banyuasin, Sumatera Selatan.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/09/18/610/3064576/pelaku_pembunuhan-F2KO_large.jpg</image><title>Romli (29) tak bisa berkutik saat diringkus anggota Unit Pidana Umum Polrestabes Palembang di sebuah gubuk di Kawasan Banyuasin, Sumatera Selatan.</title></images><description>BANYUASIN - Romli (29) tak bisa berkutik saat diringkus anggota Unit Pidana Umum Polrestabes Palembang di sebuah gubuk di Kawasan Banyuasin, Sumatera Selatan.&amp;nbsp;Pria ini sebelumnya sempat buron setelah membunuh adik iparnya sendiri.&#13;
&#13;
Dari hasil pemeriksaan polisi, motif pembunuhan karena geram melihat korban menelantarkan anak dan istrinya atau adik dan keponakan tersangka.&amp;nbsp;Tersangka juga menyebut korban kerapkali mencuri barang berharga milik orangtuanya &amp;nbsp;mulai dari perabotan seperti blender dan kompor gas hingga sepeda motor.&#13;
&#13;
Tersangka pun merencanakan membunuh korban dan menghabisinya di kamar mandi di rumah tersangka di kawasan kalidoni palembang. korban meregang nyawa dengan sejumlah luka&amp;nbsp; tusukan senjata tajam.&amp;nbsp;Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau 20 tahun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat itu, rumah sepi, jadi go show atau tiba tiba. Korban ada di kamar mandi dan setelah itu pelaku melakukan aksinya. Pelaku kami amankan di daerah Banyuasin,&amp;quot; kata Kapolrestabes Palembang Kombes Harryo Sugihhartono.&amp;nbsp;(Muhammad David)&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>BANYUASIN - Romli (29) tak bisa berkutik saat diringkus anggota Unit Pidana Umum Polrestabes Palembang di sebuah gubuk di Kawasan Banyuasin, Sumatera Selatan.&amp;nbsp;Pria ini sebelumnya sempat buron setelah membunuh adik iparnya sendiri.&#13;
&#13;
Dari hasil pemeriksaan polisi, motif pembunuhan karena geram melihat korban menelantarkan anak dan istrinya atau adik dan keponakan tersangka.&amp;nbsp;Tersangka juga menyebut korban kerapkali mencuri barang berharga milik orangtuanya &amp;nbsp;mulai dari perabotan seperti blender dan kompor gas hingga sepeda motor.&#13;
&#13;
Tersangka pun merencanakan membunuh korban dan menghabisinya di kamar mandi di rumah tersangka di kawasan kalidoni palembang. korban meregang nyawa dengan sejumlah luka&amp;nbsp; tusukan senjata tajam.&amp;nbsp;Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau 20 tahun.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat itu, rumah sepi, jadi go show atau tiba tiba. Korban ada di kamar mandi dan setelah itu pelaku melakukan aksinya. Pelaku kami amankan di daerah Banyuasin,&amp;quot; kata Kapolrestabes Palembang Kombes Harryo Sugihhartono.&amp;nbsp;(Muhammad David)&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
